Indonesia Punya Mbak Rara Isti Wulandari, 4 Negara Ini Juga Ada Pawang Hujan dan Ritual Kendalikan Cuaca

Nur Afitria Cika Handayani

Selasa, 22 Maret 2022 | 06:24 WIB
Indonesia Punya Mbak Rara Isti Wulandari, 4 Negara Ini Juga Ada Pawang Hujan dan Ritual Kendalikan Cuaca
Rara Isti Wulandari, pawang hujan sirkuit Mandalika (Twitter.com/MotoGP)

Suara.com - Video rekaman pawang hujan yang bernama Rara Isti Wulandari di Sirkuit Mandalika, menghebohkan jagat maya hingga viral dan menjadi trending topic di media sosial, bari-baru ini. 

Pasalnya aksi Rara tersebut merupakan suatu hal yang tak biasa dilihat di ajang MotoGP.

Demi kelancaran pertandingan yang dinanti para penonton Grand Prix of Indonesia, akhirnya pawang hujan turun tangan untuk melakukan ritual "pengusiran" hujan.

Meski usaha tersebut dianggap kuno, namun si pawang hujan berhasil mengendalikan cuaca  dan pertandingan pun dilanjutkan.

Untuk diketahui, pawang hujan tidak hanya dipakai di Sirkuit pertandingan Mandalika saja, tetapi juga di acara-acara tertentu, seperti hajatan atau acara besar lainnya.

Dan bukan hanya di Indonesia, negara lain juga menggunakan pawang hujan di acara tertentu, seperti 4 negara di bawah ini:

1. Thailand

Salah satu tujuan wisata di Thailand (shutterstock).
Salah satu tujuan wisata di Thailand (shutterstock).

Thailand ternyata juga memiliki pawang hujan. Hal ini dianggap seorang Penulis asal Australia, Andrew Biggs, ketika sedang bertugas di Chiang Mai,Thailand.

Ia mengaku melihat ritual mengendalikan cuaca ala Thailand dengan mata kepalanya sendiri.

baca juga

Ritual tersebut dilakukan dengan cara menancapkan batang serai ke dalam tanah dan meminta seorang gadis perawan berdoa agar hujan tersebut berhenti.

Ritual tersebut dilakukan dengan tujuan agar dapat menangkal awan badai sehingga cuaca bisa cerah hari itu.

Dan ritual tersebut dilakukan bukan oleh seroang yang kuno dan kolot, melainkan dilakukan oleh seorang modern yang berlatar belakang pendidikan tinggi dan melek tehknologi.

2.    Jepang

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Negeri matahari terbit ini melakukan praktik yang sama hingga saat ini. Ritual tersebut bernama Teru Teru Bozu.

Teru Teru Bozu merupakan ritual dengan cara menggantung boneka putih di jendela dengan menggunakan benang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Insiden Marc Marquez di MotoGP, Mulai 'Disenggol' Rossi hingga Patah Tulang

4 Insiden Marc Marquez di MotoGP, Mulai 'Disenggol' Rossi hingga Patah Tulang

Sport | Selasa, 22 Maret 2022 | 06:09 WIB

Nah! Hujan Di Sirkuit Mandalika Ternyata Sudah Diprediksi BMKG: Bukan Karena Pawang Hujan, Tapi Berhenti Sendiri

Nah! Hujan Di Sirkuit Mandalika Ternyata Sudah Diprediksi BMKG: Bukan Karena Pawang Hujan, Tapi Berhenti Sendiri

News | Selasa, 22 Maret 2022 | 06:05 WIB

Pada Orang yang Cela Ritual Pawang Hujan Sirkuit Mandalika, Eko Kuntadhi Singgung Ibadah Minta Hujan

Pada Orang yang Cela Ritual Pawang Hujan Sirkuit Mandalika, Eko Kuntadhi Singgung Ibadah Minta Hujan

Sumsel | Selasa, 22 Maret 2022 | 06:15 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×