KPK Klarifikasi Soal Transaksi Janggal Rp300 Miliar Mantan Pegawai, Novel: KPK Sekarang Harus Belajar Berkata Jujur

Suara Liberte | Suara.com

Selasa, 04 Juli 2023 | 15:10 WIB
KPK Klarifikasi Soal Transaksi Janggal Rp300 Miliar Mantan Pegawai, Novel: KPK Sekarang Harus Belajar Berkata Jujur
novel-baswedan (Suara.com)

Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengomentari klarifikasi KPK soal polemik transaksi mencurigakan mantan Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penyidik Tri Suhartanto yang mencapai Rp300 miliar.

Hal tersebut sebelumnya disinggung oleh dirinya dalam siniar YouTube berjudul "Deretan Kasus Menjerat Pimpinan KPK" yang tayang pada Minggu (2/7/2023).

"Laporan PPATK itu terhadap seorang pegawai KPK di penindakan dan itu nilai transaksinya Rp300 miliar, dan saya duga lebih, ada yang katakan hampir Rp1 triliun bahkan," ujar Novel.

Namun, Novel menyayangkan tidak adanya pemeriksaan lanjutan terhadap laporan PPATK tersebut dan terkesan dibiarkan hingga Tri Suhartanto mengundurkan diri.

Menurutnya, pimpinan dan dewan pengawas KPK memeriksa kebenarannya dan menelisik kemungkinan internal KPK terlibat.

Terkait hal itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengaku telah melakukan klarifikasi terhadap Tri dan transaksi yang dimaksud terkait dengan bisnis pribadi sejak tahun 2004 dan tidak berhubungan dengan kerja-kerja di KPK.

"Terkait isu tersebut kami sudah konfirmasi ke yang bersangkutan dan disampaikan bahwa itu tidak benar bila ada kaitan selama bertugas di KPK," ujar Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin (3/7).

Bahkan, sejak tahun 2018 rekening yang dimaksud telah ditutup. Selain itu, Ali Fikri juga mengatakan alasan Tri kembali ke institusi Polri karena masa penugasannya telah berakhir, bukan karena ada masalah di KPK.

Dia menyampaikan Tri kembali ke institusi Polri karena masa penugasannya telah berakhir, bukan karena ada masalah di KPK. Tri berdinas di KPK selama empat tahun dan empat bulan.

Menanggapi hal tersebut, Novel meminta KPK untuk belajar berkata jujur karena berbohong hanya akan membentuk kebiasaan buruk yang merusak kepercayaan publik terhadap KPK.

“KPK sekarang harus belajar berkata Jujur,” ujar Novel, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @nazaqistsha pada Selasa (4/7/2023).

“Bila terus membiasakan diri berbohong akan membentuk kebiasaan buruk yang merusak kepercayaan publik terhadap KPK,” sambungnya.

Pasalnya, Novel menilai kejujuran adalah modal penting untuk memberantas korupsi. “Kejujuran adalah modal penting untuk memberantas korupsi,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eks Penyidik Tri Suhartono Disebut Bertransaksi Rp 300 M, KPK: Ada Bisnis Pribadi

Eks Penyidik Tri Suhartono Disebut Bertransaksi Rp 300 M, KPK: Ada Bisnis Pribadi

News | Senin, 03 Juli 2023 | 14:46 WIB

5 Fakta di Balik Dugaan Transaksi Janggal Rp 300 Miliar Mantan Pegawai KPK

5 Fakta di Balik Dugaan Transaksi Janggal Rp 300 Miliar Mantan Pegawai KPK

News | Senin, 03 Juli 2023 | 14:04 WIB

Novel Baswedan Blak-blakan Bongkar Transaksi Janggal Pegawai KPK, Nilainya Tembus Rp300 Miliar!

Novel Baswedan Blak-blakan Bongkar Transaksi Janggal Pegawai KPK, Nilainya Tembus Rp300 Miliar!

News | Senin, 03 Juli 2023 | 11:00 WIB

Terkini

5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM

5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:37 WIB

Duh, Cupi Cupita Dituduh Tikung Tunangan Orang

Duh, Cupi Cupita Dituduh Tikung Tunangan Orang

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:36 WIB

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:35 WIB

Oase di Balik Pagar Bandung Zoo: Saat Masalah Kesejahteraan Satwa dan Pegawai Ada Titik Terang

Oase di Balik Pagar Bandung Zoo: Saat Masalah Kesejahteraan Satwa dan Pegawai Ada Titik Terang

Jabar | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:32 WIB

Jabat Pjs, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat ke OJK Lamar Dirut BEI 2026-2030

Jabat Pjs, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat ke OJK Lamar Dirut BEI 2026-2030

Video | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:30 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!

Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:25 WIB

Gagal Kendali di Kecepatan Tinggi: Drama Kecelakaan Truk Air Mineral di Jalur Cimaragas

Gagal Kendali di Kecepatan Tinggi: Drama Kecelakaan Truk Air Mineral di Jalur Cimaragas

Jabar | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:22 WIB