alexametrics

Nadiem Makarim Janji Hapus Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, Bagaimana Caranya?

M. Reza Sulaiman
Nadiem Makarim Janji Hapus Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, Bagaimana Caranya?
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim didampingi Rektor USU Dr Muryanto Amin dalam dialog di kampus USU [Suara.com/Muhlis]

Kekerasan seksual menjadi masalah di dunia pendidikan yang perlu mendapat perhatian serius.

Suara.com - Kekerasan seksual menjadi masalah di dunia pendidikan yang perlu mendapat perhatian serius.

Menyadai hal ini, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyatakan akan membasmi tiga dosa dalam sistem pendidikan, yakni kekerasan seksual, perundungan dan intoleransi.

Dari tiga permasalahan tersebut, kekerasan seksual di lingkungan pendidikan menjadi poin pertama yang akan dituntaskan.

"Kami akan mulai tahun ini hingga tahun depan mulai menegaskan isu tiga dosa, dan kita akan mulai dengan tema kekerasan seksual," katanya saat kunjungan kerja di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan, Selasa.

Menurutnya, kekerasan seksual saat ini menjadi wabah yang kerap ditemukan di lingkungan pendidikan, terkhusus pada tingkat perguruan tinggi.

"Ini akan menjadi salah satu perjuangan kita untuk memastikan mahasiswa dan dosen merasa aman dan bebas dari kekerasan seksual," ujarnya.

Upaya penghapusan intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan ini akan dilakukan melalui program Merdeka Belajar.

"Dalam program Merdeka Belajar itu, salah satunya akan mengutamakan pendidikan karakter," ujarnya.

Baca Juga: Cegah Anak Lahir Kerdil, Edukasi Stunting Juga Perlu Diberikan Pada Mahasiswa

Komentar