5 Kesalahan Pakai Deodoran, Ternyata Banyak yang Salah Nih!

Silfa Humairah Utami

Jum'at, 04 Januari 2019 | 13:30 WIB
5 Kesalahan Pakai Deodoran, Ternyata Banyak yang Salah Nih!
Ilustrasi perempuan menggunakan deodorant atas bau badan. [Shutterstock]

Suara.com - Baik perempuan atau lelaki memang menjadikan deodoran sebagai penyelamat masalah bau badan.

Namun tanpa disadari ada beberapa kesalahan pakai deodoran yang perlu kamu tahu.

Pemakaian deodoran untuk mencegah bau badan bisa jadi tidak efektif jika kamu salah mengaplikasikannya. Coba kamu perhatikan lagi, apakah selama ini cara pakai deodoran kamu sudah benar? 

1. Pakai deodoran saat kulit masih basah atau lembap

Ketika kamu memakai deodoran saat kulit masih basah atau lembap, secara tak langsung akan mengurangi efektivitasnya.

Deodoran harus diaplikasikan ketika kulit benar-benar kering. So, jangan pernah memakai deodoran saat ketiakmu masih basah karena air atau keringat. Sebab itu akan membuat fungsi deodoran dalam mengatasi bau badan sia-sia.

2. Pakai deodoran setelah mencukur rambut

Setelah mencukur rambut ketiak, disarankan jangan memakai deodoran dulu. Sebab, kulit akan menjadi sensitif setelah dicukur. Selain itu, juga rentan terkena iritasi.

Jadi sebaiknya ditunda dulu untuk memakai deodoran. Tunggu minimal dua jam setelah mencukur, baru bisa memakai deodoran seperti biasanya.

baca juga

3. Perbedaan deodoran dan antiperspirant

Masih banyak orang yang belum tahu tentang bedanya deodoran dan antiperspirant. Fungsi utama deodoran adalah menyingkirkan bau badan. Sedangkan fungsi utama antiperspirant adalah mengurangi atau menghilangkan kelenjar keringat.

Jika kamu punya masalah keringat berlebih, maka produk yang sebaiknya dipakai adalah antiperspirant.

Namun, bila masalah kamu adalah bau badan, pilihan yang tepat adalah memakai deodoran.

4. Pakai deodoran saat kulit belum dibersihkan

Kesalahan saat memakai deodoran adalah menyemprotkan atau mengoleskan ulang deodoran tanpa membersihkan kulit ketiak terlebih dahulu.

Deodoran harus diaplikasikan di atas kulit yang bersih agar bisa bekerja lebih efektif. Jika ingin mengaplikasikan ulang deodoran tapi tidak sempat mandi, sebaiknya bersihkan ketiak dengan tisu basah terlebih dahulu.

5. Memakai deodoran di pagi hari

Salah satu kesalahan pakai deodoran yang perlu kamu tahu adalah memakai deodoran di pagi hari setelah mandi.

Waktu terbaik memakai deodoran justru di malam hari ketika sebelum tidur. Produk deodoran bekerja lebih efektif ketika kelenjar keringat sedang tidak terlalu aktif. 

Jadi perhatikan hal di atas agar mengaplikasikan penggunaan dengan tepat dan mendapatkan manfaatnya dengan tepat pula sebagai penyelamat masalah bau badan. 

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sensasi Baru, Perangkat VR Ini Berikan Efek Bau Kepada Pengguna

Sensasi Baru, Perangkat VR Ini Berikan Efek Bau Kepada Pengguna

Tekno | Rabu, 02 Januari 2019 | 19:05 WIB

Bau Badan Penumpang Ganggu Penerbangan, Pramugari Lakukan Hal Ini

Bau Badan Penumpang Ganggu Penerbangan, Pramugari Lakukan Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 19 Desember 2018 | 20:50 WIB

Lakukan Hal Ini Untuk Menjaga Berat Badan Jelang Menopause

Lakukan Hal Ini Untuk Menjaga Berat Badan Jelang Menopause

Lifestyle | Sabtu, 01 Desember 2018 | 17:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×