Rekam Jejak Kasus Korupsi Eddy Rumpoko, Koruptor Meninggal Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 11 Desember 2023 | 16:30 WIB
Rekam Jejak Kasus Korupsi Eddy Rumpoko, Koruptor Meninggal Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan
Rekam Jejak Kasus Korupsi Eddy Rumpoko, Koruptor Meninggal Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

Suara.com - Eddy Rumpoko, sosok Wali Kota Batu periode 2007-2017 meninggal dunia di Semarang, pada hari Kamis (30/11/2023). Diketahui, dirinya meninggal dunia aat masih menjalani hukuman terkait kasus korupsi 2022 lalu. Kira-kira, seperti apa rekam jejak kasus korupsi Eddy Rumpoko? 

Sepanjang kariernya sebagai wali kota, pria yang akrab disapa ER itu berhasil memajukan sektor pariwisata bagi Kota Batu. Kendati demikian, Eddy Rumpoko memang diketahui sempat terlibat dalam beberapa kasus korupsi. 

Kena OTT Oleh KPK (2017) 

Pada 16 September 2017, Eddy Rumpoko ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas tuduhan menerima suap terkait proyek pengadaan meja kerja staf dan eselon Pemerintah Kota Batu. Penangkapan tersebut, berawal dari pertemuan pengusaha Filipus Djap dengan Kepala Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Batu, Edi Setyawan untuk menyerahkan dana sebesar Rp 100 juta. 

Filipus juga diduga menyerahkan uang sebesar Rp 200 juta dalam pecahan Rp 50 ribu kepada Wali Kota Batu di rumah dinas dengan dibungkus kertas koran dan dimasukkan dalam kantong kertas. Uang tersebut diduga terkait dana proyek belanja modal dan mesin pengadaan di kantor Pemkot Batu 2017 yang dimenangkan oleh PT Dailbana Prima milik Filipus, dengan nilai proyek Rp5,26 miliar belum termasuk pajak.

Dalam kasus tersebut, Eddy dihukum 3 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Kemudian, di tingkat banding hukumannya ditambah menjadi 3,5 tahun. Hukuman tersebut bertambah menjadi 5,5 tahun penjara pada tingkat kasasi karena Eddy telah terbukti menerima suap.

Kasus Gratifikasi (2022) 

Kasus yang kembali menyeret Eddy Rumpoko selaku Wali Kota Batu ini merupakan pengembagan dari kasus yang pertama. Dalam persidangan kasus Korupsi pada OTT sebelumnya, Eddy ternyata tidak hanya menerima sejumlah uang dari Filipus Djab, namun ia juga menerimanya dari beberapa pihak yang bekerjasama lainnya. 

Dari hasil persidangan, semasa menjabat Wali Kota Batu Eddy Rumpoko terlibat gratifikasi dengan beberapa pihak yang jumlahnya mencapai Rp 45,9 miliar. Atas dugaan kasus gratifikasi tersebut, Majelis Hakim kembali menjatuhkan vonis hukuman tujuh tahun penjara dengan denda senilai Rp 500 juta. 

baca juga

Selain itu, ia juga harus mengembalikan dana senilai Rp 45.9 miliar yang telah diterima sebelumnya. Namun belum usai menjalankan hukumannya, Eddy Rumpoko dikabarkan meninggal dunia pada 30 November 2023 di RSUP dr Kariadi Semarang. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Napi Koruptor yang Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kota Batu?

Siapa Napi Koruptor yang Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kota Batu?

Lifestyle | Senin, 11 Desember 2023 | 16:02 WIB

Profil Eddy Rumpoko Eks Wali Kota Batu, Koruptor Tapi Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

Profil Eddy Rumpoko Eks Wali Kota Batu, Koruptor Tapi Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

Lifestyle | Senin, 11 Desember 2023 | 15:26 WIB

KPK Protes, Bisa-bisanya Koruptor Dikebumikan Di Makam Pahlawan

KPK Protes, Bisa-bisanya Koruptor Dikebumikan Di Makam Pahlawan

News | Senin, 11 Desember 2023 | 12:08 WIB

Rekam Jejak 2 Moderator Debat Pilpres 2024 Perdana, Ternyata Bukan Orang Sembarangan!

Rekam Jejak 2 Moderator Debat Pilpres 2024 Perdana, Ternyata Bukan Orang Sembarangan!

Kotak Suara | Minggu, 10 Desember 2023 | 18:51 WIB

Sentil Soal Korupsi dan Dinasti Politik, Faisal Basri: Sekarang Rumah Kita Dipenuhi Kecoa dan Rayap

Sentil Soal Korupsi dan Dinasti Politik, Faisal Basri: Sekarang Rumah Kita Dipenuhi Kecoa dan Rayap

News | Minggu, 10 Desember 2023 | 01:15 WIB

Beda Konsep dengan Ganjar, Anies Malah Pengin Memiskinkan Koruptor Lewat UU Perampasan Aset

Beda Konsep dengan Ganjar, Anies Malah Pengin Memiskinkan Koruptor Lewat UU Perampasan Aset

Kotak Suara | Sabtu, 09 Desember 2023 | 19:54 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×