Pertama di Jogja, Event Seni Rupa Kontemporer Odyssey Hadir di ARTOTEL

Jum'at, 26 Juli 2019 | 20:33 WIB
Pertama di Jogja, Event Seni Rupa Kontemporer Odyssey Hadir di ARTOTEL
Event Seni Rupa dan Musik Odyssey di ARTOTEL Jogja (Suara.com/Amertiya)

Suara.com - Menjelang pertengahan tahun, kota Yogyakarta senantiasa diramaikan oleh aneka pagelaran festival seni dan budaya.

Di tanggal 26 Juli 2019 ini, sebuah event seni rupa kontemporer bertajuk Odyssey pun ikut datang meramaikan geliat seni di kota Yogyakarta.

Bertempat di Hotel ARTOTEL, konferensi pers untuk Odyssey digelar sekitar pukul 16.00 WIB dilanjutkan dengan pembukaan pameran.

Odyssey sendiri merupakan event seni rupa yang mungkin belum terlalu akrab di kalangan warga Jogja.

Wajar, hal ini dikarenakan Odyssey merupakan serangkaian event seni rupa yang menyambangi beberapa kota sekaligus. Sebelumnya, Odyssey pun sempat mampir ke Bandung.

Menurut Kusnadi, General Manager dari ARTOTEL Yogyakarta, event Odyssey ini dianggap cocok dengan rangkaian event-event seni lain yang diselenggarakan di hotel tersebut.

Event Seni Rupa dan Musik Odyssey di ARTOTEL Jogja (Suara.com/Amertiya)
Event Seni Rupa dan Musik Odyssey di ARTOTEL Jogja (Suara.com/Amertiya)

"Banyak event-event yang berbau seni, lukisan di sini. Tapi di awal tahun 2018 sudah mulai banyak proyek yang berbau musik. Odyssey ini merupakan perpaduan antara seni dan musik, jadi pas banget berjalan," ujar Kusnadi perihal penyelenggaraan Odyssey di ARTOTEL.

Ya, bukan pameran seni rupa biasa, Odyssey juga menyajikan pertunjukan musik hingga tengah malam yang bisa dinikmati secara gratis.

Sementara, seniman seni rupa kontemporer yang dihadirkan adalah Theresia Agustina Sitompul, seorang dosen di ISI Solo sekaligus seniman yang berfokus di printmaking.

Baca Juga: Sambangi Yogyakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani Resmikan ARTJOG MMXIX

Prinsip printmaking ini lantas dikembangkan menjadi sebuah topik yang berjudul "Amygdala: Print & Things".

"Printmaking itu adalah seni grafis. Mungkin banyak orang yang kurang paham dan selalu menganggap seni grafis itu desain komunikasi visual. Padahal seni grafis itu moyangnya desain komunikasi visual," jelas Theresia Agustina atau Tere.

Sementara soal tema Amygdala, Tere menjelaskan alasannya di balik pemilihan kata tersebut.

"Itu adalah bagian dari otak kita yang kecil sekali, di mana itu untuk survive. Ada rasa takut, mengatur emosi dan sebagainya. Ini pas menurut saya kalau untuk seniman," ujarnya.

Beberapa media yang dipilih untuk pameran ini sendiri adalah kain kasa, plat, kuningan, hingga kain.

Benda-benda tersebut normalnya digunakan dalam proses pembuatan, namun kali ini, Tere memilih untuk memajangnya sebagai seni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI