Tips Ridwan Kamil Atasi Kemacetan Jakarta: Naik Transportasi Umum dan Bangun Hunian di Tengah Kota

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Senin, 23 September 2024 | 19:44 WIB
Tips Ridwan Kamil Atasi Kemacetan Jakarta: Naik Transportasi Umum dan Bangun Hunian di Tengah Kota
Cagub Jakarta Ridwan Kamil dalam diskusi Dialog Publik Seni di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (23/9/2024).

Suara.com - Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil mengaku punya dua solusi untuk atasi kemacetan di Jakarta. Solusi tersebut ia rencanakan dengan melihat penyebab kemacetan Jakarta akibat adanya penumpukan pergerakan. 

Menurutnya, mobilitas yang terjadi di Jakarta tidak hanya dilakukan oleh warga Jakarta sendiri. Tetapi juga ada banyak pendatang dari kota-kota sekitarnya atau Bodetabek. Sehingga kemacetan di jalan bisa diurai, pemerintah provinsi perlu memastikan penggunaan fasilitas kendaraan umum lebih banyak digunakan.

"Atasin kemacetan itu ideologinya dua. Satu memfasilitasi pergerakan, dikasih MRT, dikasih LRT, dikasih (jalur) sepeda, dikasih Transjakarta. Itu namanya ideologi. Memfasilitasi pergerakan yang hari ini kapasitasnya 30 persen tapi yang pakai baru 10 persen. Jadi barang yang ada sudah memadai, tapi yang pakai baru 10 persen," kata Ridwan Kamil dalam diskusi Dialog Publik Seni di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (23/9/2024).

Mantan Gubernur Jawa Barat itu beranggapan bahwa perlu lebih banyak edukasi agar masyarakat lebih sering memanfaatkan transportasi umum. Sehingga keterisiannya lebih optimal, dengan begitu jumlah kendaraan di jalan raya pun diharapkan berkurang.

Cara kedua untuk mengurai macet di Jakarta, yakni mengurangi pergerakan masyarakatnya.

Ridwan Kamil mengemukakan bahwa masyarakat Jakarta nantinya bertempat tinggal, bekerja, dan rekreasi hanya dari satu daerah di Jakarta. Sehingga tidak perlu terlalu sering lakukan mobilisasi. 

"Makanya kita akan berinisiasi membangun (pemukiman) di atas pasar, membangun di atas stasiun. Di negeri lain membangun di atas jalan, di atas sungai. Kemudian di luar Jakarta, diperbanyak kantor-kantor pusat pertumbuhan seperti Simatupang. Jadi tata ruang ini ingin kita adilkan," tuturnya.

Cara kedua itu dia sebit sebagai konsep memadatkan kebutuhan murah di tengah kota dengan juga memperbanyak pusat pertumbuhan di sekelilingnya. Menurut Ridwan Kamil, konsep tersebut juga adil bagi masyarakat kelas menengah ke bawah yang punya impian hidup di tengah kota. 

"Mudah-mudahan kami diberi kesempatan untuk menunjukkan bahwa keadilan tata ruang itu bisa dihadirkan dengan cara-cara inovasi seperti itu. Sambil membareskan kekumuhan," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Nomor Urut Pilkada Jakarta, Pramono Anung: Semua Nomor Berkah Bagi Kami

Soal Nomor Urut Pilkada Jakarta, Pramono Anung: Semua Nomor Berkah Bagi Kami

Kotak Suara | Senin, 23 September 2024 | 19:27 WIB

Pengundian Nomor Urut Pilgub Jakarta: RK-Suswono No 1, Dharma-Kun No 2, Pramono-Rano No 3

Pengundian Nomor Urut Pilgub Jakarta: RK-Suswono No 1, Dharma-Kun No 2, Pramono-Rano No 3

Kotak Suara | Senin, 23 September 2024 | 19:19 WIB

Nyebrang JPO ke Kantor KPUD Jakarta, Dharma-Kun Lewat di Atas Iring-iringan Pramono-Rano

Nyebrang JPO ke Kantor KPUD Jakarta, Dharma-Kun Lewat di Atas Iring-iringan Pramono-Rano

Kotak Suara | Senin, 23 September 2024 | 19:12 WIB

Terkini

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:34 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:26 WIB

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:19 WIB

Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN

Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN

Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:17 WIB

Minyak Sawit Jadi Primadona Ekspor Riau, Tiongkok Peminat Terbesar

Minyak Sawit Jadi Primadona Ekspor Riau, Tiongkok Peminat Terbesar

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:15 WIB

Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya

Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:15 WIB

Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris

Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:15 WIB

Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya

Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:14 WIB

Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi

Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi

Bekaci | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:12 WIB

×