Ternyata Biaya Merawat Ketampanan Lelaki Juga Nggak Kalah dari Perempuan

Ade Indra Kusuma

Jum'at, 12 Juli 2019 | 07:10 WIB
Ternyata Biaya Merawat Ketampanan Lelaki Juga Nggak Kalah dari Perempuan
ZAP Clinic resmi luncurkan klinik ketampanan lelaki MEN/O/LOGY [Suara.com/Ade]

Suara.com - Ternyata Biaya Merawat Ketampanan Lelaki Juga Nggak Kalah dari Perempuan.

Perawatan wajah dan kulit tak hanya jadi milik kaum perempuan, para lelaki pun tak boleh luput untuk memperhatikan diri dengan sungguh-sungguh.

Masalahnya kini banyak lelaki yang tidak mengerti bagaimana cara yang baik dan benar untuk merawat diri.

Fadly Sahab, CEO ZAP Clinic menjelaskan, klinik ketampanan lelaki pertama di Indonesia ini bakal banyak membedah mitos seputar perawatan wajah, perawatan kulit dan perawatan rambut para lelaki.

"Perawatan lelaki, dibilang mahal nggak, dibilang murah nggak. PRP untuk rambut dimulai Rp 1 juta, kalau perawatan wajah ada Face Rejuvenation, PRP Photo Facial, Laser Tatto Removal, Infuse Booster, Active Acne Laser, itu mulai dari Rp 499 ribu. Perawatan rambut lelaki kalau dihitung-hitung sama perempuan, perbulannya sama. Cuma bedanya, perempuan lebih sering dateng, nah para lelaki ini nggak," ujarnya saat ditemui Suara.com saat acara launching MEN/O/LOGY by ZAP, Kamis (11/7/2019).

Banyak mitos yang mesti diluruskan bagi lelaki bahwasanya lelaki yang merawat diri disebut tidak maskulin.

ZAP Clinic resmi luncurkan klinik ketampanan lelaki MEN/O/LOGY [Suara.com/Ade]
ZAP Clinic resmi luncurkan klinik ketampanan lelaki MEN/O/LOGY [Suara.com/Ade]

"Merawat diri seperlunya tidak akan pernah mengubah lelaki menjadi perempuan. Memang banyak lelaki yang malas atau canggung merawat diri karena takut terlihat terlalu feminin. Padahal, itu menjadikan ia lebih gentleman," beber Fadly.

"Masa ceweknya udah cakep, cowoknya buluk?,” timpal dokter Tompi.  

Fadly menuturkan bahwa setidaknya lelaki harus tahu cara membersihkan dan melindungi kulit wajah. Gunakan tabir surya setiap hari agar terlindungi dari bahaya sengatan matahari. Jangan lupa pula gunakan pelembab untuk memberi nutrisi pada kulit. Selepas beraktivitas, gunakan face wash sesuai dengan tipe kulit wajah dan lakukanlah exfoliate dengan face scrub sekitar dua kali seminggu. 

baca juga

Diakui Fadly, beberapa treatment yang biasa perempuan lakukan itu juga ada dan bisa dilakukan pada lelaki.

"Cuma ada treatment yang kita nggak jual di sini, yaitu hair removal. Karna kita pikir nggak ada juga lelaki yang mau membersihkan rambut di bagian tubuh," tukasnya.

Lalu bagaimana strategi MEN/O/LOGY by ZAP ini menarik lelaki untuk perawatan?

"Saat ini adalah lewat pasangannya. Perempuan yang datang ke klinik lalu melihat ada klinik khusus lelaki, nah mereka biasa bawa pasangannya ke tempat kita, yang tempatnya juga berdampingan kok," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bams eks Samsons Pastikan Lelaki Tulen Juga Perlu Perawatan Wajah

Bams eks Samsons Pastikan Lelaki Tulen Juga Perlu Perawatan Wajah

Lifestyle | Kamis, 11 Juli 2019 | 19:20 WIB

ZAP Resmi Merilis MEN/O/LOGY, Klinik Ketampanan Lelaki Pertama di Indonesia

ZAP Resmi Merilis MEN/O/LOGY, Klinik Ketampanan Lelaki Pertama di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 11 Juli 2019 | 17:04 WIB

Pakai Topi Sebabkan Kebotakan, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter Tompi

Pakai Topi Sebabkan Kebotakan, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter Tompi

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019 | 08:30 WIB

Terkini

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:45 WIB

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:43 WIB

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik

Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:39 WIB

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:37 WIB

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:32 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:29 WIB

×