Heboh Potongan Jari Manusia di Sayur Lodeh, Bahaya Enggak Sih Kalau Termakan?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 13 Desember 2022 | 17:45 WIB
Heboh Potongan Jari Manusia di Sayur Lodeh, Bahaya Enggak Sih Kalau Termakan?
Sayur Lodeh Sarden. (Dok: YouTube/Devina Hermawan)

Suara.com - Baru-baru ini heboh temuan jari manusia di dalam sayur lodeh di Nusa Tenggara Timur. Mulanya sayur lodeh berisi potongan jaru manusia ini berasal dari dua warga di Kabupaten Belu, Senin (12/12/2022) yang membeli sayur lodeh.

Jajaran Polres Belu pun dengan sigap turun tangan menyelidiki kasus itu dengan memeriksa beberapa saksi.

‘Kami sudah periksa beberapa saksi, termasuk pemilik warung yang menjual sayur lodeh tersebut,” kata Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbianto dikutip dari Antara, Senin (12/12/20220 sore.

Sayur lodeh. (Shutterstock)
Sayur lodeh. (Shutterstock)

Hal ini disampaikan berkaitan kasus penemuan sepotong jari manusia disertai kuku di dalam makanan, usai membelinya di salah satu warung makan di daerah itu.

Tapi pernahkah terbayang apa jadinya jika seseorang memakan bagian tubuh manusia? Praktik memakan bagian tubuh manusia ini kerap dikenal dengan kanibalisme.

Meskipun kelihatannya “salah”, dilansir dari Medical News Today, kabar baiknya adalah mengonsumsi daging manusia yang dimasak tidak lebih berbahaya daripada memakan daging hewan lain yang dimasak. Ini berlaku untuk sebagian besar tubuh manusia — implikasi kesehatannya mirip dengan memakan omnivora besar mana pun.

Namun, ada satu organ yang harus dihindari orang dengan cara apa pun: otak. Seperti baru-baru ini yang terjadi pada The Fore, orang di Papua Nugini yang mempraktekkan transumption,  ritual memakan kerabat yang sudah meninggal. Kelompok terisolasi ini menunjukkan konsekuensi serius memakan otak manusia lain yang dikenal Kuru. 

Kuru adalah ensefalopati spongiform menular (TSE) yang sangat fatal. TSE adalah gangguan otak degeneratif yang langka atau penyakit prion. Bovine spongiform encephalopathy (BSE), juga dikenal sebagai penyakit sapi gila, adalah salah satu dari kondisi ini.

Penyakit ini dikaitkan dengan akumulasi glikoprotein abnormal yang disebut protein prion (PrP) di otak. PrP terjadi secara alami, terutama di sistem saraf. Fungsinya dalam kesehatan belum sepenuhnya dipahami. Namun, para ilmuwan percaya bahwa PrP berperan dalam sejumlah penyakit, termasuk penyakit Alzheimer.

baca juga

Orang Fore adalah satu-satunya populasi yang pernah mengalami epidemi kuru yang terdokumentasi. Pada puncaknya pada tahun 1950-an, itu adalah penyebab utama kematian perempuan di Fore dan tetangga terdekat mereka.

Kata "kuru" berasal dari bahasa Fore dan berarti "mengguncang". Kuru juga dikenal sebagai "penyakit tertawa" karena ledakan tawa patologis yang akan ditunjukkan oleh orang yang menderita penyakit tersebut.

Laporan pertama tentang kuru yang sampai ke telinga Barat datang dari administrator kolonial Australia yang menjelajahi daerah tersebut:

Pada puncaknya, sekitar 2% dari semua kematian di desa Fore disebabkan oleh kuru. Penyakit ini terutama menyerang wanita dan anak-anak. Faktanya, beberapa desa hampir seluruhnya tidak memiliki perempuan.

Perbedaan jenis kelamin dalam dampak kuru ini tampaknya terjadi karena beberapa alasan. Pertama, laki-laki Fore percaya bahwa mengkonsumsi daging manusia akan melemahkan mereka selama masa konflik, sehingga perempuan dan anak-anak lebih sering memakan yang mati.

Selain itu, perempuan dan anak-anak sebagian besar bertanggung jawab untuk membersihkan jenazah, membuat mereka berisiko tinggi terkena infeksi melalui luka terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Temuan Potongan Jari Kuku Manusia di Dalam Potongan Tahu Sayur Lodeh Masih Jadi Misteri

Heboh Temuan Potongan Jari Kuku Manusia di Dalam Potongan Tahu Sayur Lodeh Masih Jadi Misteri

Kaltim | Selasa, 13 Desember 2022 | 14:29 WIB

Misteri Sayur Lodeh Berisi Jari Manusia yang Nyaris Disantap Warga NTT, Polisi Belum Temukan Titik Terang

Misteri Sayur Lodeh Berisi Jari Manusia yang Nyaris Disantap Warga NTT, Polisi Belum Temukan Titik Terang

Sumatera | Selasa, 13 Desember 2022 | 11:52 WIB

Geger Temuan Jari Manusia Di Sayur Lodeh Saat Hendak Disantap, Polisi Periksa Pemilik Warung Hingga Pabrik Tahu

Geger Temuan Jari Manusia Di Sayur Lodeh Saat Hendak Disantap, Polisi Periksa Pemilik Warung Hingga Pabrik Tahu

News | Selasa, 13 Desember 2022 | 09:32 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:23 WIB

×