Ini Kronologi Pesawat Jatuh di Kazakhstan Menurut Penumpang yang Selamat

Angga Roni Priambodo | Amertiya Saraswati | Suara.com

Kamis, 02 Januari 2020 | 19:01 WIB
Ini Kronologi Pesawat Jatuh di Kazakhstan Menurut Penumpang yang Selamat
Ilustrasi pesawat jatuh. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah insiden tragis yang melibatkan pesawat berpenumpang 98 orang terjadi di Kazakhstan pada 27 Desember 2019 lalu.

Pesawat milik maskapai Bek Air dengan jenis Fokker 100 tersebut diketahui tengah terbang dari Almaty menuju Nur-Sultan, ibukota Kazakhstan.

Melansir dari laman Euronews, pesawat maskapai Bek Air tersebut mengudara pukul 07.21 waktu setempat dan menghilang dari radar satu menit setelahnya.

Tak lama kemudian, pesawat tersebut menabrak bangunan dua lantai dan jatuh. Dari 98 orang yang ada, total ada 12 orang meninggal sementara 54 orang luka-luka dilarikan ke rumah sakit.

Pasca kecelakaan, salah satu penumpang selamat yang bernama Aslan Nazaraliyev pun membagikan kronologi pesawat jatuh tersebut.

Pesawat Maskapai Bek Air Jatuh di Kazakhstan (youtube.com/QR IM Tótenshe jadalar komtet)
Pesawat Maskapai Bek Air Jatuh di Kazakhstan (youtube.com/QR IM Tótenshe jadalar komtet)

Menurutnya, atap pesawat terasa seperti menyusut segera setelah pesawat Fokker 100 tersebut menabrak dinding.

"Sayap kiri tersentak begitu keras, aku menyadari itu dan kemudian yang kanan juga. Dan pesawat mulai bergoyang seperti kapal," kisahnya.

Selain itu, Aslan Nazaraliyev juga menyebutkan bahwa pesawat mulai bergetar dua menit setelah lepas landas.

"Pesawat melanjutkan untuk menaikkan ketinggian, bergoyang cukup parah, dan bergerak turun."

"Pesawat lalu bergetar sangat parah," lanjutnya. "Rasanya seperti mimpi buruk di dalam. Aku memasukkan ponselku ke dalam kantong dan mengencangkan sabuk pengaman. Pesawat lalu miring ke depan. Sudah jelas kami akan jatuh menabrak."

"Tabrakan itu sangat keras dan lampu mati. Beberapa hidup, beberapa tidak. Seseorang berteriak jika kami harus keluar dari sisi kanan. Di sebelah kananku, ada seseorang. Sepertinya dia membuka pintu darurat. Kami keluar dari sana menuju sayap pesawat," tambah Aslan.

Pesawat Maskapai Bek Air Jatuh di Kazakhstan (facebook.com/alaportofficial)
Pesawat Maskapai Bek Air Jatuh di Kazakhstan (facebook.com/alaportofficial)

Tak cuma mengalami kecelakaan, beberapa penumpang yang keluar lewat pintu darurat dan sayap pesawat pun sempat tergelincir karena es.

Hal ini disebabkan adanya es yang melapisi ermukaan sayap pesawat meski pihak berwenang menyebutkan jika es itu sudah dicairkan sebelum lepas landas.

Sementara, mayoritas penumpang yang meninggal dunia dikabarkan adalah penumpang yang duduk di bagian depan pesawat.

Bek Air sendiri adalah maskapai VIP yang ditujukan untuk komunitas bisnis dan didirikan di tahun 1999 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditagih Biaya Bagasi Sampai Rp 55 Juta, Seorang Nenek Menangis di Pesawat

Ditagih Biaya Bagasi Sampai Rp 55 Juta, Seorang Nenek Menangis di Pesawat

News | Rabu, 01 Januari 2020 | 18:00 WIB

Bandara Adisutjipto Mulai Alami Penurunan Extra Flight di Libur Nataru

Bandara Adisutjipto Mulai Alami Penurunan Extra Flight di Libur Nataru

Jogja | Selasa, 31 Desember 2019 | 12:01 WIB

Liburan Penumpang Meningkat, 2 Bandara DIY Siapkan Puluhan Personel Posko

Liburan Penumpang Meningkat, 2 Bandara DIY Siapkan Puluhan Personel Posko

Jogja | Minggu, 22 Desember 2019 | 12:21 WIB

Terkini

Silsilah Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Masud, Kakak hingga Istri Punya Jabatan Mentereng

Silsilah Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Masud, Kakak hingga Istri Punya Jabatan Mentereng

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 16:12 WIB

Urutan Skincare Double Cleansing yang Benar Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produknya

Urutan Skincare Double Cleansing yang Benar Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 15:20 WIB

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Acne Prone Skin, Ringan dan Gak Bikin Breakout

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Acne Prone Skin, Ringan dan Gak Bikin Breakout

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 15:06 WIB

5 Rekomendasi Kaos Kaki Lari Anti Lecet, Olahraga Makin Aman dan Nyaman

5 Rekomendasi Kaos Kaki Lari Anti Lecet, Olahraga Makin Aman dan Nyaman

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 15:05 WIB

Apa Bedanya Melasma dan Flek Hitam? Ini 4 Sunscreen yang Efektif Menyamarkan

Apa Bedanya Melasma dan Flek Hitam? Ini 4 Sunscreen yang Efektif Menyamarkan

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 15:05 WIB

5 Sepatu Running Lokal Senyaman Puma untuk Daily Trainer, Ada yang Carbon Plate

5 Sepatu Running Lokal Senyaman Puma untuk Daily Trainer, Ada yang Carbon Plate

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 14:51 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tidak Mau Berputar? Ini 7 Cara Mengecek Sebelum Panggil Teknisi

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tidak Mau Berputar? Ini 7 Cara Mengecek Sebelum Panggil Teknisi

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 14:38 WIB

5 Rekomendasi Bedak Translucent Powder, Bye Wajah Kilap dan Pori Besar

5 Rekomendasi Bedak Translucent Powder, Bye Wajah Kilap dan Pori Besar

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 14:34 WIB

Eco-Anxiety di Kalangan Gen Z Meningkat, Ancaman atau Justru Pemicu Aksi Lingkungan?

Eco-Anxiety di Kalangan Gen Z Meningkat, Ancaman atau Justru Pemicu Aksi Lingkungan?

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 14:15 WIB

6,9 Ton Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Jakarta: Mengapa Spesies Ini Jadi Ancaman Serius?

6,9 Ton Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Jakarta: Mengapa Spesies Ini Jadi Ancaman Serius?

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 14:15 WIB