Pandemi Diprediksi Ubah Dunia Bisnis dan Pekerjaan di Masa Depan

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 09 Maret 2021 | 16:09 WIB
Pandemi Diprediksi Ubah Dunia Bisnis dan Pekerjaan di Masa Depan
Ilustrasi Bekerja (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Menurut akuntan profesional dalam webinar ICAEW-AFA Bitesize Webinar on the Future of Work pada 22 Februari lalu, dunia pekerjaan akan terus berubah terutama setelah pandemi COVID-19.

Mark Billington, Direktur Regional ICAEW, Greater China dan Asia Tenggara mengatakan kehidupan pekerjaan maupun bisnis akan berbeda di masa depan dibanding masa sebelum pandemi.

“Meskipun bekerja secara jarak jauh telah membawa beberapa dampak positif seperti upaya digitalisasi organisasi dan pengaturan kerja yang fleksibel bagi karyawan, bisnis dan perusahaan perlu mempertimbangkan manfaat ini secara bersamaan, dengan tantangan yang turut hadir dalam jangka panjang terutama area interaksi tatap muka yang memegang peranan penting,” ungkap Mark Billington, dari keterangan pers yang diterima Suara, Selasa (9/3/2021).

Ia juga mengatakan, perlunya lebih banyak inisiatif pendampingan, bimbingan, dan pelatihan formal untuk talenta baru, serta cara baru untuk terlibat secara virtual baik secara internal maupun eksternal.

“Penting untuk diingat bahwa organisasi adalah tentang manusia, dan kesuksesan serta kesejahteraan keduanya saling terkait,” jelasnya.

Selain itu, dampak positif pada kehidupan pekerja adalah akselerasi dalam transformasi digital sebesar 87 persen, jam kerja fleksibel sebesar 74 persen, dan peningkatan kerja jarak jauh sebesar 66 persen.

Namun, responden juga menyoroti tantangan signifikan dalam menghadapi pengaturan kerja baru, seperti kesulitan melibatkan klien baru dan membangun hubungan sebesar 61 persen, menjaga moral staf 57 persen, dan mempertahankan klien sebesar 54 persen.

"Di tengah realitas jarak jauh dan lanskap bisnis yang berkembang pesat, penting bagi akuntan untuk bertindak sebagai penasihat terpercaya dan berfungsi sebagai kekuatan untuk kebaikan, dengan memandu bisnis dan organisasi tentang cara menavigasi fase normal baru,” ungkap Aucky Pratama, Direktur Eksekutif, AFA.

Menurut hasil survei internasional, survei ini menemukan lebih dari sembilan dari sepuluh responden bahwa kehidupan pekerjaan akan terlihat berbeda setelah pandemi, yaitu sekisar 92 persen.

baca juga

Sementara hampir delapan dari sepuluh responden menyatakan, pekerjaan mereka berpengaruh pada pandemi sekisar 79 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Pandemi Covid-19, Transaksi BUMDes Payang Sejahtera Capai Rp 7 Miliar

Meski Pandemi Covid-19, Transaksi BUMDes Payang Sejahtera Capai Rp 7 Miliar

Kaltim | Selasa, 09 Maret 2021 | 14:35 WIB

Dalih Pemulihan Ekonomi, Airlangga Minta Rakyat Rajin Belanja saat Pandemi

Dalih Pemulihan Ekonomi, Airlangga Minta Rakyat Rajin Belanja saat Pandemi

News | Selasa, 09 Maret 2021 | 13:44 WIB

Pasar Diprediksi Lebih Stabil, Mazda Siapkan Jajaran Produk Baru

Pasar Diprediksi Lebih Stabil, Mazda Siapkan Jajaran Produk Baru

Otomotif | Selasa, 09 Maret 2021 | 13:32 WIB

Terkini

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

Siapa Bima Setiawan? Adik Eks Kepala BNPB yang Tilap Dana Bantuan untuk Borong Saham

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Perbedaan Flek Hitam Akibat Matahari Vs Bekas Jerawat pada Usia 30 Tahun: Warna Hingga Tekstur

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:35 WIB

×