Guyonan Seksis Masih Dibawa Bercanda, Padahal Itu Kekerasan Verbal Lho

Silfa Humairah Utami | Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Rabu, 01 Mei 2019 | 08:20 WIB
Guyonan Seksis Masih Dibawa Bercanda, Padahal Itu Kekerasan Verbal Lho
Ilustrasi asertif terhadap guyonan seksis. (DewiKu.com/Ema Rohimah)

''Tidak semua orang menyadari bahwa guyonan yang dilontarkan berpotensi seksis,'' kata Defirentia One, Program Development Officer dan Staf Peneliti Pusat Pengembangan Sumberdaya untuk Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan Rifka Annisa dikutip dari DewiKu.com.

Kata One, dalam lingkungan masyarakat yang patriarkis, budaya seksis secara tidak sadar memicu orang untuk bertindak diskriminatif, bahkan melakukan kekerasan terhadap jenis kelamin tertentu yang dianggap lebih lemah. Umumnya, perempuan sangat rentan menjadi korban.

''Ketika budaya patriarki masih kuat, guyonan seksis akan dianggap hal biasa. Pelecehan dan kekerasan cenderung diwajarkan, dimaklumi, tidak dianggap penting, bahkan diabaikan,'' ujar One.

One mengatakan, cara berpikir seksis itu berbahaya. Jadi misalnya saat ada perempuan mengalami pelecehan, respon pelaku atau orang di sekitarnya malah menganggap itu hal biasa. Si perempuan malah lebih mungkin disalahkan atas dasar perilaku atau cara berpakaian, termasuk menganggap korban bertindak berlebihan karena melaporkan pelecehan yang dialami.

Dalam hal ini, millenials punya bahasa sederhana tapi sayangnya sudah terlalu sering menyesatkan: baperan. Korban dianggap terlalu emosional dan tidak asik untuk diajak bercanda karena terlalu mudah terbawa perasaan.

Saat korban merasa terancam dan mencoba asertif memprotes tindakan si pelaku, dia cuma bakal 'ditenangkan' dengan mengatakan bahwa itu bukan pelecehan, melainkan hanya bercanda dan kesalahpahaman belaka.

''Apapun kalau sampai menyakiti orang lain dan membuat orang tersebut tidak bisa melangsungkan hidup secara nornal karena tekanan psikis, fisik, atau sosial, dan lainnya, itu sudah masuk ranah kekerasan,'' tegas One.

Belajar asertif terhadap guyonan seksis

Menghadapi orang yang melontarkan guyonan seksis, bisa lewat konfrontrasi langsung dengan menyampaikan protes kepada pelaku. Katakan bahwa ucapan si pelaku tidak pantas, mengganggu, menyakiti, dan merendahkan diri kita. Jika perlu, bilang pada pelaku untuk meminta maaf.

Meski begitu, One pun memahami itu bukan hal mudah. Sering kali ada relasi kuasa yang menjadi penghalang.

''Mungkin kita bisa lebih asertif dan berani bertindak jika yang dihadapi adalah sebaya atau orang yang selasi kuasanya tidak timpang. Namun jika itu atasan, orangtua, atau senior, mungkin kita akan berpikir dua kali saat ingin bertindak,'' tutur One.

Walau demikian, kita juga bisa melatih diri sendiri untuk tetap asertif dan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, termasuk guyonan seksis. Cobalah untuk mengungkapkan keberatan dan ketidaknyamanan yang dirasakan dengan tetap peka terhadap situasi.

Nah, masih ingat dengan si perempuan yang jadi obyek guyonan seksi karena rambutnya masih setengah basah? Ada beberapa kalimat yang menurut One sah-sah saja untuk dikatakan kepada para pelaku. Salah satunya dengan bertanya, ''Bisa dijelaskan apa maksudnya mengatakan hal norak seperti itu?''

Saling menghargai dan berempati

Apakah hanya perempuan yang menjadi obyek guyonan seksis dan pelecehan? Tentu saja tidak. Lelaki juga bisa. Semakin timpang relasi kuasanya, baik itu secara gender, usia, jabatan, status sosial, maupun ekonomi dan lainnya, hampir dipastikan pihak yang lebih rendah posisinya akan menjadi objek paling rentan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Korban Kekerasan dengan Lakukan 7 Hal Ini

Bantu Korban Kekerasan dengan Lakukan 7 Hal Ini

Lifestyle | Senin, 28 Januari 2019 | 11:30 WIB

Ini Penyebab Perempuan Lansia Rentan Alami Kekerasan

Ini Penyebab Perempuan Lansia Rentan Alami Kekerasan

Press Release | Selasa, 11 Desember 2018 | 14:09 WIB

Anak Sering Dimarahi, Kecerdasannya Bisa Turun Lho!

Anak Sering Dimarahi, Kecerdasannya Bisa Turun Lho!

Health | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 10:45 WIB

Terkini

Sentuhan Luna Maya untuk Pendidikan, Hadirkan Ruang Belajar Lebih Layak

Sentuhan Luna Maya untuk Pendidikan, Hadirkan Ruang Belajar Lebih Layak

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 11:29 WIB

5 Rekomendasi Bedak Pixy yang Tahan Lama, Wajah Segar Seharian

5 Rekomendasi Bedak Pixy yang Tahan Lama, Wajah Segar Seharian

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 10:56 WIB

Vigili Paskah Itu Apa? Ini Makna, Rangkaian Ibadah, dan Alasan Digelar Malam Hari

Vigili Paskah Itu Apa? Ini Makna, Rangkaian Ibadah, dan Alasan Digelar Malam Hari

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 10:27 WIB

30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis

30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 10:03 WIB

Kapan Harus Reapply Sunscreen? Ini 7 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Diblend

Kapan Harus Reapply Sunscreen? Ini 7 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Diblend

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 09:15 WIB

9 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Selama April 2026, Belanja Jadi Hemat

9 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Selama April 2026, Belanja Jadi Hemat

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 09:00 WIB

Trend Alert: Kulot Kembali Jadi Andalan, Ini Cara Styling-nya Biar Tetap Modern

Trend Alert: Kulot Kembali Jadi Andalan, Ini Cara Styling-nya Biar Tetap Modern

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

7 Parfum Wanita Isi Ulang yang Wanginya Tahan Lama, Aroma Khas Tercium Jarak Jauh

7 Parfum Wanita Isi Ulang yang Wanginya Tahan Lama, Aroma Khas Tercium Jarak Jauh

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Detoks Alami Pasca-Lebaran: 5 Kombinasi Makanan Sehat agar Nutrisi Terserap Maksimal

Detoks Alami Pasca-Lebaran: 5 Kombinasi Makanan Sehat agar Nutrisi Terserap Maksimal

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 07:42 WIB

6 Parfum Wanita yang Disukai Pria, Wanginya Mengesankan dan Awet

6 Parfum Wanita yang Disukai Pria, Wanginya Mengesankan dan Awet

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 07:38 WIB