“Setiap amal itu pasti ada masa semangatnya. Dan setiap masa semangat itu pasti ada masa futur nya. barang siapa dalam kemalasannya masih dalam sunnah Nabi maka dia berada dalam petunjuk.”
Apapun yang terjadi, ingatlah Allah SWT
Dalam keadaan apapun, jangan lupa libatkan Allah SWT di setiap perjalanan. Jangan hanya datang saat sedang sedih saja, melainkan saat bahagia harus libatkan sang pencipta.
Hal ini diungkap oleh HR. Hakim Syaikh Al-Albani, bahwa:
“Kenalilah Allah di waktu lapang, niscaya Allah akan mengenalimu ketika susah.”
Ingat kehidupan akhirat
Dunia ini hanya sementara, maka ingatlah selalu tentang akhirat, dengan membekali amal kebaikan dan juga ibadah. Sebagaimana yang diungkap lewat surat An-Nahl ayat 97 menyatakan:
Man 'amila saaliham min zakarin aw unsaa wa huwa mu'minun falanuhyiyannahuu hayaatan taiiyibatanw wa lanajzi yannnahum ajrahum bi ahsani maa kaanuu ya'maluun.
Artinya:
“Barangsiapa mengerjakan amal saleh dalam keadaan beriman, maka Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik dan pahala jauh lebih baik dari apa yang mereke kerjakan.”