Masih Pandemi, Dokter Imbau Masyarakat Bawa New Normal Kit Saat Bepergian

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:19 WIB
Masih Pandemi, Dokter Imbau Masyarakat Bawa New Normal Kit Saat Bepergian

Suara.com - Masker telah menjadi kebutuhan wajib untuk dipakai dalam aktivitas sehari-hari sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Badan kesehatan dunia -- WHO telah menganjurkan agar penggunaan masker kain sebaiknya diganti setiap 4 jam sekali atau ketika sudah terasa basah. 

Itu juga mengapa sangat dianjurkan untuk membawa masker cadangan saat bepergian.

Tapi ingat, tidak sekadar memasukannya ke dalam tas, membawa masker cadangan saat bepergian juga harus dilakukan dengan benar. Tujuannya adalah, agar masker bekas pakai yang disimpan dalam tas tidak menjadi sumber penularan. 

Dokter umum di RS Family Medical Center Bogor dr. Alfi Auliya Rachman menyarankan untuk memiliki new normal kit untuk menyimpan masker. 

"Idealnya punya dua new normal kit. Satu untuk masker habis pakai, satu lagi buat yang masih baru," kata dokter Alfi dalam webinar bersama Uniqlo, Rabu (21/10/2020). 

Ia menyarankan, masker yang belum dipakai bisa dilapisi dengan tisu atau kain bersih saat disimpan dalam kit, agar tidak terkontaminasi dengan barang lain di dalam tas. "Kalau gak pakai kit nanti kecampur (maskernya), sudah dipakai atau belum ya," katanya. 

Menurut Alfi, memakai masker di area publik tidak hanya bisa mencegah diri dari penularan virus corona tetapi juga risiko paparan bakteri atau penyakit saluran napas lainnya.

Sesuai anjuran WHO, Alfi mengingatkan untuk memakai masker kain berbahan tiga lapis agar memproteksi virus dan bakteri secara optimal. 

baca juga

"Harus benar-benar pakai masker sepanjang hari. Apalagi kalau akan bertemu kerumunan. Caranya harus pastikan masker baru, bersih tidak ada bocor. Pastikan tangan bersih, pastikan hanya memegang tali dan jangan menyentuh bagian depan dan belakang. Harus terprotect bagian hidung dan mulut," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Bandung Tes Usap Seribu Lebih Nakes, 42 Positif Covid-19

Pemkot Bandung Tes Usap Seribu Lebih Nakes, 42 Positif Covid-19

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:48 WIB

Sri Mulyani: Teknologi Selamatkan Orang Banyak di Tengah Pandemi

Sri Mulyani: Teknologi Selamatkan Orang Banyak di Tengah Pandemi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:47 WIB

Harga Vaksin Covid-19 Rp 200 Ribu, Bio Farma: Harga yang Wajar

Harga Vaksin Covid-19 Rp 200 Ribu, Bio Farma: Harga yang Wajar

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

×