Kolaborasi IKA, Grab, dan Komnas Perempuan untuk Cegah Kekerasan Seksual

M. Reza Sulaiman, Vessy Dwirika Frizona

Rabu, 24 April 2019 | 19:41 WIB
Kolaborasi IKA, Grab, dan Komnas Perempuan untuk Cegah Kekerasan Seksual
Grab kolaborasi dengan Komnas Perempuan dan IKA demi mencegah kekerasan seksual terhadap penumpang perempuan. (Suara.com/Vessy Dwirika Frizona)

Suara.com - Kolaborasi IKA, Grab, dan Komnas Perempuan untuk Cegah Kekerasan Seksual

Kehadiran layanan transportasi umum tidak dapat dipisahkan dari aktivitas perempuan Indonesia. Sebagian besar perempuan pekerja rutin menggunakan transportasi umum, tak terkecuali transportasi online. Hal ini karena transportasi online dirasa terjangkau sekaligus menawarkan kemudahan.

Maka penting bagi perusahaan aplikasi transportasi online untuk juga memberikan rasa aman bagi penggunanya. Dengan memberikan rasa aman, para penumpang khususnya perempuan akan lebih percaya dan nyaman menggunakan layanan transportasi online yang saat ini telah menjadi salah satu moda transportasi populer di Indonsia.

Hal ini penting mengingat Komnas Perempuan mencatat jumlah laporan kekerasan terhadap perempuan yang selalu naik setiap tahunnya.

Itulah sebabnya, Indonesia untuk Kemanusiaan (IKA), Komnas Perempuan, dan Grab Indonesia berkolaborasi mencegah tindak kekerasan seksual terhadap perempuan di Indonesia. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganann perjajian kerja sama antara Grab Indonesia, IKA, dan Komnas Perempuan berbagai upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan Indonesia.

Kerjasama ini dilakukan dengan mengajak semua lapisan masyarakat khususnya pengguna Grab Indonesia untuk berdonasi melalui poin GrabReward. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung penanganan perempuan korban kekerasan di Indonesia.

Grab kolaborasi dengan Komnas Perempuan dan IKA demi mencegah kekerasan seksual terhadap penumpang perempuan. (Suara.com/Vessy Frizona)
Grab kolaborasi dengan Komnas Perempuan dan IKA demi mencegah kekerasan seksual terhadap penumpang perempuan. (Suara.com/Vessy Dwirika Frizona)

Direktur IKA, Anik Wusari menyatakan sangat mendukung perusahaan transportasi online berkomitmen dalam mencegah kekerasan seksual di jalanan.

"Ini merupakan upaya yang sangat baik dilakukan perusahaan untuk bersama-sama melakukan stop kekerasan seksual terhdap perempuan," ujar Anik saat ditemui Suara.com, Rabu (24/4/2019).

Di tempat yang sama, Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia, menjelaskan tentang Grab yang akan terus mendukung upaya keamanan dan keselamatan perempuan.

baca juga

Komnas Perempuan mencatat bahwa selama ini banyak perempuan mendapatkan kekerasan di rumah hingga di tempat kerja. Maka, dengan memberikan rasa aman di jalanan berarti sudah berkontribusi bagi keamanan perempuan.

"Kami mendukung para perempuan Indonesia untuk mengambil peran di masyarakat dengan membangun platform transportasi yang aman dan nyaman dengan fitur-fitur keselamatan yang terus kami kembangkan," ungkap Neneng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas Perempuan Wujudkan Transportasi Online Aman dari Kekerasan Perempuan

Komnas Perempuan Wujudkan Transportasi Online Aman dari Kekerasan Perempuan

Lifestyle | Rabu, 24 April 2019 | 16:03 WIB

Gojek Jadi Decacorn, Grab Pamer Bisa Raup Investasi Rp 92 Triliun

Gojek Jadi Decacorn, Grab Pamer Bisa Raup Investasi Rp 92 Triliun

Otomotif | Kamis, 11 April 2019 | 16:10 WIB

Viral JusticeForAudrey, Ini 5 Mitos Kekerasan Seksual yang Harus Diketahui

Viral JusticeForAudrey, Ini 5 Mitos Kekerasan Seksual yang Harus Diketahui

Lifestyle | Rabu, 10 April 2019 | 12:00 WIB

Terkini

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:45 WIB

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:43 WIB

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik

Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:39 WIB

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:37 WIB

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:32 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:29 WIB

×