Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno atau Sandiaga Uno yang resmi bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus mengungkapkan bahwa dengan Sandiaga Uno bergabung ke PPP, semakin menambah tokoh penting pendukung Ganjar Pranowo.
"Sandiaga Uno resmi gabung PPP, ini artinya tokoh penting pendukung Ganjar Pranowo makin bertambah," ujar Jhon Sitorus dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Miduk17, Kamis (15/6).
Lebih lanjut, Jhon Sitorus pun mengatakan bahwa tidak adanya memaksakan diri dari Sandiaga Uno untuk jadi calon wakil presiden (cawapres) Ganjar.
"Sandiaga juga tak memaksakan diri harus jadi Cawapres Ganjar," ucapnya.
Selain itu, Jhon Sitorus pun mengatakan bahwa bergabungnya Sandiaga Uno ke PPP membuat kompak kekuatan dari pihak Joko Widodo (Jokowi) dalam melakukan pembangunan berkelanjutan.
"Kekuatan All Jokowi Man mulai kompak. Bersama kita pastikan Pembangunan berkelanjutan yang nyata, bukan sekadar kata-kata," tandasnya.
Sementara itu, diketahui bahwa Sandiaga Uno mengaku ikhlas jika dirinya tak sampai ditetapkan menjadi calon wakil presiden (cawapres) dalam kontestasi Pilpres 2024.
Sandiaga Uno mengatakan keputusan bergabung dengan PPP telah melalui pertimbangan matang. Dia mengaku akan terus berjuang bersama PPP meski tak menjadi cawapres di 2024.
"Perjuangan saya ini 4-AS, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Jadi saya akan totalitas untuk berjuang bersama PPP," kata Sandiaga Uno usai resmi dikenalkan sebagai kader PPP, Rabu (14/6).
Mantan politikus Partai Gerindra itu memahami bahwa kewenangan usulan sebagai cawapres merupakan ranah ketua umum partai. Dia karena itu sepenuhnya akan manut terhadap keputusan tersebut.
"Saya sangat mengerti kewenangan itu ada di pimpinan partai gabungan partai politik. Oleh karena itu, saya ikhlas, saya meyakini insya Allah, Allah akan membukakan jalan terbaik buat PPP," imbuhnya.
Adapun diketahui bahwa wacana Sandiaga Uno menjadi cawapres menguat setelah PPP kini resmi berkoalisi dengan PDIP dan mengusung Ganjar Pranowo. Namun, keputusan itu akan melalui sejumlah tahap, mulai dari internal partai hingga pembahasan bersama PDIP.
Keputusan partai untuk mengusulkan Sandiaga nantinya akan dibahas dalam Rapimnas PPP yang akan digelar pada 16-17 Juni mendatang. Pada kesempatan itu, PPP sekaligus akan membahas tugas Sandi di Pemilu 2024.