Tak Cuma Gudeg, Ini 5 Makanan Khas Yogyakarta yang Lezat Tak Ada Duanya!

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 05 Desember 2021 | 15:05 WIB
Tak Cuma Gudeg, Ini 5 Makanan Khas Yogyakarta yang Lezat Tak Ada Duanya!
Sate Klatak. [Wikipedia]

Suara.com - Yogyakarta tak hanya memiliki makanan khas berupa Gudeg maupun Bakpia. Terdapat beberapa makanan khas Yogyakarta yang tak kalah lezat dan populernya di kalangan pecinta kuliner.

Saat Anda sedang berada di Kota Pelajar ini, yuk sempatkan jajal makanan khas Yogyakarta yang lezat tak ada duanya!

Makanan Khas Yogyakarta

1. Sate Klatak

Berbeda dengan sate dari daerah lainnya, makanan khas Yogyakarta sate klatak terdiri dari sate kambing atau domba asli dari Bantul, Yogyakarta. Nama klatak berasal dari cara memanggang satenya dengan api terbuka atau “klatak” dalam Bahasa Jawa.

Cita rasa khas gurih pedas berasal dari bumbu utamanya berupa garam dan sedikit merica. Uniknya, makanan khas Yogyakarta ini menggunakan tusuk sate besi untuk memanggang. Adapun fungsi tusuk besi sate klatak ini adalah sebagai penghantar panas dan mempercepat proses daging matang secara sempurna.

Saat menyantap sate klatak, Anda bisa makan bersama dengan gulai kambing dan nasi panas. Mantap pol!

2. Soto Bathok Mbah Katro

Mengambil konsep soto solo, hal yang unik dari makanan soto adalah disajikan menggunakan bathok atau tempurung kelapa. Untuk berbagai pilihan lauk pelengkap, soto bathok mbah Karto menyajikannya untuk pelanggan dengan piring kecil dari tanah liat. Makanan khas Yogyakarta yang menggiurkan, bukan?

baca juga

Rempah yang kaya dan cita rasa soto yang segar semakin menggugah selera makan soto. Segera saja merapat langsung ke Sambisari, Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Mantap, murah dan mengenyangkan perut!

3. Mie Lethek
Makanan khas Yogyakarta berikutnya yang tak kalah lezatnya adalah Mie lethek. Menurut sejarahnya, hidangan mie ini pertama kali diolah oleh seorang pendakwah, Umar Yassir dari Yaman.

Tepung tapioka dan gaplek adalah bahan dasar pembuatan mie lethek. Disebut lethek atau kusam, karena mie ini dibuat dari bahan alami tanpa pemutih dan pengawet. Hal ini yang menjadikan warna mie sedikit kusam atau lebih berwarna coklat.

4. Sambel Welut
Yogyakarta tak hanya dikenal dengan gudeg saja, Anda juga dapat mencicipi makanan khas Yogyakarta lain yang tak kalah lezat dan menarik, misalnya Sambel Welut.

Disajikan bersama nasi hangat dan lauk favorit lainnya, pada santapan pertama, lidah akan merasakan kombinasi rasa pedas, gurih dan segar. Dijamin rasanya gurih, enak dan bikin tambah terus.

Salah satu warung sambel welut yang terkenal adalah milik Pak Sabar yang berlokasi di Glagah Kidul Tamanan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Makanan Khas Surabaya yang Wajib Banget Dicoba!

7 Makanan Khas Surabaya yang Wajib Banget Dicoba!

Lifestyle | Minggu, 05 Desember 2021 | 11:24 WIB

Rekomendasi Makanan Khas Semarang yang Tak Boleh Dilewatkan

Rekomendasi Makanan Khas Semarang yang Tak Boleh Dilewatkan

Lifestyle | Sabtu, 04 Desember 2021 | 16:36 WIB

6 Makanan Khas Banten, Nikmat Bikin Ketagihan

6 Makanan Khas Banten, Nikmat Bikin Ketagihan

Lifestyle | Sabtu, 04 Desember 2021 | 14:58 WIB

Nasi Balap Puyung, Makanan Khas Lombok yang Wajib Dicoba Para Pebalap

Nasi Balap Puyung, Makanan Khas Lombok yang Wajib Dicoba Para Pebalap

Bali | Sabtu, 04 Desember 2021 | 09:20 WIB

7 Makanan Khas Madiun Terpopuler, Selain Nasi Pecel dan Rujak Petis

7 Makanan Khas Madiun Terpopuler, Selain Nasi Pecel dan Rujak Petis

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:29 WIB

8 Makanan Khas Lampung, Sudah Pernah Coba Gulai Tempoyak?

8 Makanan Khas Lampung, Sudah Pernah Coba Gulai Tempoyak?

Lifestyle | Rabu, 01 Desember 2021 | 07:40 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

×