Cuan Melimpah di Tahun Naga Kayu: Rahasia Sukses UKM dengan Memanfaatkan Social Commerce

Vania Rossa

Senin, 19 Februari 2024 | 17:03 WIB
Cuan Melimpah di Tahun Naga Kayu: Rahasia Sukses UKM dengan Memanfaatkan Social Commerce
Ilustrasi UKM Memanfaatkan Social Commerce. [envato]

Suara.com - Di tengah gejolak teknologi dan perubahan platform, bisnis UKM berada di garis depan untuk merespons permintaan pasar. Dan di tahun Naga Kayu yang merupakan simbol kekuasaan dan kehormatan, serta lambang kekayaan dan kemakmuran, bisa jadi kesempatan bagi UKM untuk mengembangkan social commerce sebagai salah satu strategi bisnis yang efektif.

Hasil survei Suara UKM Negeri Vol.3 yang diluncurkan oleh Ninja Xpress menunjukkan bahwa social commerce bukan hanya sekadar tren, melainkan model pemasaran dan bisnis yang sinergis.

Terdiri dari dua elemen utama, yaitu media sosial dan e-commerce, social commerce memberikan pengalaman belanja yang terintegrasi dalam lingkungan sosial.

Proses belanja mulai dari pencarian, pertimbangan, hingga pembelian dapat terjadi secara menyeluruh di dalam platform social-commerce.

Hasil survei Suara UKM Negeri Vol.4 kepada 600 UKM di Indonesia tentang seluk beluk social commerce di Indonesia, menemukan 3 hal yang dapat memaksimalkan social-commerce agar dapat membantu meningkatkan bisnis. Ini dia:

1. Membangun Bank Konten dengan strategi 3R

Dengan memanfaatkan strategi “Reduce, Reuse, dan Recycle” dapat membantu menekankan efisiensi dalam pengelolaan konten. Reduce fokus pada penghematan waktu dengan mengurangi pembuatan konten baru. Reuse memanfaatkan kembali konten yang sudah ada, sementara Recycle mengoptimalkan konten pengguna untuk meningkatkan keterlibatan di berbagai aspek bisnis.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola kontennya secara efisien, mencapai tujuan pemasaran, dan memperkuat koneksi dengan audiens.

2. Membangun Keterlibatan Komunitas

baca juga

Hal ini bisa dicapai dengan memanfaatkan fitur interaktif dari platform social commerce untuk mendorong partisipasi komunitas melalui berbagi pengetahuan, jajak pendapat, kontes, hingga hadiah eksklusif. Membangun komunitas tidak hanya meningkatkan loyalitas suatu brand, tetapi juga memberikan platform untuk membangun hubungan yang luas dengan pelanggan.

3. Membangun Brand.com atau Situs Web Penjualan Mandiri

Dengan membangun brand.com atau situs web penjualan secara mandiri, pendekatan ini membuka peluang dalam mendukung peningkatan penjualan dan brand awareness, serta meningkatkan peringkat kata kunci Google dan optimasi mesin pencari.

Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer Ninja Xpress, menjelaskan bahwa social commerce mencerminkan integrasi strategis di mana popularitas dan keterlibatan yang dibangun dalam platform media sosial berfungsi sebagai pendorong bagi para pengguna di media sosial untuk melakukan transaksi di e-commerce atau di website resmi UKM.

"Hal ini menciptakan hubungan simbiosis yang meningkatkan pengalaman konsumen dan efisiensi bisnis secara keseluruhan,” pungkasnya saat memaparkan hasil survey Suara UKM Negeri Vol.4 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menanti Baby Dragon, Ini 6 Artis yang Akan Melahirkan di Tahun Naga

Menanti Baby Dragon, Ini 6 Artis yang Akan Melahirkan di Tahun Naga

Lifestyle | Senin, 19 Februari 2024 | 07:42 WIB

Produsen Resah Dituduh Produksi Knalpot Brong, Bakal Ada Rumusan Standarisasi

Produsen Resah Dituduh Produksi Knalpot Brong, Bakal Ada Rumusan Standarisasi

Otomotif | Sabtu, 10 Februari 2024 | 08:02 WIB

Sambut Tahun Naga Kayu, 25 Ucapan Imlek 2024 yang Sederhana Namun Penuh Makna

Sambut Tahun Naga Kayu, 25 Ucapan Imlek 2024 yang Sederhana Namun Penuh Makna

Lifestyle | Jum'at, 09 Februari 2024 | 12:16 WIB

Terkini

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:07 WIB

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:03 WIB

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:00 WIB

Ditopang Tambahan Pasokan Oman, Harga Minyak Mentah Dunia Turun Perdagangan Kamis

Ditopang Tambahan Pasokan Oman, Harga Minyak Mentah Dunia Turun Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:59 WIB

Rekomendasi Saham dan Analisis Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Gejolak Global

Rekomendasi Saham dan Analisis Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:57 WIB

Kredibilitas Fiskal Bertumpu pada Kebijakan, Bukan Bongkar-Pasang Figur Menkeu

Kredibilitas Fiskal Bertumpu pada Kebijakan, Bukan Bongkar-Pasang Figur Menkeu

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:56 WIB

Anggaran KKP 2027 Rp16,65 T Disorot, DPR Tekankan Pengawasan

Anggaran KKP 2027 Rp16,65 T Disorot, DPR Tekankan Pengawasan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:55 WIB

Dipantau Aja, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.598.000/Gram

Dipantau Aja, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.598.000/Gram

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:54 WIB

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

×