Membaca Selera Pasar, Industri Fesyen Mulai Bangkit di Tengah Pandemi

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 06 Desember 2020 | 09:05 WIB
Membaca Selera Pasar, Industri Fesyen Mulai Bangkit di Tengah Pandemi
Koleksi Cottonology. (Dok. Cottonology)

Suara.com - Di masa pandemi Covid-19, pelaku industri fesyen yang sebelumnya gagap beradaptasi dengan perubahan drastis gaya hidup masyarakat, kini dipaksa harus mulai bangkit dan berinovasi.

Di Bandung, misalnya, pelaku fesyen lokal pemilik Cottonology, Carolina Danella Laksono, menuturkan kini permintaan pasar untuk busana rumahan sudah mulai meningkat, dan membuat industri fesyen di kota kembang kembali menggeliat.

“Kami telah membuka konter di empat departement store dan satu toko tahun ini. Setelah beberapa bulan pertumbuhan bisnis terkoreksi karena korona, di kuartal keempat 2020 ini sudah mulai kembali ke titik normal. Bahkan prediksi kami akan melebihi dari kuartal yang sama tahun lalu,” ujar Carolina berdasarkan keterangan tertulis yang diterima suara.com, Minggu (6/12/2020).

Pembukaan 5 gerai ini, pada akhirnya membuat kebutuhan sumber daya manusia untuk memproduksi busana meningkat. Hal ini membuat Cottonology berhasil membuka lapangan pekerjaan, di saat angka pengangguran semakin meningkat akibat pandemi.

Koleksi Cottonology. (Dok. Cottonology)
Koleksi Cottonology. (Dok. Cottonology)

“Di kuartal ini kami menambah jumlah karyawan sebanyak 25 persen dari kuartal pertama saat pertama kali pandemi ini masuk ke Indonesia. Tentu ini adalah sesuatu yang sangat kami syukuri karena bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” ungkap Carolina.

Tidak perlu mencari yang jauh, karyawan yang direkrut adalah warga sekitar pabrik produksi Cottonology. Hal ini sejalan dengan niat awal perempuan yang akrab disapa Olin itu saat membuka usahanya, yaitu bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Bagian produksi dan bagian sales counter mayoritas kami rekrut dari masyarakat sekitar. Bahkan di bagian produksi pun ada ketua RT,” tuturnya.

Hanya saja, Olin mengatakan, khusus untuk desainer memang dicari mereka yang berpengalaman dan memiliki keahlian di bidang tersebut. Hal ini disebabkan karena Cottonology ingin memproduksi fesyen dengan motif yang disukai pasar.

“Dari sisi bahan dan motif, tentu yang lebih paham adalah mereka yang telah lama berkecimpung di industri ini. Koleksi terbaru kami seperti kemeja tie dye misalnya, pilihan bahan rayon yang licin tentu ada dasarnya," ungkapnya.

baca juga

"Kemeja ini bisa dipakai untuk acara resmi maupun untuk baju tidur. Kolaborasi antara tim desainer dan tim riset pasar kami menghasilkan produk seperti ini," lanjut Olin.

Konsep kemeja tie dye ini, jika diperhatikan, kini semakin eksis di media sosial lantaran banyak digunakan para publik figur, artis, hingga influencer.

Mereka banyak menggunakan busana atasan dan bawahan senada, yang bisa digunakan untuk berkegiatan santai di luar rumah, maupun nyaman jika juga digunakan untuk tidur.

Tidak hanya itu, tingginya minat terhadap pakaian yang bisa 'memanipulasi penampilan' juga ditangkap baik oleh Cottonology. Kata Olin, banyak sekali perempuan yang ingin terlihat kurus namun dengan pakaian yang nyaman.

“Karena itulah baru-baru ini kami meluncurkan koleksi pakaian wanita yang ukurannya dibuat untuk membentuk badan terlihat lebih kurus,” ujar perempuan lulusan University of California, Berkeley ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Kesehatan, Ini 7 Dampak Corona Covid-19 pada Industri Fesyen

Tak Cuma Kesehatan, Ini 7 Dampak Corona Covid-19 pada Industri Fesyen

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2020 | 20:35 WIB

Menaker : Pakaian Daerah Jadi Potensi Indonesia Kembangkan Industri Fesyen

Menaker : Pakaian Daerah Jadi Potensi Indonesia Kembangkan Industri Fesyen

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 09:32 WIB

Hindari Limbah Kain, Industri Fesyen Kini Lirik Bahan Ramah Lingkungan

Hindari Limbah Kain, Industri Fesyen Kini Lirik Bahan Ramah Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 20:57 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×