Selain Diburu Oleh Manusia, Ini Penyebab Hewan Punah dari Muka Bumi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 04 Maret 2022 | 10:04 WIB
Selain Diburu Oleh Manusia, Ini Penyebab Hewan Punah dari Muka Bumi
Ilustrasi Hewan langka Komodo (Shutterstock)

Suara.com - Hewan punah dari muka bumi bisa karena diburu oleh manusia ataupun terjadi secara alami. Misalnya saja, perkelahian antara kuda nil jantan untuk memperebutkan wilayah sungai.

Kuda nil yang menang akan dianggap sebagai yang terkuat di wilayah tersebut. Sedangkan kuda nil yang kalah akan terluka parah lalu mati. Perkelahian itu disebut interaksi kompetisi yang mengakibatkan perubahan pada jumlah populasi.

Perubahan itu biasa disebut dinamika populasi yaitu perubahan jumlah populasi di suatu daerah. Dikutip dari Ruang Guru, perubahan jumlah populasi tidak harus selalu berkurang, tapi bisa juga meningkat, tergantung faktor yang mempengaruhinya.

Selain kompetisi, faktor biotik yang mempengaruhi dinamika populasi yaitu interaksi predasi. Contohnya, meningkatnya populasi tikus sawah akibat perburuan burung elang yang dilakukan oleh manusia.

Pada rantai makanan, elang sebagai konsumen II memakan tikus sebagai konsumen I. Jika manusia memburu burung elang, maka burung elang yang akan memakan tikus jumlahnya berkurang. Hal itu akan membuat populasi tikus di sawah jadi meningkat.

Sedangkan contoh dinamika populasi yang dipengaruhi oleh faktor abiotik salah satunya bisa karena perubahan iklim yang dapat menyebabkan terjadinya global warming.

Suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi yang makin meningkat berisiko mempengaruhi jumlah populasi makhluk hidup lain. Seperti, hewan-hewan yang hidup di daerah kutub jadi kehilangan tempat tinggalnya.

Hidup beruang kutub sangat bergantung pada laut yang tertutup es untuk berburu dan berkembang biak. Jika perubahan iklim semakin ekstrim dan menyebabkan es terus meleleh, hal itu bisa membuat jumlah populasi beruang kutub berkurang dan dalam bahaya kepunahan.

Dinamika Populasi Pada Tumbuhan

Tidak hanya pada hewan, tumbuhan juga mengalami dinamika populasi. Melimpahnya ketersediaan unsur hara di dalam tanah akibat pemberian pupuk mempengaruhi jumlah populasi tanaman.

Unsur hara seperti Nitrogen (N), Phosfor (P), Kalium (K), Calsium (Ca), Magnesium (Mg) dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai sumber nutrisi dan untuk melakukan fotosintesis. Adanya unsur hara membuat tanaman tumbuh subur sehingga populasi tanaman meningkat.

Selain karena faktor-faktor di atas, bencana alam juga dapat mempengaruhi jumlah populasi di suatu daerah. Seperti gunung meletus, tsunami, longsor, kebakaran hutan, gempa bumi dan lain-lain.

Contohnya, kebakaran hutan yang terjadi di Australia pada akhir tahun 2019. Kebakaran hutan itu telah merusak sumber makanan dan habitat para hewan. Selain itu, udara juga tercemari asap dari kebakaran hutan, sehingga hewan-hewan kehilangan tempat tinggal.

Dampaknya, hewan-hewan itu tidak dapat mencari makan dan minum, juga keracunan oleh asap. Akibatnya, populasi hewan ikut menurun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Harimau Sumatera yang Hampir Punah

Mengenal Harimau Sumatera yang Hampir Punah

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 10:32 WIB

Sebanyak 17 Spesies Hiu Terancam Menuju Kepunahan

Sebanyak 17 Spesies Hiu Terancam Menuju Kepunahan

Tekno | Kamis, 28 Maret 2019 | 07:47 WIB

Ini Deretan Hewan yang Punah di Tahun 2018

Ini Deretan Hewan yang Punah di Tahun 2018

Tekno | Senin, 31 Desember 2018 | 09:17 WIB

Terkini

5 Bedak Tabur dengan Hasil Matte Terbaik, Wajah Bebas Kilap Seharian

5 Bedak Tabur dengan Hasil Matte Terbaik, Wajah Bebas Kilap Seharian

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 21:55 WIB

7 Cushion dengan Oksidasi Rendah Hasil Satin Glowing, Wajah Fresh Seharian!

7 Cushion dengan Oksidasi Rendah Hasil Satin Glowing, Wajah Fresh Seharian!

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 21:36 WIB

5 Sabun Cuci Muka Kandungan Zinc Pyrithione Buat Hilangkan Panu dan Kulit Belang

5 Sabun Cuci Muka Kandungan Zinc Pyrithione Buat Hilangkan Panu dan Kulit Belang

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 20:51 WIB

5 Tips Merawat Rambut Rontok secara Alami dan Efektif yang Bisa Dilakukan di Rumah

5 Tips Merawat Rambut Rontok secara Alami dan Efektif yang Bisa Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 18:35 WIB

Untuk Pemula Lebih Baik Cushion atau Foundation? Ini 4 Pilihan dan Rekomendasinya

Untuk Pemula Lebih Baik Cushion atau Foundation? Ini 4 Pilihan dan Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 17:35 WIB

Apa yang Lebih Ringan dari Cushion? Ini 4 Rekomendasi Skin Tint dan Tinted Sunscreen Terbaik

Apa yang Lebih Ringan dari Cushion? Ini 4 Rekomendasi Skin Tint dan Tinted Sunscreen Terbaik

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 16:42 WIB

7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor

7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:58 WIB

5 Rekomendasi Setrika Hemat Listrik yang Bikin Pakaian Licin Sempurna

5 Rekomendasi Setrika Hemat Listrik yang Bikin Pakaian Licin Sempurna

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:54 WIB

7 Mesin Cuci Otomatis yang Awet, Baju Kering Bisa Langsung Pakai Tanpa Dijemur

7 Mesin Cuci Otomatis yang Awet, Baju Kering Bisa Langsung Pakai Tanpa Dijemur

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:50 WIB

4 Sepatu Adidas Low Cut untuk Si Betis Besar, Termurah di Toko Resmi

4 Sepatu Adidas Low Cut untuk Si Betis Besar, Termurah di Toko Resmi

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 15:19 WIB