Tak Masalah Marak Spanduk Kaesang 2024-2029 di Jakarta, Heru Budi: Boleh Dong

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 14 Agustus 2024 | 21:37 WIB
Tak Masalah Marak Spanduk Kaesang 2024-2029 di Jakarta, Heru Budi: Boleh Dong
Marak spanduk bertuliskan Kaesang 2024-2029 di Jakarta. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono tak mau mempersoalkan maraknya penempelan spanduk bertuliskan Kaesang 2024-2029 di berbagai sudut Ibu Kota. Ia menyebut penempelan alat peraga itu tak menyalahi aturan.

Heru mengakui, memang saat ini belum masuk masa kampanye sesuai yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sementara, menurutnya, spanduk itu tak berkaitan dengan kampanye untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI. 

"Kalau sesuai aturan enggak apa-apa juga," ujar Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/8/2024).

Heru mengatakan, spanduk itu bakal dikatakan melanggar jika memang mengandung kata-kata kampanye seperti ajakan memilih dan sejenisnya.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (Suara.com/Novian)
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (Suara.com/Novian)

"Sekarang gini, kan kalimatnya harus dilihat dong. Kalimatnya mengandung Pilkada gak? Kan boleh dong," ucapnya.

Karena itu, pemasangan spanduk dinilainya sah-sah saja dilakukan oleh siapapun, termasuk dirinya jika sudah memiliki izin.

"Enggak, misalnya Heru Budi Hartono. Kan saya nulis heru budi hartono di mana-mana boleh asal ada izin tempatnya," pungkasnya.

Sebelumnya, spanduk bertuliskan Kaesang 2024-2029 DKI Jakarta belakangan bertebaran di berbagai sudut kota Jakarta. Terpasang di fasilitas umum seperti Jembatan Penyebrangan Orang (JPO), pagar pembatas jalan, hingga trotoar. 

Spanduk ini lantas diduga berkaitan dengan dukungan kepada Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024.

baca juga
Marak spanduk bertuliskan Kaesang 2024-2029 di Jakarta. (tangkapan layar/ist)
Marak spanduk bertuliskan Kaesang 2024-2029 di Jakarta. (tangkapan layar/ist)

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Putu Yoga Saputra menyebut spanduk-spanduk itu tak dipasang oleh pihaknya. Sebab, tak ada logo PSI yang dicantumkan.

"Terkait spanduk-spanduk yang terpasang, semua tidak menggunakan logo PSI. Jelas bukan PSI yang memasang," ujar Putu kepada wartawan, Selasa (13/8/2024).

Ia pun menduga pemasangan spanduk ini diinisiasi secara mandiri oleh warga Jakarta yang ingin mendukung putra bungsu Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu maju ke Pilkada DKI.

“Jadi jangan tanya PSI. Mungkin ini inisiatif warga. Spanduk-spanduk itu bukti bahwa ada komponen masyarakat atau mungkin relawan yang menghendaki Mas Kaesang maju,” ucap Putu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Tahu Ada Pelepasan Jilbab Paskibraka, Pihak Istana: Pas Datang Pengukuhan Di IKN Sudah Begitu

Tak Tahu Ada Pelepasan Jilbab Paskibraka, Pihak Istana: Pas Datang Pengukuhan Di IKN Sudah Begitu

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 20:38 WIB

Ungkap Skenario Ganjal Parpol-parpol di Pilkada, Hasto PDIP: Satu Wilayah Tambang Emas Coba Dibuat Calon Tunggal

Ungkap Skenario Ganjal Parpol-parpol di Pilkada, Hasto PDIP: Satu Wilayah Tambang Emas Coba Dibuat Calon Tunggal

Kotak Suara | Rabu, 14 Agustus 2024 | 19:35 WIB

Tak Gentar Lawan Koalisi Gemuk Bobby Nasution di Pilkada Sumut, Edy Rahmayadi: Saya Yakin Menang!

Tak Gentar Lawan Koalisi Gemuk Bobby Nasution di Pilkada Sumut, Edy Rahmayadi: Saya Yakin Menang!

Kotak Suara | Rabu, 14 Agustus 2024 | 19:10 WIB

Ungkap Kans NasDem Gabung KIM di Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Saya Pikir Sudah Jelas

Ungkap Kans NasDem Gabung KIM di Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Saya Pikir Sudah Jelas

Kotak Suara | Rabu, 14 Agustus 2024 | 18:45 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×