Kata Hasto, Usai 3 Pakar Tata Hukum Negara Film Dirty Vote akan Dilaporkan; Ada yang Ketakutan

Selasa, 13 Februari 2024 | 18:25 WIB
Kata Hasto, Usai 3 Pakar Tata Hukum Negara Film Dirty Vote akan Dilaporkan; Ada yang Ketakutan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai ada pihak yang ketakutan dan panik gegara munculnya film dokumenter Dirty Vote.

Terlebih tiga Ahli Hukum Tata Negara yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari dalam film itu akan dilaporkan ke pihak berwajib.

"Ya kalau laporan tentu saja (ada pihak yang merasa ketakutan)," kata Hasto saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2024).

Hasto mengungkapkan bahwa pihak yang merasa takut dan panik itu semakin terasa, kala adanya dugaan pemblokiran secara soft terhadap film Dirty Vote.

"Bahkan ini ada softbanned terhadap film tersebut yang kalau kita search tentu tidak lagi muncul karena ada yang ketakutan ada yang panik," tuturnya.

Kendati begitu, kata dia, para ahli hukum tata negara yang berbicara dalam film Dirty Vote mempunyai kredibilitas.

"Tapi ini suara demokrasi suara rakyat dan para akademisi yang terlibat di situ para ahli hukum itu kan memiliki rekam jejak yang baik kredibilitas yang baik untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi," ujarnya.

"Meskipun seluruh operasi yang digambarkan dalam film Dirty Vote sekali lagi merugikan Ganjar Mahfud dan PDI Perjuangan tapi ini menunjukan suatu kekuatan yang bangkit kekuatan arus balik," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Santri Indonesia (Foksi) akan melaporkan sutradara dan tiga ahli hukum tata negara dalam film Dirty Vote ke Mabes Polri.

Baca Juga: Pamer ke Bioskop Bareng Keluarga, Cak Imin: Jangan Lupa Nonton Dirty Vote

"Kami sedang usaha laporkan. Kemarin kami telah laporkan hanya saja kekurangan berkas. Hari ini kami melengkapinya," kata Ketua Umum Foksi M Natsir Sahib dalam keterangannya.

Menurutnya adanya film tersebut telah merugikan salah satu paslon dalam Pilpres 2024. Ia menduga ada pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh keempat orany tersebut jelang hari pencoblosan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI