Gunung Bromo Erupsi, Tetap Aman Dikunjungi Lho

Silfa Humairah Utami | Arendya Nariswari
Gunung Bromo Erupsi, Tetap Aman Dikunjungi Lho
Meski sedang erupsi, Gunung Bromo tetap aman dikunjungi wisatawan. (BNPB/BPBD Probolinggo)

Benarkah aman wisata ke Gunung Bromo di tengah erupsi?

Suara.com - Gunung Bromo Erupsi, Tetap Aman Dikunjungi Lho.

Gunung Bromo masih mengalami erupsi secara fluktuatif, namun aktivitas vulkanik ini terbilang belum membahayakan.

Tak perlu khawatir bagi yang ingin berwisata ke Gunung Bromo di Jawa Timur ini. Gunung Bromo masih aman untuk dikunjungi wisatawan.

Erupsi Gunung Bromo yang terjadi hanya menyemburkan abu vulkanik serta pasir bukan kerikil atau lava pijar.

Disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers, Selasa (19/3/19) pukul 06.00-12.00 WIB telah terjadi 5 kali letusan di Gunung Bromo.

Asap kawah yang bertekanan sedang hingga kuat teramati berwarna kelabu dan hitam setinggi 900-1.500 meter dari puncak kawah.

Tiga orang menunggang kuda dengan latar belakang Gunung Bromo yang menyemburkan abu vulkanis di Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (15/3). ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Tiga orang menunggang kuda dengan latar belakang Gunung Bromo yang menyemburkan abu vulkanis di Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (15/3). ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Di sekitar Pos Pengamatan Gunung Bromo juga telah turun hujan abu dan terdengar suara gemuruh dentuman dari kawah.

Pada Senin (18/3/19) pukul 00.00-24.00 WIB, juga telah terjadi 28 kali letusan dengan amplitudo 25-34 mm selama 17-889 detik di Gunung Bromo. Asap kawah juga dalam kondisi bertekanan lemah, sedang hingga kuat. Warnanya putih, kelabu serta hitam dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal.

''Meski hampir setiap hari erupsi, status Gunung Bromo tetap waspada (level II). Masyarakat di sekitar Gunung Bromo dan pengunjung, wisatawan serta pendaki agar tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif,'' ungkap Sutopo Purwo Nugroho.

Meski begitu, masyarakat serta wisatawan diimbau tetap mengenakan kacamata maupun masker agar terhindar dari abu vulkanik.

PVMBG akan terus melakukan pemantauan aktivitas vulkanik di Gunung Bromo. Tak hanya itu, BPBD sekitar Gunung Bromo, seperti BPBD Kabupaten Malang, BPBD Pasuruan, BPBD Lumajang, dan BPBD Probolinggo melakukan langkah-langkah antisipasi jika ada peningkatan status.

Abu vulkanis menyembur keluar dari kawah Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (15/3). ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Abu vulkanis menyembur keluar dari kawah Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (15/3). ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Selain itu BPBD juga telah membagikan masker kepada pengunjung Gunung Bromo. Meski mengalami erupsi, aktivitas di sekitar Gunung Bromo tetap berjalan normal seperti biasa.

Sebaran abu vulkanik yang terbilang belum mengganggu jalur penerbangan membuat Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang juga tetap beroperasi secara normal.

Masyarakat, kata Sutopo, tidak perlu takut dengan adanya erupsi Gunung Bromo. Justru dapat menikmati erupsi yang tidak ditemukan di semua gunung.

''Di balik erupsi, sesungguhnya banyak berkah yang ada,'' sebut Sutopo Purwo Nugroho.

Uniknya lagi, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa terjadi aliran permukaan menyerupai sungai yang melintas di Lautan Pasir Bromo.

Hujan yang turun di sebelah barat dari puncak Gunung Bromo daerah Pasuruan mengalir dan meresap ke dalam lautan pasir Bromo.

''Jadi, wisata di Gunung Bromo tetap aman. Jangan takut atau khawatir dengan erupsi. Bromo tetap menawan dan menyimpan penuh kenangan,'' tutup Sutopo Purwo Nugroho.

Namun untuk menjaga kesehatan saat wisata ke Gunung Bromo, jangan sampai lupa untuk membawa kacamata dan masker ya karena banyak debu akibat erupsi!

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS