Mengenal Istilah Intrusi dan Ekstrusi Magma saat Terjadinya Erupsi Gunung Berapi

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:43 WIB
Mengenal Istilah Intrusi dan Ekstrusi Magma saat Terjadinya Erupsi Gunung Berapi
Lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Senin (7/1) pagi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

1. Lava
Lava adalah magma yang keluar dan mengalir di permukaan bumi. Sehingga apabila terjadi erupsi gunung api, cairan yang ke luar disebut sebagai lava, bukan lagi magma.

Warga melihat lahar dingin Gunung Semeru di Jembatan Piket Nol, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (12/12/2020). [ANTARA FOTO/Seno]
Warga melihat lahar dingin Gunung Semeru di Jembatan Piket Nol, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (12/12/2020). [ANTARA FOTO/Seno]

2. Lahar
Lava yang mengalir ke luar lalu tercampur dengan air atau material lain di permukaan bumi, ini disebut sebagai lahar. Sedangkan jika lava bercampur dengan material padat disebut lahar panas.

Namun apabila lava bercampur dengan air hujan, air sungai, atau air danau di sekitar gunung disebut dengan lahar dingin.

3. Eflata
Eflata adalah material padat yang berasal dari letusan gunung api. Material ini bisa berupa bom, lapili, atau tuff. Bom adalah material berupa bongkahan batu yang besar.

Sedangkan lapili adalah material berupa kerikil-kerikil kecil. Lalu tuff ialah istilah ilmiah dari abu vulkanik. Tudd cenderung berbahaya buat kesehatan karena mengandung butiran-butiran silika yang buruk untuk pernapasan.

Abu vulkanik juga sangat berguna sebagai penyubur tanah, lantaran banyak mengandung unsur hara.

Gunung berapi Klauea. [HO/US Geological Survey/AFP]
Gunung berapi Klauea. [HO/US Geological Survey/AFP]

4. Ekshalasi
Ekshalasi adalah material gas yang berasal dari letusan gunung api. Ekshalasi ini bisa berupa mofet, fumarol, solfatar, dan awan panas. Mofet adalah karbon dioksida yang berasal dari kawah gunung api.

Mofet termasuk zat yang sangat berbahaya dan beracun. Sedangkan fumarol merupakan uap air panas. Sementara solfatar adalah gas belerang yang bisa berbahaya jika terlampau pekat.

Adapun istilah awan panas yakni asap yang keluar saat erupsi gunung api terjadi. Asap ini memiliki temperatur tinggi dan dapat bergerak menuruni lereng dengan kecepatan hingga 200 kilometer per jam.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Erupsi, Gunung Merapi Luncurkan 20 Kali Awan Panas dan 172 Kali Guguran Lava

Masih Erupsi, Gunung Merapi Luncurkan 20 Kali Awan Panas dan 172 Kali Guguran Lava

Jogja | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 19:40 WIB

Gunung Merapi Erupsi, Sultan Belum Instruksikan Warga di Lereng Mengungsi

Gunung Merapi Erupsi, Sultan Belum Instruksikan Warga di Lereng Mengungsi

Jogja | Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:30 WIB

Gunung Merapi Kerap Ekstrusi pada Agustus, BPPTKG: Itu Merupakan Fase Erupsi

Gunung Merapi Kerap Ekstrusi pada Agustus, BPPTKG: Itu Merupakan Fase Erupsi

Jogja | Selasa, 17 Agustus 2021 | 08:05 WIB

Terkini

Perbedaan Facial Wash dengan Facial Foam, Mana yang Paling Cocok untuk Tipe Kulitmu?

Perbedaan Facial Wash dengan Facial Foam, Mana yang Paling Cocok untuk Tipe Kulitmu?

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:05 WIB

Terungkap! Ini Alasan Persija Perpanjang Kontrak Andritany Ardhiyasa

Terungkap! Ini Alasan Persija Perpanjang Kontrak Andritany Ardhiyasa

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:04 WIB

30 Tahun Kudatuli, Megawati Saksikan Kembali Jejak Kelam Demokrasi Lewat Pameran Arsip

30 Tahun Kudatuli, Megawati Saksikan Kembali Jejak Kelam Demokrasi Lewat Pameran Arsip

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:03 WIB

Bandung Darurat Begal! Polisi Bolehkan Warga Melawan Pelaku di Jalanan, Ini Syaratnya

Bandung Darurat Begal! Polisi Bolehkan Warga Melawan Pelaku di Jalanan, Ini Syaratnya

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:01 WIB

Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia

Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:00 WIB

Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat

Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:58 WIB

Apakah Face Mist Viva Bisa Jadi Setting Spray? Kenali Kandungan dan Fungsinya

Apakah Face Mist Viva Bisa Jadi Setting Spray? Kenali Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:58 WIB

Demi Menjawab Kebutuhan Masyarakat, DPR Pastikan Pembahasan RUU Tetap Berjalan Selama Reses

Demi Menjawab Kebutuhan Masyarakat, DPR Pastikan Pembahasan RUU Tetap Berjalan Selama Reses

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:55 WIB

Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas

Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:54 WIB

Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:49 WIB

×