Jadi Tren Rias Alis, Ketahui Efek Samping Microshading Brow

Rima Sekarani Imamun Nissa, Kintan Sekarwangi

Jum'at, 17 Januari 2020 | 16:07 WIB
Jadi Tren Rias Alis, Ketahui Efek Samping Microshading Brow
Ilustrasi Alis Tebal. (Shutterstock)

Suara.com - Microshading brow merupakan salah satu tren rias alis yang sedang naik daun sekarang. Tak heran, hal itu karena mempunyai alis yang tebal dan rapi menjadi salah satu favorit penampilan banyak wanita

Apa yang membuat microshading brow menjadi tren rias alis? Karena teknik tersebut menciptakan hasil riasan alis yang hampir sempurna.

Dilansir dari laman Harpers Bazaar, microshading tidak membuat alis di dalam sulam garis penuh di sepanjang garis alis tetapi lebih mengarah pada 'bayangan' di area yang jarang.

"Daripada menciptakan ilusi rambut individu, microshading mengisi seluruh alis dengan pigmentasi ringan melalui penggunaan jarum berujung halus," jelas Akram, ahli kecantikan selebriti di Washington D.C.

"Hasilnya tidak akan tampak seperti rambut alis individu, melainkan bayangan yang lebih menyerupai pensil atau pomade brow dengan produk makeup," lanjutnya.

Ilustrasi alis. (Unsplash/Garin C)
Ilustrasi alis. (Unsplash/Garin C)

Namun di sisi lain, setiap tindakan kecantikan pasti ada efek sampingnya tersendiri. Hal yang perlu kamu lakukan pertama adalah melakukan riset tentang microshading.

Selanjutnya, pilih ahli alis yang bersertifikat dan terpercaya. "Beberapa orang telah merasakan ada rasa sakit yang lebih sedikit dari microblading karena teknik sulam titik-titik," kata Akram.

"Dibandingkan goresan alat sulam yang lebih panjang. Ini jauh lebih baik untuk orang yang memiliki jenis kulit sensitif," lanjutnya.

Ilustrasi alis. (Unsplash/Angelos M)
Ilustrasi alis. (Unsplash/Angelos M)

"Kami menyarankan semua klien untuk terus membersihkan rambut alis yang tidak teratur dengan teknik threading," saran dari Garel-Portes, seorang seniman alis dari Color Lab New York.

baca juga

"Hindari waxing karena cenderung dapat menghilangkan sel-sel kulit dan membuat warna alis memudar lebih cepat," lanjutnya.

"Pastikan untuk menggunakan SPF dan hindari proses eksfoliator kulit yang mendorong pergantian sel pada area alis" tutup Garel-Portes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Tren Kreasi Matcha untuk Konsumsi Casual hingga Komersial, Apa Aja?

7 Tren Kreasi Matcha untuk Konsumsi Casual hingga Komersial, Apa Aja?

Lifestyle | Kamis, 16 Januari 2020 | 13:00 WIB

4 Tren Fesyen 2020 Ini Diprediksi Jadi Favorit Keluarga Kerajaan Inggris

4 Tren Fesyen 2020 Ini Diprediksi Jadi Favorit Keluarga Kerajaan Inggris

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:26 WIB

Semakin Diminati, Ini Tren Diet Sehat 2020

Semakin Diminati, Ini Tren Diet Sehat 2020

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 12:43 WIB

Susu Kecoak Diprediksi Jadi Tren Gaya Hidup Sehat, Apa Sih Istimewanya?

Susu Kecoak Diprediksi Jadi Tren Gaya Hidup Sehat, Apa Sih Istimewanya?

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 12:16 WIB

Terkini

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×