Warganet ramai-ramai menyuarakan sedang dalam bahayanya nasib demokrasi di Indonesia. Hal ini merujuk pada dipolisikannya sosok dari Pengamat Politik Rocky Gerung.
Gelombang ini muncul karena sosok tersebut dianggap kena persekusi setelah mengkritik sosok dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Hal ini salah satunya disuarakan oleh Penggiat Media Sosial, Hery.
Ia menyoroti bagaimana akademisi tersebut menjadi bulan-bulanan laporan relawan orang nomor satu dalam pemerintahan saat ini tersebut bahkan dituntun untuk minta maaf oleh PDI Perjuangan. Namun sepertinya itulah yang ingin dipancing oleh Rocky.
"RG memang itu maunya dan dia sdh pasang badan," ucapnya dalam media sosial seperti dilansir dari akun @Quvvatt pada Selasa (2/8).
Hal itu disebabkan karena pelaporan hingga tuntutan tersebut berujung pada gelombang kritikan kepada sosok dari Jokowi. Banyak yang menilai hal ini adalah bukti dalam bahayanya demokrasi. Pasalnya mengkritik presiden sudah beresiko akan dipenjara.
"Mungkin dia sudah muak dengan fenomena pemerintahan saat ini, makanya dia cari gara-gara agar gerakan buruh makin marak," tegasnya.
Meski begitu, terdapat juga yang mendukung pelaporan dari Rocky. Hal ini karena sosok tersebut dinilai terlalu bablas dalam memberikan kritikan sampai menyebut seorang presiden dengan sebutan b*jingan t*lol.