Mengenal Silent Majority yang Ramai Dibahas Usai Pemilu, Bisa Jadi Penentu Kemenangan?

Sabtu, 17 Februari 2024 | 07:49 WIB
Mengenal Silent Majority yang Ramai Dibahas Usai Pemilu, Bisa Jadi Penentu Kemenangan?
ilustrasi pemilu 2024 (Freepik)

Suara.com - Silent majority tengah ramai dibahas di media sosial usai Pemilu 2024 digelar pada Rabu (14/2). Istilah ini pun sempat disinggung oleh Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Adapun istilah tersebut muncul setelah Prabowo-Gibran unggul dalam quick count. Dengan perolahan lebih dari 50 persen, mereka berpeluang memenangi Pilpres 2024 dalam satu putaran. Lalu, apa itu sebenarnya silent majority?

Apa Itu Silent Majority?

Silent majority merupakan frasa dari bahasa Inggris dengan arti sekelompok orang yang belum menyatakan pendapatnya terhadap suatu hal. Dalam politik, istilah tersebut dikaitkan dengan mayoritas orang yang memilih diam.

Kata itu juga dapat diartikan sebagai bagian terbesar dari penduduk di suatu negara yang orang-orangnya tidak terlibat aktif dalam politik. Selain itu, mereka pun tidak mengungkapkan pendapat politiknya di hadapan publik.

Istilah itu sendiri dipopulerkan oleh Presiden Amerika Serikat Richard Nixon saat kampanye. Melalui pidatonya pada 3 November 1969 lalu, ia mengatakan 'bagi mayoritas warga Amerika yang diam, saya meminta dukungan anda'.

Kelompok silent majority berperan sebagai pemilih yang tidak dipengaruhi oleh politik atau diskusi politik. Istilah ini juga sempat dipakai dalam gagasan Presiden Amerika Donald Trump selama melakukan kampanye pada tahun 2016 silam.

Trump beberapa kali memakai silent majority untuk menyapa pendukungnya. Ia menilai kelompok ini sebagai penentu kemenangan dalam Pemilu karena jumlahnya yang besar serta adanya kecenderungan memilih secara praktis.

Sementara di Indonesia sendiri, istilah silent majority sebelumnya juga pernah muncul pada Pilpres 2019. Kelompok ini yang menjadi pendukung mayoritas menurut TKD Jokowi-Ma'ruf Jawa Timur dan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN).

Baca Juga: Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count, Kapan Hasil Real Count KPU Diumumkan?

Silent majority bisa dibilang kelompok yang tidak mau membuat keributan. Dukungan dari mereka rupanya mampu menjadi penentu kemenangan bagi Jokowi. Hal ini mungkin akan kembali terjadi untuk Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

Ada berbagai dampak dari menjadi seorang silent majority. Di antaranya, suara kelompok ini sulit terdeteksi jajak pendapat sehingga dapat membuat kejutan di hasil pemilu. Lalu, memicu kontroversi karena sulit diverifikasi.

Dampak selanjutnya, sering dijadikan narasi politik oleh kandidat tertentu untuk mengklaim basis massa yang lebih besar. Mereka juga membuat hasil pemilu menjadi sulit diprediksi karena selama ini memilih diam.

Terakhir, kandidat yang mampu menarik dukungan dari silent majority memiliki peluang memenangkan pemilu. Sebab, mereka mewakili suara mayoritas yang diam. Hal ini bisa dilihat pada hasil suara yang diperoleh Prabowo-Gibran.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI