Lelaki Makan Kucing Hamil di Bengkulu Ditangkap, Alasannya Saat Diinterogasi Polisi Bikin Geleng-geleng Kepala

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Rabu, 14 September 2022 | 11:15 WIB
Lelaki Makan Kucing Hamil di Bengkulu Ditangkap, Alasannya Saat Diinterogasi Polisi Bikin Geleng-geleng Kepala
Lelaki Makan Kucing Hamil di Bengkulu Ditangkap, Alasannya Saat Diinterogasi Polisi Bikin Geleng-geleng Kepala. (Dok: Facebook/Dani Rachmat)

Suara.com - Baru-baru ini jagad maya dihebohkan oleh postingan seorang lelaki asal Bengkulu yang mengaku menyembelih, memasak dan memakan seekor kucing hamil di akun media sosialnya. Ceritanya kemudian viral

Lelaki tersebut mengungkap jika dirinya memutilasi kucing tersebut di akun Instagramnya @danirahmat.01. Meski postingan tersebut sudah dihapus, ia juga membagikan hal serupa di akun Facebooknya. 

"Pengalaman saya menyembelih kucing selama saya hidup, ini saya akan lanjutkan untuk memasaknya. Karena telah disempurnakan oleh Allah SWT. Khusus untuk saya hari ini karena kelaparan," tulis lelaki tersebut di akun Facebooknya.

Bahkan, lelaki itu juga sempat memotret hasil masakannya, yang disebutnya kucing goreng cabai dari daging paha kucing yang ia olah.

Tentu saja, sederet postingan tersebut menuai kemarahan publik, buntutnya, dirinya terpaksa berurusan dengan polisi terkait kasus yang tak wajar ini. 

Dalam sebuah video TikTok yang diunggah akun @rumahsinggahclow. lelaki berambut panjang tersebut seakan membenarkan perbuatannya di hadapan polisi yang menginterogasi dirinya.

Ia pun menjelaskan kronologi kejadian malam itu, saat ide memakan kucing tersebut muncul dalam pikirannya.

"Jadi pas malam itu doang, saya kelaparan tidak ada opsi selain kucing. Lagian juga yang datang itu kucing sendiri bang," pungkasnya.

Menurutnya saat itu, dirinya tengah kelaparan berat, dan bisa pingsan jika perutnya tak segera diisi. Terlebih, kondisinya sudah gemetar.

baca juga

"Kucing itu datang, saya lagi lapar. Gemetaran bang kalau tidak makan daging kucing itu malam itu udah drop," tambah dia.

Saat ia membedahnya, ternyata kucing tersebut tengah hamil. Di dalam perutnya, kata lelaki tersebut ada tiga janin.

"Lagian juga pas kami lagi lapar itu kebetulan di dama itu ada anaknya tiga ekor, di dalam perutnya itu. Jadi saya bedah sendiri," ungkapnya lagi.

Bahkan ia membenarkan perbuatannya dengan membawa-bawa surah di dalam Al-Quran. Mendengar hal ini, polisi pun langsung memotongnya dan tidak mau menerima alasannya.

"Lagian itu kucing itu tidak haram di dalam surat Al Maidah ayat 3," kata dia.

"Sudah sudah kamu jangan bawa-bawa agama, sekarang kita bahas ini kamu hidup di Indonesia. Kita bahas masalah pidana," kata polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Truk Terguling, Babi-Babi di Dalamnya Berhamburan ke Rumah Warga Setelah Diselamatkan

Truk Terguling, Babi-Babi di Dalamnya Berhamburan ke Rumah Warga Setelah Diselamatkan

Bali | Rabu, 14 September 2022 | 10:24 WIB

Emak-emak Ngamuk sampai Ludahi Driver Taksi Online gegara Nomor Plat Mobil Beda

Emak-emak Ngamuk sampai Ludahi Driver Taksi Online gegara Nomor Plat Mobil Beda

Riau | Rabu, 14 September 2022 | 10:08 WIB

PHDI Bereaksi Atas Video Mesum Berbaju Adat Bali yang Viral di Media Sosial

PHDI Bereaksi Atas Video Mesum Berbaju Adat Bali yang Viral di Media Sosial

Bali | Rabu, 14 September 2022 | 09:56 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×