Kisah Sasando Mencuri Perhatian di Vakantiebeurs

Esti Utami

Senin, 19 Januari 2015 | 08:52 WIB
Kisah Sasando Mencuri Perhatian di Vakantiebeurs
Alat musik tradisional sasando (warisanindonesia.com)

Musik Sasando dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, menarik perhatian pengunjung Paviliun Indonesia pada pameran pariwisata tahunan terbesar di Belanda, Vakantiebeurs 2015 di Jaarbeurs, kota Utrecht yang berlangsung sejak tanggal 13 Januari lalu.

Orang Rote menyebutnya sasandu, artinya alat yang bergetar atau berbunyi. Atau dalam bahasa Kupang sering menyebutnya sasando, alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara memetik senda atau dawainya.  Konon sasando telah digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7.

Bahan utama sasando adalah bambu yang membentuk tabung panjang yang dipasangi senda yang direntangkan mengelilingi tabung bambu. Senda inilah yang memberikan nada yang berbeda-beda pada setiap petikan senar. Tabung sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari anyaman daun lontar yang disebut haik. Haik inilah yang berfungsi sebagai resonansi sasando.

Ada beberapa versi ceritra rakyat yang mengisahkan tentang  awal kelahiran sasando, diantaranya cerita tentang seorang pemuda bernama Sangguana di pulau Ndana. Kemudian oleh penduduk sekitar, ia dibawa ke hadapan raja Takalaa.

Inilah awal mula pertemuan Sangguana dengan putri raja. Sangguana pun jatuh cinta pada sang putri, namun raja mempunyai syarat untuk menerima Sangguana.  Sangguana diminta raja untuk membuat alat musik yang lain dari yang lain.

Alat musik dengan tujuh dawai yang dihasilkan Sangguana inilah yang lantas disebut dengan sasando. Secara fungsi dan pemakaiannya, sasando biasanya dimainkan untuk mengiringi nyanyian, menirukan nyanyian, mengiringi pembacaan syair daerah Rote juga untuk mengiri tari, menghibur keluarga yang berduka dan yang sedang mengadakan pesta. Tak ada syarat atau ritual khusus untuk bisa memainkanya. Siapa pun bisa belajar untuk memainkannya.

Sasando yang awalanya berdawai 7 (pentatonik) kemudian berkembang menjadi alat musik petik pentatonik dengan 11 (sebelas) dawai. Lantas di akhir abad ke-18 sasando mengalami perubahan, dari sasando gong ke sasando biola.

Sasando biola lebih berkembang di Kupang. Dinamai sasando biola karena nada-nada yang ada pada sasando meniru  nada pada biola. Nadanya diatonis dan bentuknya mirip sasando gong tetapi bentuk bambu dan diameternya lebih besar dari sasando gong dan jumlah dawai pada sasando biola lebih banyak, awalnya 30 nada kemudian berkembang menjadi 32 hingga 36 dawai.

Kehadiran delegasi Indonesia dipimpin Direktur Promosi Pariwisata Internasional, Kementerian Pariwisata Nia Niscaya, dalam pameran pariwisata yang diikuti sekitar 1200 exhibitor dalam upaya menarik wisatawan Eropa khususnya Belanda, demikian Sekretaris II fungsi Ekonomi KBRI Denhaag Aditya Tomoranto kepada Antara London, Minggu (18/1/2014).

Selama pameran, Paviliun Indonesia selain dimeriahkan dengan penampilan musik sasando juga tarian tradisional Indonesia yang dibawakan Tim Wonderful Indonesia dari Kementerian Pariwisata. (Antara/kebudayaanindonesia.net)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 08:30 WIB

Tampil Serasi di Istana, Gibran-Selvi Kenakan Busana Adat Rote dan Ta'a Dayak

Tampil Serasi di Istana, Gibran-Selvi Kenakan Busana Adat Rote dan Ta'a Dayak

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:06 WIB

Festival Budaya Indonesia Hadir di Turki, Tampilkan Kekayaan Tradisi 2 Negara

Festival Budaya Indonesia Hadir di Turki, Tampilkan Kekayaan Tradisi 2 Negara

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2025 | 18:13 WIB

Di Rote Ndao, Hasto PDIP Soroti Potensi Wilayah Terluar RI

Di Rote Ndao, Hasto PDIP Soroti Potensi Wilayah Terluar RI

News | Kamis, 06 November 2025 | 20:45 WIB

Hasto: PDIP Dorong Rote Ndao Jadi Pusat Riset Komoditas Rakyat, Kagum pada Tradisi Kuda Hus

Hasto: PDIP Dorong Rote Ndao Jadi Pusat Riset Komoditas Rakyat, Kagum pada Tradisi Kuda Hus

News | Kamis, 06 November 2025 | 20:55 WIB

Bukit Mando'o, Hadirkan Panorama Samudera Hindia yang Menawan

Bukit Mando'o, Hadirkan Panorama Samudera Hindia yang Menawan

Your Say | Senin, 12 Mei 2025 | 17:28 WIB

Pantai Oeseli, Persona Pantai Berpasir Putih di Nusa Tenggara Timur

Pantai Oeseli, Persona Pantai Berpasir Putih di Nusa Tenggara Timur

Your Say | Jum'at, 09 Mei 2025 | 12:55 WIB

Pantai Nemberala, Persona Pantai dengan Deretan Pohon Kelapa di Pulau Rote

Pantai Nemberala, Persona Pantai dengan Deretan Pohon Kelapa di Pulau Rote

Your Say | Jum'at, 09 Mei 2025 | 12:16 WIB

Pantai Tiang Bendera, Keindahan Sunset di Ujung Selatan Nusantara

Pantai Tiang Bendera, Keindahan Sunset di Ujung Selatan Nusantara

Your Say | Jum'at, 09 Mei 2025 | 08:19 WIB

Dukung Women from Rote Island di Piala Oscar, Presiden Prabowo Mau Nonton Awal Desember

Dukung Women from Rote Island di Piala Oscar, Presiden Prabowo Mau Nonton Awal Desember

News | Jum'at, 29 November 2024 | 16:26 WIB

Terkini

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×