Belajar Seputar Kopi Bersama Komunitas Kokopi

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Sabtu, 17 Februari 2018 | 09:15 WIB
Belajar Seputar Kopi Bersama Komunitas Kokopi
Kokopi. [Suara.com/Firsta Nodia]

Suara.com - Kopi merupakan salah satu minuman yang tak pernah lekang oleh waktu. Tak hanya orang tua, anak muda pun kini mulai keranjingan dengan minuman satu ini. Terlebih, belakangan kopi susu menjadi tren di Indonesia.

Sebenarnya, disampaikan Ketua Umum Koperasi Komunitas Kopi Indonesia (KOKOPI), Ronald Fredriek Rivelino Suorapto, Indonesia tak hanya sebagai konsumen kopi terbanyak tapi juga pantas disebut penghasil kopi terbesar di dunia.

Menilik sejarah, Ronald menyebut kopi Indonesia pernah menjadi nomor satu di dunia pada 1722 atau sekitar 300 tahun lalu. Tapi kini Indonesia hanya menempati posisi empat dunia sebagai negara penghasil kopi terbesar setelah Brazil, Columbia dan Vietnam.

"Secara geografis, Indonesia memang nomor satu sejak zaman Belanda. Setelah Belanda pergi sampai sekarang, kita nggak pernah lagi nomor satu. Pertanyaannya, pertama, kenapa mesti di zaman Belanda kita menjadi nomor satunya? Apa sekarang kita nggak bisa?" ujar Ronald ketika ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.

Untuk kembali mendorong Indonesia sebagai penghasil kopi nomor satu dunia, Ronald bersama para penggiat kopi lainnya menggandeng petani, pedagang dan penikmat kopi dalam satu wadah bernama Komunitas Koperasi Indonesia.

Komunitas yang berdiri sejak 7 Juni 2017 lalu ini sudah menjangkau anggota dari 11 propinsi. Ronald mengatakan total sekitar 96 anggota Kokopi yang berasal dari berbagai latar belakang namun disatukan dengan visi yang sama untuk memperkuat pamor kopi Indonesia agar bisa menjadi yang paling unggul di dunia.

Kokopi. [Suara.com/Firsta Nodia]

Foto: Kokopi. [Suara.com/Firsta Nodia]

"Visi kami mengembalikan kopi Indonesia menjadi nomor satu di dunia dari sisi kuantitas produksi dan kualitas," tambah dia.

baca juga

Kokopi sendiri, tambah Ronald memiliki berbagai kegiatan untuk mencapai visi tersebut. Beberapa waktu lalu misalnya, mereka menggelar acara Kopi United yang bertujuan membuka cakrawala dan cara pandang para peserta maupun pengunjung akan keanekaragaman Kopi Indonesia serta potensi bisnisnya.

Setidaknya, tambah Ronald, ada sekitar 15 nomenklatur bisnis kopi Indonesia mulai dari penanaman, pengolahan paska panen, penjualan biji dan bubuk kopi, pengelolaan Kedai Kopi, desain dan perlengkapan Kedai Kopi, merchandise, oleh-oleh khas daerah, lukisan, pengharum ruangan, hingga sebagai bahan campuran pembuat pakaian.

 Kokopi. [Suara.com/Firsta Nodia]

Foto: Kokopi. [Suara.com/Firsta Nodia]

"Acara Kopi United kemarin juga kesempatan bagi kami mempertemukan anggota koperasi dengan konsumen secara langsung dan memperkenalkan pentingnya kegiatan bisnis offline dan online pada petani dan pegiat kopi di Indonesia," tambah dia.

Tak hanya itu, Kokopi, lanjut Ronald juga memiliki program pelatihan barista bagi para narapidana. Harapannya, setelah menjalani masa tahanan, para narapidana ini memiliki keahlian untuk bertahan hidup di tengah stigma negatif di masyarakat.

"Jadi pelatihannya di Rutan Cipinang selama satu minggu. Ketika masa hukuman selesai nanti bisa magang di kedai kopi para anggota koperasi. Jadi mereka punya bekal keahlian setelah lepas dari penjara," tambah dia.

Kokopi juga memiliki program Institute Kopi. Rencananya, tambah Ronald, kegiatan Institute Kopi yang memfasilitasi petani kopi bertemu customer akan dipusatkan di Blom M Square. Selain itu bagi para penikmat kopi pemula juga bisa bertanya langsung mengenai jenis kopi dari Gayo sampai Wamena langsung dengan ahlinya di Institute Kopi ini.

 Kokopi. [Suara.com/Firsta Nodia]

Foto: Kokopi. [Suara.com/Firsta Nodia]

"Harapannya, semua program kami bisa membantu menyejahterakan petani kopi, dan nanti hasilnya turut meningkatkan pamir kopi Indonesia di mata dunia," tandas Ronald.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Zaman Belanda, Indonesia Penghasil Kopi Terbesar Dunia, Sekarang?

Zaman Belanda, Indonesia Penghasil Kopi Terbesar Dunia, Sekarang?

Lifestyle | Rabu, 14 Februari 2018 | 08:48 WIB

Bikin Serang Gelap, Cara Komunitas Ini Selamatkan Bumi

Bikin Serang Gelap, Cara Komunitas Ini Selamatkan Bumi

Lifestyle | Sabtu, 10 Februari 2018 | 13:47 WIB

Kopi Durian, Pelepas Lelah dan Peningkat Libido Lelaki

Kopi Durian, Pelepas Lelah dan Peningkat Libido Lelaki

Lifestyle | Senin, 05 Februari 2018 | 12:04 WIB

7 Orang Keracunan Kopi Durian di Singapura

7 Orang Keracunan Kopi Durian di Singapura

Lifestyle | Senin, 05 Februari 2018 | 11:41 WIB

Komunitas Main ke Museum, Bermain Sambil Belajar di Museum

Komunitas Main ke Museum, Bermain Sambil Belajar di Museum

Lifestyle | Sabtu, 03 Februari 2018 | 12:00 WIB

Siap - siap, Kompetisi Barista Terbesar di Indonesia Akan Digelar

Siap - siap, Kompetisi Barista Terbesar di Indonesia Akan Digelar

Lifestyle | Minggu, 14 Januari 2018 | 08:14 WIB

Terkini

BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia

BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:52 WIB

Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking

Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:50 WIB

BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi

BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:48 WIB

BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Terbesar di Jakarta, Pakai Lokasi Hutan Kota

BRI Wellness Experience 2026 Hadirkan Festival Wellness Terbesar di Jakarta, Pakai Lokasi Hutan Kota

Jakarta | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:44 WIB

Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience

Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience

Malang | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:39 WIB

BRI Wellness Experience Angkat Potensi Sports and Wellness Tourism Indonesia

BRI Wellness Experience Angkat Potensi Sports and Wellness Tourism Indonesia

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:35 WIB

Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen

Bahlil Ungkap Alasan IAS Jadi Calon Tunggal, Sekaligus Singgung Appi yang Absen

Sulsel | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:31 WIB

Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf

Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf

Riau | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:24 WIB

Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok

Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:15 WIB

Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Sulsel | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:06 WIB

×