Menparekraf Sandiaga Uno Minta Kepala Daerah Bikin Event Unggulan Untuk Daya Tarik Wisatawan

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:55 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno Minta Kepala Daerah Bikin Event Unggulan Untuk Daya Tarik Wisatawan
Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri workshop program Kabupaten-Kota (KaTa) Kreatif.

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meminta kepala daerah membuat event-event yang unggul dan berkualitas. Hal tersebut untuk meningkatkan daya tarik wisata, sekaligus sebagai upaya membangkitakan ekonomi dan membuka lapangan kerja di daerah masing-masing melalui sektor pariwisata.

“Ini adalah upaya kita bersama untuk menjadikan event-event ini nantinya bisa menjadi daya tarik wisata, menjadi penggerak ekonomi daerah dan mampu membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga, saya harap kepala daerah dapat menghadirkan event-event yang berkualitas,” ujar Menparekraf Sandiaga dalam keterangannya, Selasa, (24/5/2022). 

Seperti diketahui, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah meluncurkan program Kharisma Event Nusantara (KEN) yang merangkum berbagai event di Indonesia, mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kelurahan/desa.

“Seperti di Nias Selatan yang sudah memiliki event besar WSL QS 5000 Nias Pro di Pantai Sorake. Kemudian Pesisir Selatan yang juga sudah memiliki WSL QS 5000 Krui Pro, di Gorontalo ada Festival Saronde yang menjadi destinasi unggulan. Ini yang perlu coba kita koordinasikan lintas K/L (Kementerian atau Lembaga),” kata Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf, Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Maria Wawo di NTB. (Instagram/@sandiuno)
Menparekraf, Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Maria Wawo di NTB. (Instagram/@sandiuno)



Menparekraf Sandiaga juga meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi agar ke depannya sektor ini dapat diarahkan dengan lebih berkualitas. Salah satunya dengan menawarkan keindahan alam dan budaya, selain destinasi buatan.

“Kita harus recover together, recover stronger. Kan ada tatanan ekonomi baru. Ini yang saya bawa untuk di Kemenparekraf. Kami mulai dengan menata wisata minat khusus. Misalnya eco tourism, sport tourism. Hingga bagaimana digitalisasi meningkatkan penjualan produk ekraf,” katanya.

Dalam acara KolaborAksi tersebut, tiap kepala daerah memaparkan berbagai potensi wisata serta program unggulan dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah masing-masing. Mulai dari segi atraksi wisata yang dihadirkan, amenitas dan aksesibilitas. Para kepala daerah berharap Menparekraf dapat memberikan dukungan terhadap program yang akan mereka jalani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Potensi Pariwisata, Pemerintah Dorong Maskapai Asing Perbanyak Penerbangan Ke Indonesia

Tingkatkan Potensi Pariwisata, Pemerintah Dorong Maskapai Asing Perbanyak Penerbangan Ke Indonesia

Lifestyle | Selasa, 24 Mei 2022 | 13:47 WIB

Sandiaga Dipercaya Dapat Pulihkan Ekonomi Hingga Kembangkan UMKM

Sandiaga Dipercaya Dapat Pulihkan Ekonomi Hingga Kembangkan UMKM

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 06:11 WIB

Pandemi Terkendali, Pemprov DKI Jakarta Segera Buka Kembali Wisata Monas

Pandemi Terkendali, Pemprov DKI Jakarta Segera Buka Kembali Wisata Monas

Jakarta | Senin, 23 Mei 2022 | 19:50 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×