Ini Alasan Kenapa Stres Sebabkan Rambut Rontok, Bisa Tumbuh Lagi?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 06 April 2021 | 15:10 WIB
Ini Alasan Kenapa Stres Sebabkan Rambut Rontok, Bisa Tumbuh Lagi?
Ilustrasi kebotakan atau rambut rontok. (shutterstock)

Suara.com - Banyak orang mungkin telah menyadari bahwa stres kronis dapat menyebabkan rambut rontok. Tetapi kenapa hal itu bisa terjadi? Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas Harvard, coba mencari keterkaitan stres dengan rambut rontok.

Hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature itu tertulis bahwa hormon stres menjaga sel induk folikel rambut dalam fase istirahat. Artinya, pertumbuhan rambut baru juga akan tertahan dan lebih lambat dari biasanya.

Peneliti menjelaskan, rambut memiliki tiga tahap pertumbuhan yakni, pertumbuhan, istirahat, dan degenerasi.

Pada tahap pertama, sel-sel folikel diaktifkan dan rambut terus diproduksi. Kedua, rambut tetap dalam keadaan istirahat tetapi masih dapat rontok. Pada tahap terakhir, degenerasi atau rambut rontok. 

Ilustrasi

"Selama fase istirahat, sel punca diam dan rambut rontok lebih mudah. Rambut rontok dapat terjadi jika rambut rontok dan sel punca tetap diam tanpa meregenerasi jaringan baru," jelas dalam jurnal tersebut.

Para peneliti secara khusus mengamati kelenjar adrenal, yang menghasilkan hormon stres yang disebut kortikosteron, dan kaitannya dengan rambut rontok pada tikus. Kortikosteron pada tikus dianggap setara dengan hormon stres kortisol yang diproduksi pada tubuh manusia.

Para peneliti melakukan pembedahan kelenjar adrenal dari tikus dalam penelitian tersebut. Kemudian, mereka menemukan bahwa folikel rambut pada tikus dengan kelenjar adrenal yang diangkat memiliki fase istirahat yang lebih pendek tetapi lebih sering memasuki fase pertumbuhan. 

Ketika peneliti memberikan kortikosteron pada tikus, pertumbuhan rambut melambat. Selama sembilan minggu, para peneliti juga memberikan kortikosteron pada tikus yang kelenjar adrenalnya masih utuh.

Mereka mengamati bahwa tikus-tikus ini mengalami peningkatan kadar kortikosteron serta penurunan pertumbuhan rambut. Temuan lainnya, bahwa folikel rambut tikus tetap dalam fase istirahat untuk waktu yang lebih lama dari biasanya. 

baca juga

"Kejutan yang nyata datang saat kita menghabiskan hormon stres. Dalam kondisi normal, regenerasi folikel rambut melambat seiring waktu, fase istirahat menjadi lebih lama seiring bertambahnya usia hewan."

"Tapi ketika kita menghilangkan hormon stres dalam kondisi normal tanpa tekanan, fase istirahat sel induk menjadi sangat pendek dan tikus terus-menerus memasuki fase pertumbuhan untuk meregenerasi folikel rambut dan rambut baru sepanjang hidup mereka, bahkan ketika mereka tua," jelas Ya-Chieh Hsu, Profesor Asosiasi Sel Punca dan Biologi Regeneratif dari Alvin dan Esta Star di Harvard dikutip dari Fox News.

Para peneliti mencukur tikus yang kelenjar adrenalnya telah diangkat. Sembilan belas hari kemudian, bulu mereka tumbuh kembali sepenuhnya, sedangkan tikus yang kelenjar adrenalnya tidak diangkat dan dicukur sebagian besar masih botak. 

"Jadi, bahkan tingkat dasar dari hormon stres yang biasanya bersirkulasi di dalam tubuh merupakan pengatur penting dari fase istirahat."

"Pada dasarnya, stres hanya meningkatkan kelenjar adrenal yang sudah ada, membuatnya semakin sulit bagi sel induk folikel rambut untuk memasuki fase pertumbuhan untuk meregenerasi folikel rambut baru," jelas Hsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Pewarna Rambut Murah, Wajah Perempuan Ini Jadi Bengkak dan Memar

Pakai Pewarna Rambut Murah, Wajah Perempuan Ini Jadi Bengkak dan Memar

Health | Selasa, 06 April 2021 | 13:55 WIB

Turunkan Hormon Stres, Konsumsi 5 Makanan Kaya Vitamin C Berikut

Turunkan Hormon Stres, Konsumsi 5 Makanan Kaya Vitamin C Berikut

Health | Selasa, 06 April 2021 | 14:18 WIB

Potongan Rambut Zonk Jadi 'Herjedot Ali', Dosen Geleng-geleng Lihat Jokowi

Potongan Rambut Zonk Jadi 'Herjedot Ali', Dosen Geleng-geleng Lihat Jokowi

Hits | Selasa, 06 April 2021 | 07:14 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×