Suara.com - Bandara Internasional Dubai baru-baru ini dinobatkan sebagai bandara tersibuk di dunia, menggeser Bandara Heathrow London, Inggris. Dua bulan pertama tahun 2014, tercatat ada 2 juta penumpang yang terbang dari dan ke bandara ini. Dan tampaknya, status ini akan terus dipertahankan karena sebelumnya pihak pengelola sudah mematok target jumlah penumpang menjadi 60 hingga 90 juta dalam empat tahun ke depan.
Sebenarnya Bandara Internasional Dubai, tak hanya paling sibuk tapi juga mewah. Selasarnya lebar berhiaskan pohon-pohon palem plastik. Interiornya yang berwarna perak berkilauan, berhiaskan taman 'Zen' lengkap dengan pakis subur dan mesin kabut menyegarkan, membuat bandara ini jauh berbeda dengan Heathrow.
Bandara Internasional Dubai memang kian menjadi penting, karena lokasinya yang strategis. Dubai terletak di antara dua negara dengan populasi terbesar di dunia. Selain itu, Dubai juga berada di tengah-tengah Eropa dan Asia. "Semua orang Asia yang terbang ke Eropa, dan sebaliknya harus singgah terlebih dahulu di negeri gurun itu," ujar Jim Krane, penulis buku Dubai: The story of the world's fastest city.
Tak mengherankan jika tahun lalu jumlah penumpang di Bandara Internasional Dubai tumbuh 13,5 persen. Pembagunan dan pengembangan terus dilakukan, termasuk penambahan terminal baru yang ukurannya dua kali lebih besar dari Terminal V Heathrow.
Dan yang paling penting, Bandara Internasional Dubai tak hanya berperan sebagai tempat transit. Tapi juga menawarkan kesenangan, seperti misalnya mengundi nasib dengan hadiah jutaaan dolar, atau membeli anggur berkelas di terminal 3, atau juga membeli emas batangan di duty free. (Sumber: The Guardian)