Plastik Galon Sekali Pakai Lebih Tipis Tapi Diperlakukan Sama Seperti Galon Guna Ulang, Berbahayakah?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 01 Desember 2022 | 10:30 WIB
Plastik Galon Sekali Pakai Lebih Tipis Tapi Diperlakukan Sama Seperti Galon Guna Ulang, Berbahayakah?
Galon sekali pakai. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Zainal langsung memasukan galon kemasan sekali pakai ke dalam rumahnya setelah diantarkan pekerja agen dengan motor bak terbuka. Sejak terinfeksi Covid-19 pada pertengahan 2021, Zainal beralih konsumsi air mineral galon sekali pakai dari sebelumnya meminum air isi ulang.

Meski tak tahu pasti apa dampaknya terhadap kesehatan, ia mengaku hanya mengonsumsi apa yang disediakan oleh anaknya.

"Saya kena Covid bareng istri dan anak. Waktu itu anak belinya air galon sekali pakai, keterusan sampai sekarang," cerita Zainal ditemui di kediamannya sekitar Bekasi.

Lantaran tinggal seorang diri karena sang istri meninggal akibat sakit covid, Zainal cukup mengonsumsi air 2 galon dalam sepekan. Ia mengaku kini kerap bingung cara membuang kemasan galon tersebut. Beberapa sampah tersebut telah coba ia manfaatkan menjadi pot tanaman.

Ilustrasi galon. (Elements Envanto)
Ilustrasi galon. (Elements Envanto)

"Tapi kan engga mungkin semua sampahnya dijadikan pot. Jadi kalau udah abis, saya taruh aja dekat tempat sampah. Gak tau lagi, abis itu kayanya diangkut sama petugas sampah," tuturnya.

Dulu dan sekarang ada tak berubah dari pengamatan Zainal. Yakni, cara petugas mengantarkan galon ke rumahnya masih sama-sama menggunakan motor bak terbuka.

Arif, si pengantar galon tersebut, mengaku selalu mengantarkan galon dengan kendaraan tersebut ke setiap rumah pelanggannya. Ia biasa mengantarkan air kemasan galon sekali pakai juga galon guna ulang mulai jam 8 pagi hingga 5 sore. Saat cuaca cerah, ia bisa mengantar galon ke lebih banyak rumah. 

"Tergantung yang pesan juga. Bisa sampai puluhan (galon) diantar," ujarnya.

Motor bak terbuka yang digunakannya tentu rentan membuat bawaannya terpapar matahari, debu, juga hujan. Arif memastikan kalau galon yang diantarnya selalu dalam kondisi tersegel rapat sehingga dinilai tetap aman.

baca juga

Bisa Merusak Kemasan Galon 

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) nyatanya belum memiliki aturan pasti tentang cara distribusi galon berdasarkan dengan jenis plastik kemasannya. 

Diketahui kemasan galon yang beredar di masyarakat saat ini tersedia dalam bahan polikarbonat (PC) pada galon guna ulang dan polyethylene terephthalate (PET) untuk galon sekali pakai.

"Saya memang belum pernah baca tentang perlakuan detailnya tentang itu. Tapi ini bisa jadi masukan (untuk BPOM) agar masyarakat lebih terlindungi dan lebih aman," kata ahli Polimer Institut Teknologi Bandung Achmad Zainal Abidin dihubungi suara.com.

Menurutnya, aturan itu diperlukan karena galon PC dan PET memiliki ketahanan yang berbeda. Galon sekali pakai yang terbuat dari plastik jenis PET lebih tipis dibandingkan PC. Selain itu, titik panasnya juga setengah lebih rendah dari PC. 

Sehingga, pengangkutan galon PC dan PET yang masih diperlakukan sama dinilai tidak ideal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Penyakit Gagal Ginjal, BPOM Temukan 6.000 Link Penjual Obat Mematikan, Penny: Yang Lalai Industri Farmasi

Soal Penyakit Gagal Ginjal, BPOM Temukan 6.000 Link Penjual Obat Mematikan, Penny: Yang Lalai Industri Farmasi

Jawa Tengah | Jum'at, 25 November 2022 | 10:42 WIB

Akhirnya Terjawab! Alasan BPOM Sempat Beri Izin Edar Obat Sirup Tercemar Penyebab Gagal Ginjal Akut

Akhirnya Terjawab! Alasan BPOM Sempat Beri Izin Edar Obat Sirup Tercemar Penyebab Gagal Ginjal Akut

Health | Jum'at, 25 November 2022 | 09:59 WIB

Bareskrim Polri Periksa Kepala Laboratorium BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Bareskrim Polri Periksa Kepala Laboratorium BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

News | Kamis, 24 November 2022 | 16:01 WIB

Terkini

Mas Dhito Cek Langsung Progres Pembangunan Museum Tahap 3

Mas Dhito Cek Langsung Progres Pembangunan Museum Tahap 3

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Viral di Media Sosial, Pengemis di JPO Setiabudi One Akhirnya Dibawa Petugas Dinsos

Viral di Media Sosial, Pengemis di JPO Setiabudi One Akhirnya Dibawa Petugas Dinsos

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:37 WIB

6 Sabun Muka Jepang Terbaik untuk Kulit Bersih dan Glowing

6 Sabun Muka Jepang Terbaik untuk Kulit Bersih dan Glowing

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Ketika Jatuh Cinta Berubah Jadi Dilema: Menyelami Kepedihan 'I LIKE U' Karya NIKI

Ketika Jatuh Cinta Berubah Jadi Dilema: Menyelami Kepedihan 'I LIKE U' Karya NIKI

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Jokowi Kasih Bukti Gibran Punya Ijazah SMA, Singgung Program Pathway

Jokowi Kasih Bukti Gibran Punya Ijazah SMA, Singgung Program Pathway

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Variety Show Mr. Trot 4 Tayang Desember, Ini Jajaran Pengisi Acaranya

Variety Show Mr. Trot 4 Tayang Desember, Ini Jajaran Pengisi Acaranya

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Lewat ISF 2026, Unilever Indonesia Soroti Pentingnya Inovasi Kemasan yang Berdampak

Lewat ISF 2026, Unilever Indonesia Soroti Pentingnya Inovasi Kemasan yang Berdampak

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Protes Petasan Maulid Nabi Berujung Laporan Polisi, Warga Pondok Pinang Klaim Didorong hingga Jatuh

Protes Petasan Maulid Nabi Berujung Laporan Polisi, Warga Pondok Pinang Klaim Didorong hingga Jatuh

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Daftar Shio yang Paling Cocok Jadi Pengusaha Kuliner dan FnB, Cek Karakternya

Daftar Shio yang Paling Cocok Jadi Pengusaha Kuliner dan FnB, Cek Karakternya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ulasan Film Hasut: Teror Horor Psikologis yang Menguji Paranoia dan Realita

Ulasan Film Hasut: Teror Horor Psikologis yang Menguji Paranoia dan Realita

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×