liberte

3 Tokoh NU dalam Bursa Cawapres, Rocky Gerung: Ada yang Ideologis, Psikologis, Sosiologis

Suara Liberte Suara.Com
Kamis, 10 Agustus 2023 | 13:22 WIB
3 Tokoh NU dalam Bursa Cawapres, Rocky Gerung: Ada yang Ideologis, Psikologis, Sosiologis
Buntut Kritik Jokowi, Akademisi Kritik Dilaporkannya Rocky Gerung: Tanda Demokrasi dalam Bahaya (Suara.com/Bagaskara)

Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti tiga tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang berpotensi terpilih sebagai calon wakil presiden (cawapres) dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang.

Tokoh pertama, kata Rocky, adalah Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid yang kerap muncul dalam bursa cawapres pendamping Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. 

Menurutnya, Yenny memiliki keunggulan jika terpilih sebagai cawapres mewakili masyarakat NU atau Nahdliyin karena merupakan keturunan langsung dari Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

"Kelihatannya ya Yenny adalah NU yang pasti ideologis karena langsung dari Gus Dur tuh tetapi popularitas Yenny ini agak menurun itu dasarnya tuh. Tapi orang ingat bahwa Yenny adalah NU yang ideologis tuh," kata Rocky, dikutip Liberte Suara, Kamis (10/8/2023).

Figur kedua adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Menurut Rocky, Cak Imin memiliki keunggulan dalam politik tetapi secara ideologi tidak seketat putri Gus Dur itu.

"Cak Imin ya dia NU tetapi ya ideologinya tidak seketat Yenny karena Cak Imin lapangan bermainnya terlalu lebar, kira-kira begitu," ujarnya.

"Jadi Cak Imin NU yang psikologis, tergantung psikologinya bagaimana tuh, NU menanggapi bujukan Cak Imin," lanjut dia.

Lebih lanjut mantan dosen Universitas Indonesia itu menilai Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas masih bagian dari NU. Menurut dia, Yaqut memiliki akar NU kuat tetapi tidak mempunyai kaitan secara genealogis dengan Gus Dur.

"Kalau Yaqut dia itu NU yang antropologis karena memang dia berasal dari pesantren," jelasnya.

Baca Juga: Wolves Tunjuk Mantan Pelatih Bournemouth sebagai Pelatih Baru

"Yenny adalah NU yang ideologis, Cak Imin itu NU yang tadi psikologis, Yaqut adalah NU yang lebih sosiologis karena lebih mengakar, lebih mendasar," tutur dosen Ilmu Filsafat itu.

Oleh karena itu, Rocky meyakini ketiga tokoh NU masih berpeluang masuk dalam putaran politik pilpres 2024.

"Jadi sekarang kita mau lihat siapa yang lebih pantas untuk masuk dalam putaran politik capres ini dengan komposisi begitu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI