Dikenal Ramah Muslim, Ini 3 Restoran Halal di Chinatown Singapura

Vania Rossa

Minggu, 19 September 2021 | 16:10 WIB
Dikenal Ramah Muslim, Ini 3 Restoran Halal di Chinatown Singapura
Chinatown Heritage Centre. (Dok. Visit Singapore)

Suara.com - Chinatown Singapura merupakan salah satu kawasan favorit wisatawan Indonesia ketika berkunjung ke Singapura. Sebagai kawasan bersejarah, Anda tidak hanya dapat menemukan situs sejarah kuno di Chinatown, tapi juga penginapan, restoran, dan pertokoan berarsitektur ala China.

Dikenal sebagai salah satu kawasan ramah muslim, Anda tak akan kesulitan menemukan restoran halal di sini. Ada banyak tempat untuk berwisata kuliner di Chinatown yang menawarkan rasa orisinal dari berbagai budaya kuliner setiap negara.

Makanan halal seperti kway teow, bebek panggang, mi tarik, omelet kerang, disajikan oleh restoran bintang Michelin sampai pusat jajanan kuliner.

Anda dapat mengunjungi Chinatown Complex, rumah dari 260 pusat jajanan kuliner dengan harga makanan yang terjangkau. Masih ada Maxwell Food Centre, pusat jajanan kuliner dengan banyak gerai makanan yang masuk Michelin Bib Gourmand.

Selain pusat jajanan kuliner, Anda dapat menuju distrik kuliner di Chinatown seperti Everton Park yang punya sederet kafe hipster kekinian, Ann Siang Road dan Club Street dengan banyak restoran trendi di sepanjang jalan.

Mengutip siaran tertulis dari Singapore Tourism Board, berikut tiga pilihan restoran halal yang bisa Anda temui saat mengeksplor Chinatown Singapura, yang bisa jadi rekomendasi Anda ketika pembatasan perjalanan dibuka kembali.

1. Segar Restaurant

Curry Head Fish (Dok. Segar Restaurant)
Curry Head Fish (Dok. Segar Restaurant)

Restoran dengan sertifikat halal ini menawarkan makanan oriental khas Singapura dan aneka boga bahari segar. Porsinya terkenal besar, sehingga cocok untuk disantap bersama keluarga.
Makanan yang terkenal di Segar Restaurant di antaranya kari kepala ikan dan ayam claypot.

Alamat: 133 New Bridge Road Chinatown Point B2-39/40/41, Chinatown Point, Singapore 059413
Nomor telepon: +65 6444 1778

baca juga

2. Tongue Tip Lanzhou Beef Noodles

Mala Beef Noodle (Dok. Tounge Tip Lanzhou Beef Noodles)
Mala Beef Noodle (Dok. Tounge Tip Lanzhou Beef Noodles)

Restoran ini menawarkan la mian atau mi halal daging sapi. Resepnya dibuat oleh orang Hui atau Muslim China sejak zaman Dinasti Tang.

Mi di restoran ini baru akan diulen dan dibentuk saat ada pesanan, jadi rasanya sangat segar.

Alamat: 133, #01-43 New Bridge Rd, Chinatown Point, Singapura
Nomor telepon: +65 9118 3282

3. Aisyah Restaurant

Sate domba (Facebook  Aisyah Restaurant)
Sate domba (Facebook Aisyah Restaurant)

Restoran ini menawarkan makanan ala Xinjiang, China yang halal. Makanan favorit di sini ada mi kuah daging sapi dan sate domba.

Di sini adalah tempat untuk menemukan makanan autentik khas Xinjiang yang jarang ditemui.

Alamat: SG, Telok Ayer St, 176, Singapura
Nomor telepon: +65 9372 4321

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah di Singapura Kembali Berlakukan Belajar Dari Rumah

Sekolah di Singapura Kembali Berlakukan Belajar Dari Rumah

Kaltim | Sabtu, 18 September 2021 | 15:30 WIB

Singapura Longgarkan Aturan untuk Turis Asing, Termasuk dari Indonesia?

Singapura Longgarkan Aturan untuk Turis Asing, Termasuk dari Indonesia?

Lifestyle | Sabtu, 18 September 2021 | 11:53 WIB

Orang Laut, Penduduk Asli Singapura yang Terlupakan

Orang Laut, Penduduk Asli Singapura yang Terlupakan

News | Senin, 13 September 2021 | 12:48 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×