Pemungutan Suara di Malaysia Membeludak, KPU Beberkan Alasan Belum Bisa Cek Jumlah Pemilih yang Hadir

Dwi Bowo Raharjo | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Senin, 12 Februari 2024 | 19:01 WIB
Pemungutan Suara di Malaysia Membeludak, KPU Beberkan Alasan Belum Bisa Cek Jumlah Pemilih yang Hadir
Ketua KPU Hasyim Asy'ari. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) turut menanggapi kabar mengenai membludaknya pemungutan suara di Malaysia pada Minggu (11/2/2024).

Keramaian itu dikabarkan terjadi karena orang-orang dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) melakukan pencoblosan sebelum jadwal yang ditetapkan di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPS LN) di Malaysia.

Seharusnya, para pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) melakukan pencoblosan lebih dahulu sebelum DPK.

“Saya belum ngecek. Soalnya baru bisa dicek setelah penghitungan suara selesai, DPT yang hadir berapa, pemilih DPT tambahan yang hadir berapa, saya belum bisa konfirmasi,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2024).

Lebih lanjut, Hasyim menjelaskan pihaknya mendapatkan laporan bahwa partisipasi pemilih di Malaysia begitu tinggi. Menurut dia, situasi di TPS yang tersebar di Malaysia juga tertib dan lancar.

“Sepanjang yang saya ketahui, pemilih ramai datang di bagian awal, jam 10 ke atas, jam 11 mulai longgar,” ujar Hasyim.

“Bahkan teman-teman petugas di sana, memberikan kesempatan pemilih perempuan yang bawa anak, karena meninggalkan rumah juga harus membawa anak. Saya ada di situ,” tambah dia.

Pada kesempatan yang sama, Hasyim mengonfirmasi video yang menampilkan keramaian pemilu di Malaysia. Dia memastikan bahwa hak pemilih yang hadir telah dilayani oleh petugas setempat.

“Memang ramai. Sampai akhir ramai, banyak yang teriak karena gembira. Saya menyaksikan semuanya gembira. Menunggu kesempatan untuk bisa masuk ke lokasi TPS. Dilayani semua (sampai tutup),” tutur Hasyim.

Sekadar informasi, Pakar Hukum Kepemiluan Universitas Indonesia (UI) Titi Anggraini mengunggah video yang menunjukkan suasana pemilu di World Trade Center (WTC), Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu (11/2/2024).

“Suasana siang di TPSLN Kuala Lumpur. Mulanya pemilih Daftar Pemilih Khusus (DPK) baru bisa menggunakan hak pilih pada pukul 14.00 waktu setempat,” tulis Titi dalam akun media sosial Instagram pribadinya, @tanggaraini.

“Namun, karena gelombang pemilih DPK sangat besar ditambah jumlah petugas yang tidak seimbang, akhirnya sekitar Pukul 10 pagi, pemilih DPK sudah dibolehkan untuk menggunakan hak pilih,” lanjut dia.

Titi meminta Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dan Panitia Pengawas Luar Negeri (Panwaslu) mencegah situasi seperti itu.

“Tinggal bagaimana soliditas PPLN dan Panwaslu LN mencegah penumpang gelap yang memanfaatkan situasi untuk memancing di air keruh. Belum lagi, ada fakta caleg dapil II DKI yang datang ke lokasi dan mendadak jadi jumpa fans,” tandas Titi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pasar Matthew Steenvoorden, Pemain Keturunan Indonesia yang Susul Jordi Amat ke Liga Malaysia

Harga Pasar Matthew Steenvoorden, Pemain Keturunan Indonesia yang Susul Jordi Amat ke Liga Malaysia

Bola | Senin, 12 Februari 2024 | 18:44 WIB

Pemungutan Suara di Demak Jateng Terancam Gegara Banjir, KPU: Kami Putuskan Besok!

Pemungutan Suara di Demak Jateng Terancam Gegara Banjir, KPU: Kami Putuskan Besok!

Kotak Suara | Senin, 12 Februari 2024 | 17:41 WIB

Direktur Pertamina Lubricants Dampingi Langsung Tim Valentino Rossi Latihan Perdana

Direktur Pertamina Lubricants Dampingi Langsung Tim Valentino Rossi Latihan Perdana

Otomotif | Senin, 12 Februari 2024 | 14:57 WIB

Banyak TPS di Demak Terdampak Banjir, Bawaslu Buka Peluang Lakukan Pemungutan Suara Susulan

Banyak TPS di Demak Terdampak Banjir, Bawaslu Buka Peluang Lakukan Pemungutan Suara Susulan

Kotak Suara | Senin, 12 Februari 2024 | 14:47 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB