Bukan Harga, Ini 2 Hal yang Menjadi Pertimbangan Masyarakat dalam Memilih Tempat Staycation

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Minggu, 23 Oktober 2022 | 20:27 WIB
Bukan Harga, Ini 2 Hal yang Menjadi Pertimbangan Masyarakat dalam Memilih Tempat Staycation
Ilustrasi Staycation (pixabay)

Suara.com - Staycation menjadi salah satu pilihan berwisata dan mengisi waktu libur. Pun dengan para pekerja WFH yang kerap memilih untuk melakukan staycation sambil bekerja.

Meski menjadi tren, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan masyarakat saat melakukan staycation. Hal itu dikatakan oleh CEO & Rev Director Verse Hotel, Gavin Gunawan.

Ilustrasi staycation.[Pexels/Ron Lach]
Ilustrasi staycation.[Pexels/Ron Lach]

Kata Gavin, beberapa hal yang diperhatikan masyarakat saat memilih tempat staycation adalah fasilitas dan akses dalam memilih penginapan. Untuk fasilitas, banyak pelanggan yang masih menginginkan adanya sarapan di penginapannya.

Selain itu, pelayanan dan kemudahan penyedia jasa akomodasi tersebut juga sangat berpengaruh. Jika akses yang diberikan mudah, pelanggan pasti akan memilih akomodasi tersebut.

"Untuk fasilitas yang biasa dicari saat staycation biasanya sarapan sih. Selain sarapan juga dilihat sisi pelayanannya yang cepat dan baik, misal untuk check-in atau check-out yang mudah," jelas Gavin saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Selain kedua hal tersebut, Gavin mengungkapkan, yang menjadi perhatian para pelanggan lainnya yaitu akses untuk ke berbagai tempat. Menurutnya, lokasi akomodasi yang dekat dengan berbagai tempat lainnya akan lebih banyak dicari karena akses yang mudah.

"Terkadang memang tujuannya staycation, tapi terkadang mereka (pelanggan) nyari yang aksesnya dengan dengan berbagai tempat lain. jadi mudah kalau mau pergi ke mana-mana," sambung Gavin.

Ilustrasi Hotel Murah (freepik.com)
Ilustrasi Hotel (freepik.com)

Tidak hanya itu, adanya layanan untuk memudahkan para pelanggan mengundang tamu atau ruangan rapat juga menjadi pilihan. Apalagi saat ini banyak orang yang bekerja melalui hotel atau penginapan sehingga membutuhkan fasilitas tersebut.

"Selain itu, adanya ruangan buat ngundang teman-teman atau tamu juga menjadi pertimbangan. Mengundang tamu untuk meeting juga," ujar Gavin.

baca juga

Meningkatnya tren staycation saat ini juga diperkirakan akan bertahan hingga akhir tahun 2022 bahkan 2023 mendatang.

Berdasarkan keterangan Chief Marketing Officer Traveloka, Shirley Lesmana, lokasi yang kemungkinan menjadi favorit untuk wisata yaitu Bandung, Yogyakarta, dan Bali.

"Sekitar 75 persen masyarakat berencana bepergian di dalam negeri, khususnya antar kota. Sementara untuk destinasi domestik terfavorit yaitu ada Bandung, Yogyakarta, dan Bali," jelas Shirley.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menginap di Hotel Bukan Pasangan Sah Bisa Dipenjara?

Menginap di Hotel Bukan Pasangan Sah Bisa Dipenjara?

Metro | Minggu, 23 Oktober 2022 | 18:57 WIB

Menilik Pro dan Kontra Sistem Work from Home, Pilih Mana?

Menilik Pro dan Kontra Sistem Work from Home, Pilih Mana?

Your Say | Minggu, 23 Oktober 2022 | 17:57 WIB

Diikuti Ratusan Orang, Road To Give 2022 - Yogyakarta Dorong Publik Lebih Peduli Kesehatan Sekaligus Berdonasi

Diikuti Ratusan Orang, Road To Give 2022 - Yogyakarta Dorong Publik Lebih Peduli Kesehatan Sekaligus Berdonasi

Jogja | Minggu, 23 Oktober 2022 | 16:06 WIB

Terkini

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

×