Netralitas Jokowi Dipertanyakan Komite HAM PBB, Komisi I DPR: Yang Nanya Baca Contekan

Selasa, 19 Maret 2024 | 19:43 WIB
Netralitas Jokowi Dipertanyakan Komite HAM PBB, Komisi I DPR: Yang Nanya Baca Contekan
Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid. (Dok: DPR)

Suara.com - Ketua Komisi I Meutya Hafid merespons Komite HAM PBB yang mempertanyakan netralitas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Meutya, Anggota Komite HAM PBB Bacre Waly Ndiaye yang mempertanyakan netralitas Jokowi itu tidak mewakili negara mana pun.

Meutya menyebut Barce mewakili sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) asal Senegal.

"Itu kalau forum di PBB itu ada memang yang forum terbuka. Jadi ini bukan mewakili negara, ini sebuah LSM yang berada di Senegal," kata Meutya kepada wartawan di Kompleks Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2024).

Meski begitu, Meutya menilai Barce boleh-boleh saja mempertanyakan netralitas Jokowi dalam rapat Komite HAM PBB.

"Jadi saya rasa itu ya nggak apa-apa sebagai pernyataan, pertanyaan, toh sudah dijawab oleh Kementerian Luar Negeri," ucap Meutya.

Meutya mengkritik pertanyaan yang dilontarkan Barce kepada Jokowi seolah tidak tulus dari hati. Ia menyebut Barce membawa contekan saat rapat tersebut.

"Sekali lagi bahwa ini forum yang biasa sekali orang bertahan di PBB. Dan itu kelihatan yang nanya baca ya, jadi ketahuan nggak dari hati, dia baca contekan," jelas Meutya.

Lebih lanjut, Meutya menekankan bahwa Komite HAM PBB terdiri dari banyak orang. Oleh sebab itu, Jokowi dan pemerintah sudah biasa dicecar banyak pertanyaan.

"Anggota komite HAM PBB banyak banget dan pertanyaan kepada Indonesia banyak sekali. Jadi itu hal yang biasa terjadi di PBB," tuturnya.

Baca Juga: Tuding Jokowi Biang Kerok Kecurangan Pemilu 2024, Din Syamsuddin: Layak Dimakzulkan!

Sebelumnya diberitakan, pertanyaan mengenai netralitas Jokowi dalam penyelenggaraan Pilpres 2024 tiba-tiba muncul dalam Sidang Komite HAM PBB.

Keberatan tersebut muncul terkait pencalonan Gibran Rakabuming Raka, yang lolos jelang pendaftaran capres-cawapres.

Anggota Komite HAM PBB, Bacre Waly Ndiaye, mengungkapkan kekhawatiran tentang proses demokrasi di Indonesia dan mempertanyakan apakah sudah ada pemeriksaan terhadap netralitas Jokowi dan aparatur pemerintahan dalam pelaksanaan Pilpres 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

Jokowi Titip Salam untuk Cak Imin, PKB Bilang Begini

Jokowi Titip Salam untuk Cak Imin, PKB Bilang Begini

Video
Senin, 18 Maret 2024 | 15:40 WIB

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI