Ngotot Telepon Pelanggan yang Bayar Tunai, Ternyata Kurir Makanan Ini Trauma Pernah Ditipu 5 Kali

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Jum'at, 02 September 2022 | 09:06 WIB
Ngotot Telepon Pelanggan yang Bayar Tunai, Ternyata Kurir Makanan Ini Trauma Pernah Ditipu 5 Kali
Ilustrasi kurir makanan (Unsplash.com/Denise Jans)

Suara.com - Menjalani profesi sebagai kurir makanan dari aplikasi pesan antar bukanlah hal mudah. Terkadang para kurir makanan bertemu dengan orang tak bertanggung jawab yang malah menipu mereka.

Hal ini pun membuat kurir makanan yang pernah menjadi korban jadi lebih waspada. Salah satu ontohnya seperti yang tampak dalam unggahan akun TikTok @/akunkitani.

Saat itu, seorang wanita tengah memesan makanan secara online dan memilih pembayaran secara tunai. Tiba-tiba, driver tersebut bertanya mengapa ia tak mengangkat telepon dan mengkhawatirkan pembayaran tunai yang dipilih.

Wanita ini mengatakan bahwa ponsel khusus untuk mengangkat telpon tengah diisi ulang dayanya karena mati total. "Saya sudah pernah dapat orderan apartment ini, ternyata fiktif, Nu. Maaf ya, bukannya nuduh, Bu," ujar kurir makanan tersebut.

Wanita ini kemudian mengatakan bahwa dirinya benar-benar memesan dan tak perlu khawatir. Wanita ini juga mengirimkan foto agar kurir makanan tersebut percaya.

Namun, driver ojol itu tetap ingin menelpon untuk konfirmasi sehingga wanita ini memberikan nomor WhatsApp miliknya. Saat menelpon, kurir makanan itu meminta maaf dan mengatakan sudah pernah ditipu 5 kali.

Setelah pesanan sampai, wanita ini langsung keluar untuk mengambil makanan dan memberi uang tip. Driver ojol itu terkejut dan sangat berterima kasih serta lagi-lagi meminta maaf dan menjelaskan tak bermaksud menuduh.

Ia kemudian bercerita pernah mendapat pesanan fiktif dengan pembayaran tunai senilai Rp88 ribu. Setelah pesanan selesai, kurir makanan dan wanita ini juga saling memberi semangat melalui pesan singkat WhatsApp.

Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

baca juga

"Nangis banget. Semoga rezeki bapaknya diperlancar. Amin," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Ayah aku juga kurir makanan, sudah berkali-kali kena orderan fiktif dan totalnya rata-rata Rp400 ribu sampai Rp500 ribu," ujar warganet ini.

"Terima kasih orang baik. Kalau lihat gini, ingat bapak yang tiap hari jadi driver ojol. Waswas terus kalau kenapa-kenapa di jalan," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Jumat (2/9/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 600 ribu kali di TikTok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Bangkalan Ini Bawa Kabur Rp 300 Juta Uang Peserta Arisan Online, Modusnya Janjikan Imbal Hasil Besa

Wanita Bangkalan Ini Bawa Kabur Rp 300 Juta Uang Peserta Arisan Online, Modusnya Janjikan Imbal Hasil Besa

Jatim | Kamis, 01 September 2022 | 14:05 WIB

Kencan Tak Tahu Mau Pergi ke Mana, Wanita Ini Pilih Temani Ayang Jadi Kurir Makanan

Kencan Tak Tahu Mau Pergi ke Mana, Wanita Ini Pilih Temani Ayang Jadi Kurir Makanan

Lifestyle | Senin, 29 Agustus 2022 | 09:39 WIB

Satu Indonesia Tertipu Cerita Awal Rekayasa Ferdy Sambo Soal Pembunuhan Brigadir J

Satu Indonesia Tertipu Cerita Awal Rekayasa Ferdy Sambo Soal Pembunuhan Brigadir J

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 22:03 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×