Viral Penjual Es Krim Terciduk Buat Adonan Pakai Cetakan Berkarat, Publik: Kaya Zat Besi

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Rabu, 13 April 2022 | 15:57 WIB
Viral Penjual Es Krim Terciduk Buat Adonan Pakai Cetakan Berkarat, Publik: Kaya Zat Besi
Ilustrasi es krim (Unsplash.com/sheri silver).

Suara.com - Salah satu hal utama yang perlu diperhatikan saat menjual makanan adalah kebersihan. Sayangnya, terkadang hal ini disepelekan oleh sejumlah pelaku usaha. Misal seperti aksi penjual es krim terciduk pakai alat berkarat berikut ini. 

Baru-baru ini sebuah video penjual es krim di India jadi viral karena proses pembuatannya yang tak biasa. Akun TikTok @calon.sukses.69 membagikan proses pembuatan es krim yang tak biasa ini.

Pertama es batu dihancurkan menggunakan kayu yang cukup tebal. Setelah itu, balok garam juga ikut dihancurkan disatukan dengan es batu.

Setelah itu penjual menaruh koran kemudian dilapisi dengan cetakan besi dan mengetuknya menggunakan kayu. Wadah yang digunakan untuk proses pembuatan ini terbuat dari besi yang tampak sudah tua dan berkarat.

Cetakan tersebut kemudian dibolongi dengan bantuan besi tajam dan dimasukkan corong yang juga berkarat. Setelah itu, adonan es krim mulai dimasukkan satu per satu ke dalam corong besi dan ditambahkan stik kayu.

Es krim dengan wadah berkarat (TikTok @calon.sukses.69)
Es krim dengan wadah berkarat (TikTok @calon.sukses.69)

Adonan tersebut lantas ditutupi dengan kain dan ditunggu selama beberapa saat. Setelah menunggu, es krim di dalam corong besi itu pun jadi memadat.

Penjual kemudian mengambil es krim tersebut dengan tangan kosong dan merendamnya sebentar pada ember berisi air. Setelah itu, es krim akan dikeluarkan dan dicelupkan ke adonan cair beberapa kali.

Es krim yang dibuat dari cetakan besi tua ini pun siap dihidangkan ke pelanggan. "Cetakan esnya dari jaman Dinasti Ming," tulis pengunggah video ini pada caption-nya.

Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

baca juga

"Apa di sana nggak ada stainless ya? Huhu," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Kalau di Indonesia ada juga yang kayak gini namanya es goyang," ujar warganet ini.

"Wah ini es krimnya kaya zat besi ya guys," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Rabu (13/4/2022), video ini telah viral dan sudah ditonton sebanyak lebih dari 3 juta kali di TikTok.

Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Pria Pukulkan Gorengan ke Kursi Besi Bikin Melongo, Warganet: Buat Pondasi Rumah

Aksi Pria Pukulkan Gorengan ke Kursi Besi Bikin Melongo, Warganet: Buat Pondasi Rumah

Your Say | Selasa, 12 April 2022 | 15:26 WIB

Viral Es Serut India Dikepal dengan Tangan Kosong, Malah Bikin Nostalgia

Viral Es Serut India Dikepal dengan Tangan Kosong, Malah Bikin Nostalgia

Lifestyle | Senin, 11 April 2022 | 15:20 WIB

Bunda Harus Tahu, Ini Pentingnya Kandungan Zat Besi dalam Menu MPASI

Bunda Harus Tahu, Ini Pentingnya Kandungan Zat Besi dalam Menu MPASI

Health | Minggu, 10 April 2022 | 19:04 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×