Dukung Promosi Wisata Lewat Video Dokumenter, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Supaya Wisatawan Tinggal Lebih Lama

M. Reza Sulaiman

Rabu, 06 Juli 2022 | 22:47 WIB
Dukung Promosi Wisata Lewat Video Dokumenter, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Supaya Wisatawan Tinggal Lebih Lama
Ilustrasi kuliner nusantara. (Dok. Dinda/Suara.com)

Suara.com - Promosi wisata lewat video dokumenter tidak hanya menyajikan keindahan alam Indonesia secara visual, tapi memberikan nilai edukasi.

Menurut Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo, promosi yang memiliki nilai edukasi bermanfaat untuk membuat wisatawan mengunjungi destinasi lain, sehingga lebih lama tinggal untuk berlibur.

“Dengan potensi wisman dan wisnus yang ada, maka kita perlu memaksimalkan perjalanan wisatawan dengan meningkatkan pengeluaran, lama tinggal, dan menyebar di titik kunjungan ke berbagai destinasi sehingga manfaat dari sektor pariwisata bisa semakin merata dirasakan oleh seluruh pelaku pariwisata dan masyarakat di tanah air,” katanya.

Kebangkitan pariwisata, kata Angela, dapat terlihat melalui kebijakan keamanan COVID-19 yang mulai melonggar pada perjalanan dalam negeri maupun dari luar negeri yang sudah jauh lebih mudah tanpa syarat karantina, testing, asuransi, dan tersedianya visa on arrival bagi 72 negara.

Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah (pixabay)
Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah (pixabay)

Angela mengatakan permintaan untuk berwisata terus meningkat pada tahun ini. Di bulan April saja kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat 499 persen dibandingkan dengan April tahun lalu. Kemudian begitu pula di dalam negeri, Angela mengatakan pihaknya menargetkan akan ada 544 juta perjalanan wisatawan nusantara (wisnus).

Oleh karena itu ia menyatakan bahwa publikasi sektor pariwisata melalui seri dokumenter merupakan cara yang efektif karena mampu mengemas ragam kekayaan budaya nusantara secara lebih estetis dan menarik.

“Hari-hari ini merupakan momentum yang pas untuk kita kembali meningkatkan kesadaran (awareness) masyarakat terhadap keindahan dan keunikan destinasi pariwisata di Tanah Air,” kata Angela lagi.

Ia juga turut mengapresiasi perilisan dua judul dokumenter yang dibuat platform edukasi itu. Dokumenter berjudul “Mahakarya” akan menggali warisan terpendam nusantara mulai dari budaya, tradisi, dan berbagai tempat peninggalan di setiap destinasi wisata, serta “Kisah Rasa” akan mengungkap identitas Indonesia melalui kuliner nusantara.

Pada Rabu, episode pertama “Mahakarya” berjudul “Candi Borobudur: Jejak Teknologi Masa Lalu” ditayangkan secara perdana di platform YouTube. Cerita dalam episode ini didasarkan pada studi yang telah dilakukan oleh peneliti Astronomi ITB Irma Hariawang, membahas keterkaitan antara Borobudur dan astronomi serta beririsan dengan budaya dan sejarah hingga pertanian.

baca juga

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf Muhammad Neil El Himam juga mengapresiasi seri dokumenter tersebut. Menurutnya, video tersebut mampu hadir dengan kemasan yang menarik sehingga akan efektif untuk mempublikasikan destinasi wisata tanah air.

“Model seperti ini kalau menurut saya akan jauh lebih efektif untuk mempromosikan pariwisata. Ternyata juga tidak hanya pariwisata, edukasi juga penting di sini. Jadi pariwisata tidak sekadar kita menikmati keindahan secara visual, tapi ternyata juga bisa menikmati keindahan secara spiritual dalam arti banyak sekali pengetahuan kearifan lokal,” katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenekraf Sebut Destinasi Ini Wujud Toleransi dan Kreativitas dalam Pariwisata Indonesia

Wamenekraf Sebut Destinasi Ini Wujud Toleransi dan Kreativitas dalam Pariwisata Indonesia

Lifestyle | Rabu, 12 Maret 2025 | 17:35 WIB

Reza Arap Lulusan Apa? Dinilai Cocok Jadi Wamenparekraf usai Gandeng iShowSpeed Promosi Indonesia

Reza Arap Lulusan Apa? Dinilai Cocok Jadi Wamenparekraf usai Gandeng iShowSpeed Promosi Indonesia

Lifestyle | Minggu, 22 September 2024 | 16:06 WIB

Hadiri Promosi Wisata Malaysia, Kota Batu Kenalkan Potensi Daerah Sampai Bisnis UMKM

Hadiri Promosi Wisata Malaysia, Kota Batu Kenalkan Potensi Daerah Sampai Bisnis UMKM

Bisnis | Selasa, 14 Mei 2024 | 14:59 WIB

Pemberdayaan Perempuan dalam Diskusi PBB: Kekuatan Baru untuk Pariwisata Berkelanjutan

Pemberdayaan Perempuan dalam Diskusi PBB: Kekuatan Baru untuk Pariwisata Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2024 | 17:08 WIB

Target Devisa Pariwisata 5,95 Miliar Dolar AS, Angela Tanoesoedibjo: Buka Lapangan Kerja dan Kembangkan Desa Wisata

Target Devisa Pariwisata 5,95 Miliar Dolar AS, Angela Tanoesoedibjo: Buka Lapangan Kerja dan Kembangkan Desa Wisata

Bisnis | Minggu, 22 Januari 2023 | 12:15 WIB

Pemasaran via Metaverse Punya Potensi Besar

Pemasaran via Metaverse Punya Potensi Besar

Tekno | Selasa, 13 Desember 2022 | 00:33 WIB

Berlangsung di Bali, Kejurnas Time Rally 2022 Sekaligus Jadi Ajang Promosi Wisata

Berlangsung di Bali, Kejurnas Time Rally 2022 Sekaligus Jadi Ajang Promosi Wisata

Otomotif | Jum'at, 09 Desember 2022 | 06:15 WIB

Amazon Prime Video Akan Memproduksi Video Dokumenter Tentang Lee Soo Man

Amazon Prime Video Akan Memproduksi Video Dokumenter Tentang Lee Soo Man

Your Say | Selasa, 29 November 2022 | 12:33 WIB

Wamenparekraf Kunjungi pameran foto Rekam Jakarta 24 +

Wamenparekraf Kunjungi pameran foto Rekam Jakarta 24 +

Foto | Selasa, 01 November 2022 | 20:32 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×