Gibran Cawapres Terbukti Langgar Etik, Hati Nurani SBY Dipertanyakan

Ruth Meliana Suara.Com
Selasa, 06 Februari 2024 | 12:05 WIB
Gibran Cawapres Terbukti Langgar Etik, Hati Nurani SBY Dipertanyakan
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Suara.com - Pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto terbukti melanggar etik. Tak cuma di Mahkamah Konstitusi (MK), pelanggaran etik anak Presiden Jokowi itu juga terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Situasi ini mendapatkan kritikan tajam dari banyak pihak. Salah satunya datang dari mantan Sekretaris Kementeria BUMN, Said Didu. Ia mengkritik pelanggaran etik yang terbukti sudah terjadi demi meloloskan Gibran sebagai cawapres.

Said Didu pun langsung menyentil sejumlah ketua umum parpol. Mulai dari Ketum PPP Yusril Ihza Mahendra, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Said Didu juga turut menyentil hati nurani Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, SBY hingga para ketum parpol seharusnya prihatin dengan pelanggaran etik Gibran sebagai cawapres karena mempertaruhkan nasib demokrasi.

"Pak @SBYudhoyono, prof @Yusrilihza_Mhd, pak @airlangga_hrt, pak @AgusYudhoyono, pak @ZUL_Hasan, pak @prabowo yang terhormat. Gibran diajukan jadi cawapres dengan bukti pelanggaran etika di MK dan KPU," sentil Said Didu dalam cuitannya di Twitter, seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (6/2/2024).

"Semoga hati nurani bapak-bapak masih bisa tersentuh untuk selamatkan bangsa dan demokrasi," sambungnya.

Sebagai informasi, seluruh ketum parpol yang disebut Said Didu itu merupakan pendukung paslon nomor urut 02, Prabowo-Gibran.

Kini, kritikan pedas dari Said Didu itu ramai mendapatkan atensi publik. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya sudah dibaca 190 ribu kali dan mendapatkan 7 ribu tanda suka. Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat.

"Jatuh marwah bapak-bapak itu, entah ke mana jiwa kenegarawanannya, mungkin hilang tertiup angin kekuasaan," komentar warganet.

Baca Juga: Harta Fantastis Wiranto yang Sebut Prabowo Subianto Wajib Dipilih karena Bisa Joget

"Aku masih yakin lubuk hati yang terdalam Pak SBY, Pak Prabowo, Pak Yusril, Mas AHY masih menjunjung tinggi etika. Pikirkan sebelum tidur pak. Belum terlambat kok. Kalau yang lainnya aku gak yakin," tulis warganet.

"Mereka itu politisi oportunis, kalau gak menguntungkan mereka gak akan dukung, gak peduli nasib demokrasi boro-boro, pura-pura gak tahu, tapi kampanye teriak-teriak mo sejahterakan Indonesia. Gak bakal digubris pak Didu," tambah yang lain.

"Hanya Allah yang bisa membolak balikan hati. Lebih baik terlambat daripada ditorehkan dalam sejarah sebagai pendukung cawapres pelanggar etika, kecuali hati mereka memang sudah keras, dunia telah membutakan mereka," sentil warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI