Sering Dialami Para Remaja, Ahli: Penyebab Jerawat Cukup Rumit

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 08 Februari 2022 | 21:55 WIB
Sering Dialami Para Remaja, Ahli: Penyebab Jerawat Cukup Rumit
Ilustrasi jerawat. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Sebuah studi genetika tentang jerawat telah mengidentifikasi 29 wilayah genom yang memengaruhi kondisi kulit. Studi yang dilakukan dari King’s College London, wawasan genetik ini menawarkan target baru yang potensial untuk pengobatan.

Dari identifikasi tersebut, ini dapat membantu dokter untuk memeriksa individu yang berisiko tinggi terkena penyakit parah.

Meski jerawat merupakan masalah kulit yang dialami setiap orang, data menunjukkan bahwa jerawat dialami oleh 80 persen remaja. Bintik-bintik dan kista, perubahan pigmen, dan jaringan parut merupakan masalah yang umum.

Ilustrasi Jerawat. (pexels)
Ilustrasi Jerawat. (pexels)

Bahkan, jerawat sering terjadi di bagian wajah, dada, dan juga punggung. Walau ada konsekuensi psikologis negatif dari jerawat yang dialami oleh setiap orang, tapi kondisi ini menjadi perhatian khusus untuk remaja.

Melansir dari Times Of India, studi yang terbit di Nature Communication menganalisis sembilan kumpulan data asosiasi genom dari pasien seluruh dunia.

Studi ini melibatkan seluruh genom dari 20.165 orang yang memiliki jerawat, dan 595.231 orang yang tidak berjerawat.

Dari analisis ini, studi mulai mengidentifikasi 29 varian genetik baru yang lebih umum pada orang berjerawat. Dikonfirmasi, terdapat 14 dari 17 varian yang diketahui sangat terkait dengan kondisi tersebut. Namun, jumlah total varian yang diketahui mencapai 46.

“Kami tahu bahwa penyebab jerawat cukup rumit, dengan campuran faktor biologis seperti genetika dan hormone, juga faktor lingkungan,” ungkap Profesor Michael Simpson, Kepala Kelompok Pengobatan Genomik dari King’s College London.

“Memahami genetika dari kondisi ini, akan membantu kita untuk menguraikan beberapa penyebab, serta menemukan cara terbaik untuk mengobati kondisi tersebut. Tentu, ini adalah area yang sangat menjanjikan untuk studi lebih lanjut, dan membuka banyak jalan untuk penelitian,” tambahnya.

baca juga

Sejumlah gen yang telah diidentifikasi, individu dengan kulit berjerawat juga terkait dengan kondisi kulit dan juga rambut. Ahli percaya, lewat identifikasi tersebut, ini akan membantu untuk memahami penyebab terjadinya jerawat.

Lebih lanjut, penelitian ini juga menemukan hubungan antara risiko genetik dan tingkat keparahan penyakit. Individu yang memiliki risiko genetik tertinggi, lebih mungkin memiliki penyakit parah.

Di samping perlu lakukan penelitian lebih lanjut, ahli mengatakan temuan ini dapat meningkatkan potensi untuk mengidentifikasi individu dengan risiko penyakit parah untuk intervensi dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dimulai dari Cuci Muka, Begini Cara Kenali Tipe Kulit Kamu Berminyak, Kering, atau Sensitif

Dimulai dari Cuci Muka, Begini Cara Kenali Tipe Kulit Kamu Berminyak, Kering, atau Sensitif

Lifestyle | Selasa, 08 Februari 2022 | 16:10 WIB

7 Manfaat Air Mawar, Atasi Jerawat Hingga Cegah Penuaan Dini

7 Manfaat Air Mawar, Atasi Jerawat Hingga Cegah Penuaan Dini

Jogja | Selasa, 08 Februari 2022 | 15:21 WIB

5 Manfaat Tawas bagi Ketiak, Salah Satunya Mengurangi Bau Tidak Sedap

5 Manfaat Tawas bagi Ketiak, Salah Satunya Mengurangi Bau Tidak Sedap

Your Say | Selasa, 08 Februari 2022 | 06:35 WIB

Terkini

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

×