Pengumuman Kehamilan, Meghan Markle Sempat Buat Pangeran Harry Malu?

Silfa Humairah Utami, Amertiya Saraswati

Rabu, 01 Juli 2020 | 13:30 WIB
Pengumuman Kehamilan, Meghan Markle Sempat Buat Pangeran Harry Malu?
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (AFP)

Suara.com - Lika-liku kehidupan Pangeran Harry dan Meghan Markle selama masih bergabung dengan anggota keluarga kerajaan Inggris kembali mendapat sorotan.

Kali ini, sebuah buku mengklaim jika Meghan Markle telah membuat Pangeran Harry malu setelah mengumumkan kehamilan pertamanya pada 2018 silam.

Disadur dari laman Daily Mail, buku Royals At War tersebut ditulis oleh jurnalis investigatif Dylan Howard dan Andy Tillett.

Dalam buku tersebut, Meghan disebut telah membuat Harry malu karena mengumumkan kehamilan pertamanya bersamaan dengan perayaan upacara pernikahan Putri Eugenie dan Jack Brooksbank.

Tidak hanya itu, pengumuman kehamilan Meghan Markle diklaim telah membuat ibu Putri Eugenie marah besar karena dianggap tidak sopan.

"Meghan membuat kesalahan saat berpikir bahwa itu adalah momen ideal untuk mengumumkan bahwa dia dan Harry tengah menantikan anak pertama," tulis buku tersebut.

"Ini adalah kesalahan sosial yang besar, bahkan ketika kamu bukan anggota kerajaan, dengan mencuri perhatian dari Eugenie dan ibunya, Sarah."

Meghan markle dipastikan hamil [twitter @kensingtonroyal]
Meghan markle dipastikan hamil [twitter @kensingtonroyal]

Akibat insiden ini, Meghan diklaim telah membuat Pangeran Harry merasa malu.

Pengumuman kehamilan pertama Meghan Markle sendiri diungkap ke publik pada 15 Oktober 2018 saat keduanya berkunjung ke Australia dan Selandia Baru.

baca juga

Saat itu, keduanya sudah dikritik karena mengumumkan kehamilan Meghan hanya beberapa hari setelah pernikahan Putri Eugenie.

Namun, buku Royals At War menyebutkan jika Meghan dan Harry sebenarnya sudah memberitahu anggota keluarga kerajaan saat pernikahan Putri Eugenie, yaitu pada tanggal 12 Oktober 2018.

Putri Eugenie menikah Jumat (12/10/2018). (AFP)
Putri Eugenie menikah Jumat (12/10/2018). (AFP)

Sebaliknya, sumber lain mengatakan jika Meghan dan Harry sama sekali tidak membuat pengumuman kehamilan di saat pernikahan Putri Eugenie.

Alih-alih, anggota keluarga kerajaan sudah tahu soal kehamilan Meghan Markle sebelum upacara pernikahan berlangsung.

Sehingga, saat Meghan dan Harry muncul di pernikahan Putri Eugenie, anggota keluarga kerajaan lainnya hanya memberikan ucapan selamat.

Di sisi lain, cuitan Sarah Ferguson selaku ibu Putri Eugenie juga menarik perhatian.

Pasalnya, Sarah Ferguson terlihat mengucapkan terima kasih pada desainer gaun pernikahan Putri Eugenie pada tanggal 15 Oktober 2018. Namun, dirinya sama sekali tidak memberikan ucapan selamat kepada Harry dan Meghan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran William Ketakutan Saat Pangeran Harry Ungkap Fakta Ini ke Publik

Pangeran William Ketakutan Saat Pangeran Harry Ungkap Fakta Ini ke Publik

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2020 | 18:45 WIB

Diskon Besar-besaran, Alas Kaki Favorit Meghan Markle Ini Laku Keras

Diskon Besar-besaran, Alas Kaki Favorit Meghan Markle Ini Laku Keras

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2020 | 16:05 WIB

Harry dan Meghan Siap Lepas Gelar The Duke and Duchess of Sussex, Benarkah?

Harry dan Meghan Siap Lepas Gelar The Duke and Duchess of Sussex, Benarkah?

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2020 | 11:15 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×