Gawat! Kelompok Pemeras Nyamar Pakai Payudara Palsu, Korbannya Dokter Hingga PNS

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Jum'at, 28 Mei 2021 | 17:50 WIB
Gawat! Kelompok Pemeras Nyamar Pakai Payudara Palsu, Korbannya Dokter Hingga PNS
Ilustrasi payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Modus tindak pidana pemerasan kini semakin liar. Di China, kelompok pemeras yang menyamar menjadi perempuan dan menggunakan payudara palsu tengah menajadi sorotan khusus.

Ya, polisi di China baru-baru ini mengeluarkan peringatan tentang "wanita palsu" yang menggunakan prostesis payudara silikon yang tampak realistis, untuk mengelabui lelaki agar melepaskan pakaian mereka selama obrolan online dan kemudian memeras mereka dengan rekaman tersebut.

Menurut laporan baru-baru ini, seperri yang dilansir Oddity Central, kelompok ini menggunakan alat-alat sederhana seperti payudara silikon dan riasan untuk berpose sebagai wanita online sehingga banyak yang tertipu dengan penyamaran mereka.

Polisi China melaporkan bahwa gerombolan penjahat itu akan menargetkan profesional seperti dokter, guru, atau pegawai negeri, dan mendekati mereka di media sosial dengan menyamar sebagai wanita yang menarik.

Kemudian, setelah mendapatkan kepercayaan, mereka akan meyakinkan korbannya untuk melepas pakaian dan mengobrol sambil telanjang. Para penipu kemudian akan mendorong korban mereka mengunduh aplikasi untuk melihat video mereka telanjang, untuk mendapatkan akses ke nomor telepon dan kontak mereka.

Mereka kemudian akan melanjutkan untuk memeras para korban dengan sejumlah uang yang bedar, dengan mengancam akan mengirim video telanjang itu pada keluarga dan teman.

Metode pemerasan obrolan telanjang ini begitu populer di China, di mana Departemen Keamanan Umum Guangdong mengungkapkan bahwa polisi menerima lebih dari 9.200 laporan pemerasan terkait dengan obrolan telanjang di paruh pertama tahun 2020.

Sebuah video yang dirilis oleh polisi awal bulan ini menunjukkan seorang wanita berpenampilan menarik yang kemudian melepas dadanya, yang ternyata adalah prostesis silikon, dan kemudian mengupas lapisan kulit palsu dari wajahnya juga.

Sejujurnya, cukup mengejutkan untuk ditonton. Klip itu juga menampilkan foto pria yang memegang prostesis payudara serupa.

baca juga

"Menurutmu apa yang kamu pikirkan adalah apa yang kamu pikirkan?. Janganlah mengobrol sambil telanjang. Itu penipuan," kata seorang polisi wanita dalam video tersebut.

Video itu pun menjadi viral di China baru-baru ini, membuat sebagian besar penonton tak menyangka melihat kemampuan para penjahat ini yang mengubah diri mereka menjadi wanita palsu.

“Itulah mengapa kamu tidak boleh menjalin hubungan dengan seseorang yang kamu temui secara online, karena wanita cantik itu bisa jadi laki-laki!” satu orang menulis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Resmi Pakai Rompi Oranye

Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Resmi Pakai Rompi Oranye

Video | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:00 WIB

Diperiksa Mapolresta Solo Diduga Kasus Pemerasan, Bupati Sukoharjo Dibawa KPK ke Jakarta

Diperiksa Mapolresta Solo Diduga Kasus Pemerasan, Bupati Sukoharjo Dibawa KPK ke Jakarta

Video | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:00 WIB

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:23 WIB

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:58 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun, KPK Bakal Banding?

Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun, KPK Bakal Banding?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:59 WIB

Mengaku Salah karena Korupsi, Noel Minta Maaf ke Rakyat dan Prabowo: Saya Pejabat Lengah

Mengaku Salah karena Korupsi, Noel Minta Maaf ke Rakyat dan Prabowo: Saya Pejabat Lengah

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:36 WIB

Tak Banding, Noel Terima Vonis Penjara 4,5 Tahun: Hukuman Sesui Kejahatan Saya

Tak Banding, Noel Terima Vonis Penjara 4,5 Tahun: Hukuman Sesui Kejahatan Saya

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:23 WIB

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:16 WIB

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

5 Serum Wajah yang Cocok untuk Kulit Berminyak di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:06 WIB

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:05 WIB

×