Nggak Perlu Pakai Tinder, Viral Vending Machine Ini Bisa Dipakai Membeli Jodoh

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati | Suara.com

Senin, 03 Januari 2022 | 17:58 WIB
Nggak Perlu Pakai Tinder, Viral Vending Machine Ini Bisa Dipakai Membeli Jodoh
Ilustrasi vending machine. (Elements Envato)

Suara.com - Ada beragam cara yang bisa digunakan untuk mencari jodoh. Salah satu metode yang kini populer adalah lewat aplikasi kencan online.

Meski begitu, lain halnya dengan cara mencari jodoh yang ditawarkan di Jepang ini. Melansir SoraNews24, sebuah vending machine untuk mencari jodoh ternyata bisa ditemukan di Tokyo, Jepang.

Foto vending machine untuk mencari jodoh tersebut berada di area Kamata, Tokyo. Foto vending machine tersebut diunggah oleh akun @kumonnojuza di Twitter.

Pada unggahan tersebut, terlihat jika vending machine untuk mencari jodoh tersebut berisi kaleng-kaleng warna merah muda dan krem.

Namun, kaleng tersebut tidak berisi minuman atau makanan. Sebaliknya, kaleng tersebut berisi informasi soal calon pasangan kencan.

Kaleng warna merah muda merepresentasikan wanita yang ingin mencari jodoh, sementara warna krem untuk laki-laki.

Vending Machine untuk Membeli Jodoh (twitter.com/kumonnojuza)
Vending Machine untuk Membeli Jodoh (twitter.com/kumonnojuza)

Vending machine itu sendiri ternyata merupakan layanan yang dikelola oleh perusahaan bernama Matching Advisor Press atau MAP.

MAP adalah perusahaan yang menawarkan jasa mencari jodoh kepada wanita atau pria lajang yang ingin menjalin hubungan serius dan menikah.

Untuk setiap kaleng, pembeli perlu mengeluarkan uang 3.000 yen atau sekitar Rp372 ribu.

Meski begitu, ini tidak menjamin seseorang akan bertemu jodoh. Sebaliknya, pembeli akan mendapat satu jam sesi wawancara dan konsultasi bersama MAP untuk melihat kecocokan dengan calon pasangan.

Jika dinyatakan cocok, maka MAP baru akan merancang acara kencan makan malam selama tiga jam dengan tambahan biaya 9.000 yen atau Rp1,1 juta.

Vending Machine untuk Membeli Jodoh (twitter.com/kumonnojuza)
Vending Machine untuk Membeli Jodoh (twitter.com/kumonnojuza)

Tidak hanya itu, nama konsultan yang akan membantu mencari jodoh juga ditulis di kaleng dari vending machine tersebut.

Sebagai contoh, salah satu kaleng bertuliskan, "Saya konsultan Ishikawa. Ada wanita 27 tahun yang ingin menikah. Apa kau ingin bertemu dengannya? Aku akan memberi konsultasi".

Kemudian, ada pula foto wanita yang ingin mencari jodoh lengkap dengan nama dan nomor telepon.

Selain biaya yang disebutkan di atas, dijelaskan pula jika pasangan yang sukses berjodoh dan menikah harus membayar tambahan 300.000 yen atau Rp37,2 juta sebagai "biaya pernikahan yang sukses".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Pacar Makan ke Restoran Jepang, Ternyata Ada Cerita Haru Dibaliknya

Ajak Pacar Makan ke Restoran Jepang, Ternyata Ada Cerita Haru Dibaliknya

News | Senin, 03 Januari 2022 | 16:57 WIB

Koki Jepang Semangat Berbagi Momen Masak Yakiniku, Ekspresinya Jadi Sorotan

Koki Jepang Semangat Berbagi Momen Masak Yakiniku, Ekspresinya Jadi Sorotan

Lifestyle | Senin, 03 Januari 2022 | 13:10 WIB

Viral Hanamasa Tak Halal: Ini Alasan Masakan Jepang Sering Pakai Sake dan Mirin

Viral Hanamasa Tak Halal: Ini Alasan Masakan Jepang Sering Pakai Sake dan Mirin

Lifestyle | Minggu, 02 Januari 2022 | 19:17 WIB

Terkini

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:56 WIB

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:43 WIB

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:28 WIB

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:25 WIB

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:18 WIB

Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih 2026

Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih 2026

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:17 WIB

Body Butter atau Body Lotion Dulu? Ini 4 Rekomendasi untuk Kunci Kelembapan

Body Butter atau Body Lotion Dulu? Ini 4 Rekomendasi untuk Kunci Kelembapan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:53 WIB

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:29 WIB