Vidi Aldiano dan Sheila Dara Liburan ke Al Ula Arab Saudi, Warganet Bahas Sejarah Ngeri Kota Terkutuk Diazab Allah

Dinda Rachmawati

Selasa, 10 Januari 2023 | 13:04 WIB
Vidi Aldiano dan Sheila Dara Liburan ke Al Ula Arab Saudi, Warganet Bahas Sejarah Ngeri Kota Terkutuk Diazab Allah
Vidi Aldiano dan Sheila Dara Berlibur ke Al Ula, Arab Saudi (Instagram)

Suara.com - Pasangan Vidi Aldiano dan Sheila Dara diketahui tengah menikmati liburan ke Arab Saudi. Setelah menyempatkan diri beribadah umroh ke Tanah Suci, keduanya tampak menikmati waktu di sebuah villa mewah dengan pemandangan eksotis di Kota Al Ula, yang jaraknya 300 km dari Madinah.

Menurut postingan terbarunya, Vidi Aldiano dan Sheila Dara menginap di Habitas Alula, hotel dan villa berkonsep keberlanjutan dan kehidupan mewah dalam satu tempat yang terletak di oasis kuno di Lembah Ashar. 

Vidi memperlihatkan dirinya berenang dan berjalan-jalan di kawasan tersebut. Villa itu juga dikelilingi oleh tebing batu pasir dan kebun palem yang eksotis. Selain itu, suasananya pun tampak sepi, membuatnya seakan berada di properti pribadi. 

"Hari yang baik untuk berenang," tulis Vidi seperti yang Suara.com kutip pada Selasa (10/1/2023).

Dikutip Booking.com, untuk merasakan menginap di villa eksotis satu ini, kamu perlu mengeluarkan lebih dari Rp13 jutaan permalam. Hal tersebut membuat banyak sahabat Vidi dan Sheila, serta warganet yang juga ingin merasakan pengalaman berlibur di tempat tersebut. 

Namun, beberapa dari mereka justru menyoroti sejarah Kota Al Ula pada zaman Rasulullah. Mereka mengungkap, jika kota tersebut adalah kota terkutuk dan dihindari oleh Nabi Muhammad.

Komentar Warganet di Postingan Liburan Vidi Al diano dan Sheila Dara (Instagram)
Komentar Warganet di Postingan Liburan Vidi Al diano dan Sheila Dara (Instagram)

"Bukan ngehate atau sok alim, untuk tambah pengetahuan sejarah aja. Al Ula dulunya adalah tempatnya iblis, bahkan saat Nabi melewati tempat tersebut, Nabi akan mempercepat langkahnya agar cepat meninggalkan kota itu. Banyak ulama imam besar Saudi ga setuju pembangunan wisata di kota itu (cmiiw bisa dicari infonya di Google). Itu kenapa tempat itu sepi padahal memang terlihat bagus," ujar @galuxxxxxx.

"Betul kak ini dulu bekas kaum Tsamud yang dilaknat sama Allah, menurutku bukan bagus tapi sedih dan ngeri kalo tau story dan sejarahnya, gak kebayang gimana dulu, bahkan Nabi Sallallahualaihiwasalam aja melarang ke tempat ini. Allahualam," ungkap @ipadxxxxx.

"Pas liat postingannya dan sebelum liat comment ini aku ydah notice kalau tempat ini yang pernah jadi kontroversi di dunia Arab. Ternyata bener ya," tambah @nuruxxxxx.

baca juga

"Ini bukannya tempat yang dikutuk ya, terus sengaja dibangun resort sama prince Arab biar jadi tempat wisata. Konon orang-orang Arab yang paham gak bakal mau ke situ," tulis @aliaxxxxxx.

Dilansir The Islamic Information, Arab Saudi baru-baru ini memang berusaha mengubah situs warisan peradaban kuno yang terletak tidak jauh dari kawasan Al Ula menjadi tujuan wisata global. Sebuah upaya untuk membuka diri terhadap dunia dan mendiversifikasi ekonomi Kerajaan dari ketergantungan minyak.

Tempat ini juga disebut Hegra atau Al-Hijr dipenuhi dengan gunung-gunung besar dan ukiran konstruksi yang luar biasa indah yang tidak tersentuh selama berabad-abad. Sekarang UNESCO mengakuinya sebagai salah satu warisan tertuanya.

Menurut para arkeolog, konstruksi di gunung seperti yang terlihat di tempat itu bukanlah pekerjaan orang biasa karena untuk saat ini saja, perlu menggunakan mesin yang kuat untuk melakukannya.

Hal tersebut ada hubungannya dengan Madain Saleh (Rumah Tsamud), sebutan lain untuk Al Ula. Bangsa Tsamud sendiri adalah kaum Nabi Saleh AS yang dikenal karena kekuatan dan keterampilan ajaibnya dalam membuat ukiran gunung dan konstruksi yang masih bisa kita lihat hari ini.

Bangsa Tsamud yang Diazab Allah SWT

Konon daerah ini dulunya sangat subur dan hijau, yang memiliki padi-padian dan hasil panen yang cukup setiap tahunnya. Namun kekayaan alam yang melimpah ini membuat orang kaya di kalangan kaum Tsamud menjadi sombong dan kejam serta suka menyiksa dan membunuh orang miskin.

Nabi Saleh AS kemudian diutus untuk membimbing mereka oleh Allah SWT, sebagaimana diriwayatkan dalam Alquran:

Artinya: Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhanmu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa siksaan yang pedih." (QS. Al A'araf:73).

Namun, alih-alih menerima Saleh, mereka menantang Saleh untuk melakukan mukjizat untuk membuktikan kenabiannya. Mereka menantangnya untuk mengeluarkan seekor unta dari bebatuan di dekatnya. 

Saleh berdoa, dan keajaiban terjadi dengan izin Allah. Seekor unta betina muncul di antara mereka dan melahirkan seekor anak sapi. Nabi Saleh kemudian memerintahkan orang-orang Thamud untuk menghormatinya.

Beberapa dari mereka percaya pada kenabian Saleh, sementara yang lain tetap menolaknya meskipun dua dari mereka membunuh unta yang tidak bersalah.

Sebagai hukuman untuk ini, Allah mengirimkan gempa bumi di tengah malam, yang membuat mereka semua mati, dan tidak ada yang bangun lagi.

Dalam surat Al-A’raf ayat 78, Allah berfirman:

Artinya: "Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka." (QS. Al A\'raf:78).

Setelah bencana itu, yang tersisa hanyalah bangunan besar dan monumen yang mereka pahat dari gunung dan bebatuan, seperti yang masih bisa kita lihat hari ini.

Nabi Muhammad SAW Menghindari Al Ula (Madain Saleh)

Ketika Nabi Muhammad SAW melewati tempat ini saat pergi untuk Pertempuran Tabuk, dia secara khusus menunjuk tempat ini (Al Ula atau Madain Saleh) kepada para sahabatnya sebagai seorang ibrat. 

Dia memerintahkan mereka untuk minum air hanya dari satu sumur yang digunakan oleh unta Hazrat Saleh AS dan melarang mereka makan dan minum apapun dari daerah itu dan melewatinya dengan agak cepat.

Gempa besar yang terjadi ribuan tahun lalu juga telah menipiskan lapisan pelindung bawah tanah bumi. Saat ini, para ilmuwan telah menemukan lubang besar di lapisan ozon atmosfer tepat di atas area yang hancur ini.

Hal ini menempatkan wilayah tersebut pada risiko kerusakan akibat gempa bumi, kerusakan akibat sinar UV, berbagai penyakit kulit, kanker, dan badai alam. Para peneliti setuju bahwa tidak aman bagi manusia untuk tinggal lama di sana, yang sesuai dengan larangan yang disabdakan Nabi Muhammad SAW tentang tempat ini.

Tempat yang merupakan tanda ibrat ini, tidak boleh digunakan sebagai tempat kesenangan dan hiburan, karena telah menjadi rumah bagi orang-orang yang dihancurkan oleh Azab dan murka Allah. Tempat ini seharusnya mengingatkan kita akan Pencipta, Keagungan-Nya, dan Kuasa-Nya. Namun sebaliknya, tempat ini mulai dirayakan dan dinikmati sebagai seni arsitektur. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Hijaunya Tanah Arab Merupakan Salah Satu Tanda Kiamat. Benarkah?

Waspada! Hijaunya Tanah Arab Merupakan Salah Satu Tanda Kiamat. Benarkah?

Bandungbarat | Selasa, 10 Januari 2023 | 12:00 WIB

Gunung di Arab Saudi Tiba-tiba Menghijau, Ini Penyebabnya

Gunung di Arab Saudi Tiba-tiba Menghijau, Ini Penyebabnya

Purwokerto | Selasa, 10 Januari 2023 | 11:59 WIB

Yuk Liburan Lagi, Harga Tiket Pesawat Rute Favorit Mulai Turun

Yuk Liburan Lagi, Harga Tiket Pesawat Rute Favorit Mulai Turun

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2023 | 11:13 WIB

Terkini

3 Sheet Mask Terbaik untuk Mencerahkan Wajah dan Bikin Glowing Maksimal

3 Sheet Mask Terbaik untuk Mencerahkan Wajah dan Bikin Glowing Maksimal

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:12 WIB

Bukan Sekadar Hama, Rayap Ternyata Berperan dalam Siklus Karbon: Bagaimana Caranya?

Bukan Sekadar Hama, Rayap Ternyata Berperan dalam Siklus Karbon: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:10 WIB

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

×