Viral Jubir PSI Ngaku Kena Getok Harga di Rest Area: 155 Ribu untuk Makan 3 Potong Ayam, Dadar, dan Tahu Wajar Gak Sih?

M. Reza Sulaiman, Hiromi Kyuna

Senin, 24 April 2023 | 11:47 WIB
Viral Jubir PSI Ngaku Kena Getok Harga di Rest Area: 155 Ribu untuk Makan 3 Potong Ayam, Dadar, dan Tahu Wajar Gak Sih?
Politisi PSI, Sigit Widodo di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sigit Widodo, viral usai mengeluhkan harga makanan yang mahal di rest area Kilometer 86 A Tol Cipali. Saat itu ia mengungkapkan menghabiskan Rp 155 ribu untuk dua porsi nasi ayam dan kemasan.

"Buat yang sedang istirahat di rest area KM86A Cipali dan ingin irit, saya sarankan jangan makan di sini. Dua porsi nasi ayam dan teh dalam kemasan harganya Rp155 ribu dan penjualnya ngotot dibayar setelah makan. Tapi kalau sedang mau beramal saat lebaran ya boleh aja," tulisnya melalui akun Twitter sigitwid.

Dalam cuitan itu, ia bahkan sampai menunjukkan secara gamblang potret rumah makan yang ia datangi saat itu hingga menyebabkan warung makan tersebut ditutup sementara. Sigit Widodo mengapresiasi hal tersebut namun menyarankan agar sanksi diganti dengan memasang daftar harga di warung.

Warganet dengan akun Twitter andrekelv kemudian menemukan kutipan wawancara Sigit Widodo yang menjelaskan menu apa saja yang dipesan. Ternyata Sigit tak hanya memesan 2 nasi ayam dan teh kemasan.

Saat itu, ia memesan nasi ayam, telur dadar dan tahu. Sedangkan sang anak mengambil 2 potong ayam, nasi, telur dadar, dan tempe. Keduanya kemudian juga memilih teh kemasan botol kecil untuk minum.

Pesanan dengan lauk yang cukup banyak di sebuah rest area ini kemudian dinilai wajar oleh banyak warganet untuk dikenakan biaya Rp155 ribu. Banyak pula warganet yang mengkritik juru bicara PSI itu lantaran tak merinci secara gamblang pesanannya sehingga memberikan stigma yang sangat buruk pada rumah makan bersangkutan.

"Tapi dari awal lo udah nipu banyak orang dengan ngaku cuma makan ayam 2 porsi, gak taunya ngambil menu banyak secara prasmanan pula. Rp150 ribu doang ribut banget sampai ngebunuh usaha orang," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Segitunya amat nutup rejeki orang ya. Di tempat-tempat kayak rest area, bandara gitu-gitu kan, apalagi kalau tempat wisata, wajar harga lebih mahal dikit. Ditambah lagi pas lagi mudik Lebaran gini pasti ada kenaikan harga lagi, karena dia nggak Lebaran juga kan tetep kerja," tulis warganet lainnya.

Bagaimana menurut kamu, apakah wajar harga segitu untuk makan di rest area saat libur Lebaran?

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Lebaran Lahirkan Problem Sampah di Kebumen, Bupati Keluarkan Surat Edaran

Mudik Lebaran Lahirkan Problem Sampah di Kebumen, Bupati Keluarkan Surat Edaran

Purwokerto | Sabtu, 22 April 2023 | 19:18 WIB

Daftar Lokasi Pom Bensin atau SPBU Rest Area Sepanjang Tol Trans Jawa: Pemudik Lebaran 2023 yang Kehabisan BBM Cek di Sini

Daftar Lokasi Pom Bensin atau SPBU Rest Area Sepanjang Tol Trans Jawa: Pemudik Lebaran 2023 yang Kehabisan BBM Cek di Sini

Bandungbarat | Sabtu, 22 April 2023 | 17:00 WIB

Dukung Kelancaran Arus Mudik-Balik, Ganjar Bangun Rest Area Fungsional di Jalur Tol Semarang-Solo

Dukung Kelancaran Arus Mudik-Balik, Ganjar Bangun Rest Area Fungsional di Jalur Tol Semarang-Solo

Bisnis | Jum'at, 21 April 2023 | 05:48 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

×