Ngaku Gak Pernah Cawe-cawe Bikin Publik Percaya? Omongan Jokowi Bak 'Orang Sein Kanan tapi Belok Kiri'

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 04 Juli 2024 | 14:29 WIB
Ngaku Gak Pernah Cawe-cawe Bikin Publik Percaya? Omongan Jokowi Bak 'Orang Sein Kanan tapi Belok Kiri'
Ngaku Gak Pernah Cawe-cawe Bikin Publik Percaya? Omongan Jokowi Bak 'Orang Sein Kanan tapi Belok Kiri' [Instagram Kaesang]

Suara.com - Presiden Joko Widodo telah membantah ikut cawe-cawe dalam urusan pemilihan kepala daerah, apalagi sampai menyodorkan putra bungsunya Kaesang Pangarep kepada partai politik untuk maju di Pilkada Jakarta.

Tudingan cawe-cawe itu mulanya disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar. Kaesang sendiri sudah membantah, menyusul kemudian Jokowi yang turut menepis tudingan tersebut.

Terlepas benar tidaknya apa yang disampaikan Aboe, masyarakat kekinian sudah mulai tidak percaya dengan omongan kepala negara. Sebab rekam jejak Jokowi yang justru melakukan kebalikan dari apa yang ia ucapkan.

Sikap inkonsistensi Jokowi itu yang turut disorot Founder & CEO Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago. Begitu pula terkait bantahan Jokowi cawe-cawe menyodorkan nama Kaesang.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

"Ya sebenarnya di dalam konteks ini kan Pak Jokowi itu juga termasuk figur sosok inkonsistensi sehingga omongan beliau tentu juga sulit dipercaya oleh publik karena sering kali orang mengatakan sein kanan belok kiri," kata Pangi kepada Suara.com, Kamis (4/7/2024).

Di sisi lain, terlepas benar atau tidak tudinan dari PKS, menurut Pangi, pernyataan Aboes merupakan bagian dari manuver PKS. Manuver dengan menuding Jokowi itu tentu memberikan keuntungan bagi PKS.

"PKS juga sebenarnya diuntungkan karena bagaimana pun ketika menyerang langsung ke jantung kekuasaan kan PKS secara elektoral akan berpengaruh," kata Pangi.

Menurut Pangi, sebagai partai pemenang di pemilihan legislatif DPRD Jakarta, PKS tentu ingin menjaga eksistensinya. Terlebih PKS memperoleh 18 kursi.

"Ya statement yang kalau ditanggapi Jokowi akhirnya kan PKS makin besar sebenarnya bagus," kata Pangi.

Pangi lantas menyoroti kembali tanggapan Jokowi yang membantah tudingan PKS tersebut. Menurutnya, masyarakat kadung melihat pernyataan Jokowi secara kebalikannya, misal ia bilang iya berarti tidak, begitu sebaliknya.

"Jadi intinya apapun statement Jokowi juga kebalikan. Kalau katanya nggak boleh itu boleh, kalau nggak boleh berarti boleh. Jadi dari dulu kan inkonsistensi itu terjadi ya statement, statement politik beliau nggak bisa dipegang omongan beliau," kata Pangi.

Sementara itu, soal Jokowi dituding cawe-cawe oleh PKS, Pangi hanya menegaskan tidak ada orang tua yang tidak ingin anaknya menjadi kepala daerah, baik itu level bupati/wali kota, apalagi tingkat gubernur.

"Sehingga ya itu biasa saja hari ini ketika PKS mengatakan Pak Jokowi sudah menyodorkan nama, nah enggak ada yang ngaku juga kan, ngapain juga ngaku kan. Itu juga menurunkan harkat, wibawa, dan martabatnya Jokowi kan," tutur Pangi.

"Sehingga memang terlihat, terkesan Jokowi ngemis-ngemis lah. Tapi orang tua mana yang enggak sayang sama anaknya, yang nggak mau anaknya jadi kepala daerah, kan semua orang tua sama. Ya sudah kita fair aja, kita tahu aja lah," imbuhnya.

Jokowi Bantah Cawe-cawe

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerah Dituding PKS Cawe-cawe, Jokowi Bantah Endorse Kaesang di Pilkada Jakarta: Saya Bukan Ketua Partai!

Gerah Dituding PKS Cawe-cawe, Jokowi Bantah Endorse Kaesang di Pilkada Jakarta: Saya Bukan Ketua Partai!

Kotak Suara | Rabu, 03 Juli 2024 | 11:42 WIB

Ungkit Pilpres, PDIP Tak Gentar Jokowi Cawe-cawe Lagi di Pilkada Jakarta: Kami Siap Hadapi Semua Risiko!

Ungkit Pilpres, PDIP Tak Gentar Jokowi Cawe-cawe Lagi di Pilkada Jakarta: Kami Siap Hadapi Semua Risiko!

Kotak Suara | Jum'at, 28 Juni 2024 | 21:54 WIB

PKS Sebar Isu Jokowi Cawe-cawe di Pilkada Jakarta, Kaesang Beri Ultimatum: Jangan Bawa-bawa Presiden!

PKS Sebar Isu Jokowi Cawe-cawe di Pilkada Jakarta, Kaesang Beri Ultimatum: Jangan Bawa-bawa Presiden!

Kotak Suara | Jum'at, 28 Juni 2024 | 15:43 WIB

Ngaku Tak Khawatir Cawe-cawe Jokowi Di Pilkada DKI, Sekjen PKS: Kan Sudah Biasa

Ngaku Tak Khawatir Cawe-cawe Jokowi Di Pilkada DKI, Sekjen PKS: Kan Sudah Biasa

Kotak Suara | Kamis, 27 Juni 2024 | 14:09 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB